Jumat, 17 Jul 2026
light_mode

Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
  • print Cetak

SELUMA, – Siang kemarin Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE langsung turun ke lapangan dengan mendatangi SMAN 6 Seluma, yang heboh karena kasus sejumlah siswa menginjaak Alquran saat disumpah oknum gurunya. Dia datang menggunakan mobil Daihatsu APV Nopol B 1509 ZFI.

Setibanya di SMAN 6 Seluma, Mufran langsung melihat-lihat ke dalam ruangan kelas siswa setelah sebelumnya sempat disambut kepala SMAN 6 Seluma, Drs Sardiman Panjaitan. Wabup masuk ke sejumlah ruangan kelas.

Mufran memberikan motivasi dan menyemangati siswa untuk tidak terpengaruh atas apa yang sedang terjadi dan yang dihebohkan saat ini. Siswa tidak terlibat harus tetap fokus belajar.

“Jangan pula kejadian ini menjadi adik-adik ingin pindah atau malu sekolah di sini. SMAN 6 Seluma ini bagus, jadi jangan terpengaruh. Tetap semangat belajar dan berprestasi. Saya sangat mendukung agar siswa di Seluma ini berprestasi, dan saya siap datang setiap acara yang digelar adik-adik, jika diundang,” ucap Mufran.

Usai itu, Mufran yang hadir didampingi Kapolsek Sukaraja Iptu. Suraya, SH dan Danramil Air Periukan, Lettu. Inf. Tamam menggelar pertemuan dengan seluruh guru SMAN 6 Seluma. Mufran menegaskan, agar kejadian serupa atau lebih buruk lagi jangan sampai terjadi. Karena tindakan tersebut tidak dibenarkan.

“Ini mungkin terjadi atas kekhilafan. Tapi tetap harus ditindak. Sebab kitab suci Alquran itu bukan milik sekolah ini, tapi dunia. Kita akan lakukan pembinaan dan koordinasi. Sebagai toleransi, akan dilakukan pembinaan dan sanksi tegas tetap dikenakan ke yang bersangkutan. Nanti Inspektorat yang akan menilai. Kan kalau PNS yang bermasalah tidak bisa kita langsung tindak, tapi harus melalui kajian dan pemeriksaan Inspektorat dulu,” ujar Wabup.

Terkait ada pembelaan bahwa yang diinjak itu bukan Alquran murni melainkan buku tafsiran dan tercemahan Alquraan sehingga tidak perlu terlalu dipersoalkan, langsung ditampik oleh Mufran. Ditegaskannya, apapaun itu jika ada hubungannya dengan ajaran agama, panutan atau tuntanan agama tetap tidak boleh diperlakukan demikian. Ia menduga, bisa saja oknum guru tersebut saat itu dalam kondisi labil.

“Apapaun itu mau buku doa, atau lainnya yang namanya ada kaitannya dengan agama, tidak boleh diinjak-injak termasuk juz Amma. Itu kesalahan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Saya yakin SDM guru sudah baik, tapi mungkin lagi labil. Harusnya guru lainnya yang melihat harus mengingatkan. Siswa yang bandel harus ada cara tersendiri untuk menanganinya. Ingat Alquran ini bukan milik pribadi, tapi seluruh umat Islam makanya hal ini menjadi besar,” ujar Mufran.

Terpisah Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten Seluma, H Sipaun, S.Ag, MM menegaskan, setelah pihaknya melihat barang yang diminta siswa bersumpah dan menginjaknya itu, ditegaskan tindakan tersebut tidak dibenarkan dan meskipun hanya buku tafsir dan terjemahan Alquran. Tetap sama, tetap itu Alquran yang tidak boleh diinjak.

“Kita sudah melihat barangnya, dan itu termasuk Alquran. Tidak boleh diperlakukan seperti itu,” singkatnya seraya mengatakan hari ini akan ada pertemuan antara sekolah, oknum guru, kepala sekolah, komite termasuk Kemenag akan hadir serta jajaran lainnya di SMAN 6 Seluma.

Kepala SMAN 6 Seluma, Drs Sardiman Panjaiatan kepada RB kemarin menunjukkan barang yang serupa bentuknya, yang sempat diinjak siswa. Terlihat barang tersebut berjudul Az-zikra Terjemah dan Tafsir Alquran dalam Huruf Arab dan Latin, diterbitkan oleh Angkasa Bandung dan disusun oleh Bachriat Surin.

Terjemah dan tafsir Alquran itu merupakan hasil pengadaan sekolah tahun 2010 lalu guna mendukung pelajaran agama Islam di sekolah. Buku tersebut terdiri beberapa jilid, yang terbagi setiap 5 juz surat Alquran bertuliskan di dalamnya ayat Alquran lengkap sebagaimana tersusun per juz dan ada terjemahan dan tafsirnya sekaligus per ayat.

“Kalau yang diinjak siswa saat itu sama judulnya dan bentuknya serta warnanya hanya saja yang itu berisi Juz 1 sampai Juz 5,” terang Kepsek. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seperti Inilah Rasulullah SAW Merayakan Hari Raya Iedul Fitri

    Seperti Inilah Rasulullah SAW Merayakan Hari Raya Iedul Fitri

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Idul Fitri, secara turun temurun sudah membudaya di negeri ini. Namun bukan berarti menjadi suatu keharusan untuk dirayakan secara berlebihan. Padahal, Rasulullah saw telah memberikan beberapa contoh yang perlu diperhatikan. Yang paling utama, sudahkah kita mengeluarkan zakat fitrah atau maal sebelum shalat Ied? Tujuannya, untuk berbagi kegembiraan dihari fitri ini dengan kaum dhuafa atau fakir […]

  • Maslin Batubara dan Pandapotan Nasution Dukung Brigjend Sofwat

    Maslin Batubara dan Pandapotan Nasution Dukung Brigjend Sofwat

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution bersilaturrahmi dengan dua tokoh perantau Madina di Medan. Kedua tokoh Madina itu, H. Pandapotan Nasution (tokoh pemekaran Kabupaten Mandailing Natal) serta H. Maslin Batubara (pengusaha) asal Madina. Silaturrahim dengan berlangsung H. Pandapotan Nasution Rabu malam (31/7/2019) di kediaman H. Pandapotan […]

  • Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tak aral melintang, Presiden Jokowi dipastikan tiba di Mandailing Natal (Madina) pada tanggal 24 Maret 2017. Dan dijadwal menginap 1 malam di pondok Pesantren Musthofawiyah Purba Baru. Demikian rilis Bagian Humas Pemkab Madina, Rabu yang dilansir di laman facebook Humas Setdakab Mandailing Natal. Kepastian kunjungan presiden itu berdasar hasil pertemuan […]

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 4 dari 4 tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Iya, mengingat pesan Ayahanda, berarti mengenang begitu banyak momentum. Tak jauh beda dengan orang lain atau saudaranya sendiri. Ivan pun sering mengenang Ayahanda dari kisah orang lain dan catatan media. Itu menjadi frame yang bikin rasa “holong na marama” itu lebih besar dan lebih dahsyat lagi. […]

  • Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Komisi A DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan oknum guru yang tidak masuk mengajar selama 3 bulan. Hal ini ditemukan Komisi A saat inspeksi mendadak (Sidak) ke SMU Negeri 1 Panyabungan, Kamis (10/03/2011). Kehadiran Anggota dewan langsung diterima Kepala SMAN 1 Panyabungan Suaidah Lubis di ruang kerjanya. Sementara perwakilan Komisi A yang melakukan sidak […]

  • Penundaan Pemilu Tindakan Inkonstiusional

    Penundaan Pemilu Tindakan Inkonstiusional

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Mahasiswa Tak lama setelah permasalahan Surat Edaran Menag tentang toa mesjid dan pernyataan menteri agama yang menyinggung umat Islam, kini kita mendapatkan lagi sensasi politik di tanah air yaitu tentang wacana penundaan pemilu. Penundaan pemilu pertama kali disebutkan oleh Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia yang mengatakan penundaan pemilu 2024 […]

expand_less