Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Banyak Paket Jalan Lingkungan Rp 100 – 150 Juta di Perkim Madina, Dugaan Pecah Paket Demi Hindari Tender

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mandailing Natal tercatat mengelola belasan paket pembangunan infrastruktur jalan lingkungan dengan pola pagu yang seragam.

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Penyedia Tahun Anggaran 2026 yang ditelusuri. Dinas Perkim mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan lingkungan di berbagai desa dengan nilai pagu Rp 100 Juta dan Rp 150 Juta per paket.

Dari data sedikitnya ada 16 paket seperti

– Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Laru Dolok, Kec. Lembah Sorik Marapi – Rp 100 Juta

– Pemeliharaan Rutin Drainase Perumahan – Rp 150 Juta

– Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Huta Raja Kec. Siabu – Rp 100 Juta

– Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Lumban Dolok, Kec. Siabu – Rp 100 Juta

– Pembangunan Jalan Lingkungan di Jl. Masjid Desa Salambue – Rp 150 Juta

– Pembangunan Jalan Lingkungan di Kelurahan Kayu Jati – Rp 100 Juta

– Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Lumban Dolok Kec. Panyabungan Selatan – Rp 100 Juta

– Lanjutan Pembangunan Jalan Lingkungan di Panyabungan Julu – Rp 100 Juta

– Pembangunan Jalan Lingkungan di Kelurahan Sipolu-Polu – Rp 150 Juta

– Pembangunan Jalan di Desa Panyabungan Jae – Rp 150 Juta

– Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Gunung Baringin – Rp 150 Juta

– dan 5 paket lainnya dengan nilai Rp 100 Juta di Desa Barbaran Jae, Parbangunan Dusun 2, Setia Karya Kec. Natal, dan Iparbondar.

Seluruh paket tersebut menggunakan metode Pengadaan Langsung dan bersumber dari APBD.

Jika ditotal, hanya untuk 16 paket, total pagunya sudah mencapai Rp 1,85 Miliar.

Menariknya, seluruh paket sengaja dipatok dengan nilai Rp 100 Juta dan Rp 150 Juta. Nilai tersebut berada di bawah ambang batas kewajiban tender, untuk pekerjaan konstruksi.

Pola ini memunculkan pertanyaan di publik, apakah terjadi pemecahan paket pekerjaan (breakdown) untuk menghindari mekanisme lelang terbuka (tender)? Padahal jika digabung per kecamatan, nilainya bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran dan seharusnya ditenderkan secara kompetitif.

Pengadaan Langsung memang sah secara regulasi, namun jika ada indikasi memecah paket yang sejenis di lokasi dan waktu yang berdekatan untuk menghindari tender, hal itu dilarang dalam Perpres Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perkim Madina Muktar Afandi yang dikonfirmasi Kamis 15/10 mengatakan Kepala Bidang nya yang akan menjawab konfirmasi. Namun sampai berita ini ditayangkan Wiwin selaku Kepala Bidang   belum memberikan keterangan resmi terkait dasar penentuan pagu yang seragam Rp 100-150 Juta dan alasan pemilihan metode Pengadaan Langsung untuk seluruh paket jalan lingkungan tersebut.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disbudpar segera canangkan Visit Medan Year 2012

    Disbudpar segera canangkan Visit Medan Year 2012

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan akan segera merilis program Visit Medan 2012. Sumber : Waspada

  • Perilaku Sebagian Elit di Negara Ini Menjijikkan

    Perilaku Sebagian Elit di Negara Ini Menjijikkan

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Laode Ida mengatakan, perilaku sebagian elite pengambil dan pelaksana kebijakan di negeri ini sudah pada tingkat memalukan dan memuakkan. Ia mengatakan itu di Jakarta, Sabtu, 21 mei 2011 menyusul merebaknya sepak terjang salah satu kader dan petinggi partai penguasa, yang sering bermain uang serta kekuasaan. “Perilaku oknum […]

  • Tim Pemenangan Harun- Ichwan Dicurhati Warga Terkait Minimnya Perhatian Pemkab Madina

    Tim Pemenangan Harun- Ichwan Dicurhati Warga Terkait Minimnya Perhatian Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batang Natal ( Mandailing Online) : Bertandang ke dusun air putih di desa Hadangkahan, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina dicurhati warga desa. Mereka mengaku merasa terasing di Kabupaten Madina karena minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten. ” Kami di dusun air putih Desa Hadangkahan ini merasa […]

  • Pastikan Proyek Berjalan, Dinas PUPR Madina Monitoring Pembangunan SPAM di Mompang Julu

    Pastikan Proyek Berjalan, Dinas PUPR Madina Monitoring Pembangunan SPAM di Mompang Julu

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Pembangunan sistem penyediaan air minum ( SPAM) di sejumlah titik di Mandailing Natal ( Madina) tahun anggaran 2024 ini untuk membutuhi kebutuhan air minum warga, sehingga perlu pengawasan yang serius sehingga proses pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target. Hal ini dikatakan Elpiyanti Harahap Kepala Dinas PUPR Madina disela sela kegiatan monitoring pelaksanaan […]

  • Nakhodai Srikandi PP Madina, Ida Rosita: Kita Bangkitkan Pergerakan Perempuan

    Nakhodai Srikandi PP Madina, Ida Rosita: Kita Bangkitkan Pergerakan Perempuan

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nakhoda Baru Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ida Rosita yang terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang I mengatakan saatnya pergerakan kaum perempuan dibangkitkan. “Melalui Srikandi kita bangkitkan pergerakan perempuan di Madina. Ini sesuai dengan tema Muscab kita, yaitu Mengukuhkan Kiblat Pergerakan Perempuan,” katanya dalam sambutan usai terpilih. Ia […]

  • Demo Mahasiswa Sempat Ricuh

    Demo Mahasiswa Sempat Ricuh

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      PALAS – Puluhan mahasiswa berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Padang Lawas di Kawasan Sigala-gala Sibuhuan kemarin. Sempat terjadi aksi dorong-dorongan, karena mahasiswa memaksa masuk ke dalam kantor bupati, namun dicegat oleh kepolisian. Mahasiswa yang mela kukan unjuk rasa ini mengatasnamakan tiga organisasi, yakni Ikatan Mahasiswa Eks Barumun Tengah (IMA Eks Barteng), Aliansi Mahasiswa […]

expand_less