Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
  • print Cetak

SELUMA, – Siang kemarin Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE langsung turun ke lapangan dengan mendatangi SMAN 6 Seluma, yang heboh karena kasus sejumlah siswa menginjaak Alquran saat disumpah oknum gurunya. Dia datang menggunakan mobil Daihatsu APV Nopol B 1509 ZFI.

Setibanya di SMAN 6 Seluma, Mufran langsung melihat-lihat ke dalam ruangan kelas siswa setelah sebelumnya sempat disambut kepala SMAN 6 Seluma, Drs Sardiman Panjaitan. Wabup masuk ke sejumlah ruangan kelas.

Mufran memberikan motivasi dan menyemangati siswa untuk tidak terpengaruh atas apa yang sedang terjadi dan yang dihebohkan saat ini. Siswa tidak terlibat harus tetap fokus belajar.

“Jangan pula kejadian ini menjadi adik-adik ingin pindah atau malu sekolah di sini. SMAN 6 Seluma ini bagus, jadi jangan terpengaruh. Tetap semangat belajar dan berprestasi. Saya sangat mendukung agar siswa di Seluma ini berprestasi, dan saya siap datang setiap acara yang digelar adik-adik, jika diundang,” ucap Mufran.

Usai itu, Mufran yang hadir didampingi Kapolsek Sukaraja Iptu. Suraya, SH dan Danramil Air Periukan, Lettu. Inf. Tamam menggelar pertemuan dengan seluruh guru SMAN 6 Seluma. Mufran menegaskan, agar kejadian serupa atau lebih buruk lagi jangan sampai terjadi. Karena tindakan tersebut tidak dibenarkan.

“Ini mungkin terjadi atas kekhilafan. Tapi tetap harus ditindak. Sebab kitab suci Alquran itu bukan milik sekolah ini, tapi dunia. Kita akan lakukan pembinaan dan koordinasi. Sebagai toleransi, akan dilakukan pembinaan dan sanksi tegas tetap dikenakan ke yang bersangkutan. Nanti Inspektorat yang akan menilai. Kan kalau PNS yang bermasalah tidak bisa kita langsung tindak, tapi harus melalui kajian dan pemeriksaan Inspektorat dulu,” ujar Wabup.

Terkait ada pembelaan bahwa yang diinjak itu bukan Alquran murni melainkan buku tafsiran dan tercemahan Alquraan sehingga tidak perlu terlalu dipersoalkan, langsung ditampik oleh Mufran. Ditegaskannya, apapaun itu jika ada hubungannya dengan ajaran agama, panutan atau tuntanan agama tetap tidak boleh diperlakukan demikian. Ia menduga, bisa saja oknum guru tersebut saat itu dalam kondisi labil.

“Apapaun itu mau buku doa, atau lainnya yang namanya ada kaitannya dengan agama, tidak boleh diinjak-injak termasuk juz Amma. Itu kesalahan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Saya yakin SDM guru sudah baik, tapi mungkin lagi labil. Harusnya guru lainnya yang melihat harus mengingatkan. Siswa yang bandel harus ada cara tersendiri untuk menanganinya. Ingat Alquran ini bukan milik pribadi, tapi seluruh umat Islam makanya hal ini menjadi besar,” ujar Mufran.

Terpisah Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten Seluma, H Sipaun, S.Ag, MM menegaskan, setelah pihaknya melihat barang yang diminta siswa bersumpah dan menginjaknya itu, ditegaskan tindakan tersebut tidak dibenarkan dan meskipun hanya buku tafsir dan terjemahan Alquran. Tetap sama, tetap itu Alquran yang tidak boleh diinjak.

“Kita sudah melihat barangnya, dan itu termasuk Alquran. Tidak boleh diperlakukan seperti itu,” singkatnya seraya mengatakan hari ini akan ada pertemuan antara sekolah, oknum guru, kepala sekolah, komite termasuk Kemenag akan hadir serta jajaran lainnya di SMAN 6 Seluma.

Kepala SMAN 6 Seluma, Drs Sardiman Panjaiatan kepada RB kemarin menunjukkan barang yang serupa bentuknya, yang sempat diinjak siswa. Terlihat barang tersebut berjudul Az-zikra Terjemah dan Tafsir Alquran dalam Huruf Arab dan Latin, diterbitkan oleh Angkasa Bandung dan disusun oleh Bachriat Surin.

Terjemah dan tafsir Alquran itu merupakan hasil pengadaan sekolah tahun 2010 lalu guna mendukung pelajaran agama Islam di sekolah. Buku tersebut terdiri beberapa jilid, yang terbagi setiap 5 juz surat Alquran bertuliskan di dalamnya ayat Alquran lengkap sebagaimana tersusun per juz dan ada terjemahan dan tafsirnya sekaligus per ayat.

“Kalau yang diinjak siswa saat itu sama judulnya dan bentuknya serta warnanya hanya saja yang itu berisi Juz 1 sampai Juz 5,” terang Kepsek. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Minta BNPB Pusat Bantu Madina Hadapi Bencana

    Atika Minta BNPB Pusat Bantu Madina Hadapi Bencana

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) –  Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menemui BNPB di Jakarta terkait posisi Madina sebagai daerah rawan bencana. Atika bertemu dengan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Ir. Harmensyah, Dipl. SE, MM, di Graha BNPB Jakarta, Jumat (8/10/2021) pagi. Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution didampingi Plt. Kepala […]

  • Keluarga Korban Proyek PT Jakon Berencana Laporkan Perusahaan ke Polisi

    Keluarga Korban Proyek PT Jakon Berencana Laporkan Perusahaan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keluarga korban lobang maut pekerjaan perbaikan drainase jalan lintas sumatera di pasar lama panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) berencana laporkan kelalaian PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) sebagai penanggung jawab karena telah lalai dalam pekerjaan sehingga mengakibatkan orang jadi korban. Jack selaku abang kandung Aini Safitri korban luka karena masuk ke […]

  • Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

    Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani S.Pd.I Guru tinggal di Medan Kran investasi asing kian terbuka lebar, agaknya memberi peluang baru dunia perekonomian Indonesia, namun tentu perlu ditelisik ulang, karena investasi asing bisa jadi dua bilah mata pisau. Butuh siaga ketat dalam menerima investasi asing, jangan sampai rakyat dirugikan, karena sejatinya semua kebijakan negara harus ditujukan untuk kepentingan rakyat. […]

  • Komisi  I  Akan Rekomendasikan Penggantian Kepala  SMA Negeri I Siabu

    Komisi I Akan Rekomendasikan Penggantian Kepala SMA Negeri I Siabu

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Terkait unjukrasa ratusan siswa SMA Negeri 1 Siabu yang menuntut kepala sekolah Drs. Aliruddin Nasution mundur dari jabatannya, Selasa kemarin, mendapat respon dari Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina). Sekretaris Komisi I DPRD Madina, M. Rahim Nasution menjawab Mandailing Online, Rabu (19/8) mengatakan bahwa Komisi I akan merekomendasikan penggantian kepala sekolah SMA […]

  • RI ‘kebakaran jenggot’ disadap AS

    RI ‘kebakaran jenggot’ disadap AS

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari mengaku tidak kaget mendengar adanya aksi spionase atau penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di Indonesia. Menurut dia, aksi spionase yang dilakukan pihak intelijen AS sudah lama terjadi di Indonesia. Bahkan, jatuhnya pemerintahan Soekarno itu merupakan hasil dari kerja intelijen asing. Pernyataan tersebut disampaikan dalam […]

  • Nasib Rekomendasi Palmaris, DPRD Madina Harus Tanya Pemkab Madina

    Nasib Rekomendasi Palmaris, DPRD Madina Harus Tanya Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) harus menanyakan kepada Pemkab Madina sudah sejauh mana nasib rekomendasi pencabutan izin PT. Palmaris. Sebab, setelah DPRD menerbitkan rekomendasi pencabutan itu pada tahun 2013 lalu, maka Pemkab Madina yang harus melakukan eksekusi. Jika eksekusi tak jalan, maka lembaga DPRD Madina harus menanyakannya kepada Pemkab Madina, mengapa tak […]

expand_less