Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Biaya BPJS Kades dan Perangkat Desa Tahun 2024 di Madina Hampir Tembus diangka 3 Miliar

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Madina anggarkan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Senilai Rp. 2.899.418.544 Miliyar untuk Belanja pembayaran pelayanan BPJS kesehatan Kades dan 5 Perangkat Desa di seluruh Kabupaten Mandailing Natal.

Kadis PMD Madina Irsal Pariadi melalui Kabid Pemerintahan dan Desa Anjur Berutu yang dikonfirmasi membenarkan anggaran tersebut.

“Anggaran itu benar adanya dan angka itu terhitung mulai bulan Januari hingga Desember 2024 bagi 377 Desa di Madina, ” kata Anjur Brutu Seni 21/10/2024.

Ia menjelaskan, anggaran senilai Rp. 2.899.418.544 itu untuk layanan kesehatan BPJS bagi Kades dan Perangkat Desa di Madina. Selain BPJS kesehatan yang dianggarkan di Apdes. Pemerintah Desa juga menganggarkan BPJS ketenagakerjaan Kades dan perangkat desa yang bersumber dari ADD (Alokasi Dana Desa).

Khusus, terkait iuran BPJS ketenagakerjaan Kades dan perangkat Desa di setor ka langsung atau dibayarkan langsung oleh Kades ke rekening BPJS ketenagakerjaan yang nanti nya bukti setor pembayaran BPJS ketenagakerjaan tersebut disampaikan pada dinas PMD sebagai laporan pembayaran BPJS ketenagakerjaan.

Kemudian, Anggaran BPJS kesehatan Kepala Desa dan perangkat desa. Ditetapkan sebesar 5% dari jumlah Upah minimum Kabupaten (UMK). Yang terdiri dari sebesar 4% yang dianggarkan melalui APBD dan 1% dari Alokasi Dana Desa (ADD) Masing masing desa yang nantinya di setor ke rekening BPJS kesehatan melalui Badan pengelolaan Keuangan Aset dan Daerah (BPKAD) atau Rekening kas Umum Daerah (RKUD).

“BPJS ketenagakerjaan perangkat desa ditetapkan 5% upah minimum umk kabupaten. Atau sekitar 2.9jt untuk Madina sendiri. Dari jumlah tersebut 4% atau APBD dan 1% dari Alokasi Dana Desa (ADD) Perbulannya selama setahun. Nanti nya di setor ke Rekening BPJS melalui rekening kas umum Daerah,” Disebut Anjur.

Saat ini kata Anjur Dana itu masih tahap penyerapan dari dana desa dan belum maksimal. Ketika dana itu tak terserap sampai pada batas yang ditentukan. Dana BPJS itu akan jadi silpa dan otomatis akan kembali ke KAS Daerah.

Sampai saat ini penyerapan terhadap BPJS kesehatan sebagai dimaksud belum maksimal. Alasan nya dibeberkan Anjur Karena, minimnya atau terlambat para Kades dan perangkat desa mendaftarkan sebagai kepesertaan BPJS kesehatan.

Tak hanya itu. Dalam program pelayanan kesehatan dari bpjs itu ada yang berbeda yakni BPJS ketenagakerjaan Kades di peruntukan untuk beberapa hal. Pertama, Jaminan hari tua, lalu Jaminan kecelakaan kerja dan Jaminan kematian. Sementara untuk 5 Perangkat Desa di setiap Desa hanya jaminan kecelakaan kerja & kematian.

Disisi lain, Penelusuran Mandailing Online sendiri, sejumlah desa memang menyetorkan kewajiban 1 persen tersebut ke BPJS dan bukti setoran di serahkan ke Dinas PMD Madina.

Salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Panyabungan Timur mengaku iuran pembayaran layanan kesehatan BPJS itu sudah disetor senilai Rp. 1.800.000 untuk Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan, lalu 5 Perangkat Desa seperti Sekretaris Desa, dan lainnya. Tertotal sekitar Rp. 870.000..( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

    Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Pada 2010, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padangsidimpuan telah mengidentifikasi tiga kasus penyakit mematikan HIV/AIDS. Dua korban telah meninggal, seorang lagi masih menjalani perobatan. “Dua korban meninggal itu sebenarnya bukan terjangkit HIV/AIDS di Padangsidimpuan. Namun keduanya selama ini merantau di Batam dan Surabaya,” kata Kadinkes, Doria Hafni Lubis, tadi pagi. Menurutnya, ketika tingkat penyakitnya […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 42)

    MARSIDAO-DAO (episode 42)

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I jae ni dalan godang i, jongjog Si Isrot, Si Poso dohot si Pikek painte motor nangkan tenggeton ni alai tu Sidimpuan. Si Poso laing sandang do i abarana tas ganan ni pakeanna dohot pakean ni anggina. Soni muse si Isrot. Ngada sajia onok, ro ma tarida motor Aek […]

  • DPRD Akan Tangani Kasus BOS

    DPRD Akan Tangani Kasus BOS

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Sekretaris Komisi 1 DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengungkapkan pihaknya akan memanggil para kepala sekolah SD, SMP, SMA/SMK, manager BOS, Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya. Pemanggilan itu terkait mencuatnya kasus-kasus penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah-sekolah di Madina. “Paling lambat akhir bulan Juli 2012 ini Pimpinan DPRD akan memanggil […]

  • Caleg dan Pemilih

    Caleg dan Pemilih

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Menelisik Niat – Tujuan dan Perbuatan) oleh : M. Daud Batubara, Dr.MSi Inda rai katua….. adalah kalimat pendek yang sering terdengar pada masa-masa pencalonan ketika membicarakan strategi memenangkan kursi perwakilan rakyat. Ternyata ilmu pengetahuan, pengalaman, wawasan, pengabdian,  kepedulian dan popularitas yang dimiliki anggota masyarakat yang selama ini diagungkan dalam teori merebut hati masyarakat, tidaklah menjadi […]

  • Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Setelah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2021, kini ratusan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan untuk mengundurkan diri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengundurkan diri sebanyak 100 orang dari 112.513 orang total keseluruhan yang dinyatakan lolos seleksi tersebut. (KOMPAS.com, 27/05/2022) Kepala […]

  • PTPN 4 Jangan Kerasukan Roh Kolonialisme

    PTPN 4 Jangan Kerasukan Roh Kolonialisme

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai perusahaan milik negara semestinya PTPN 4 lebih mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan bisnis yang terkesan seperti kerasukan roh kolonialisme seperti yang saat ini dipertunjukkan. “Kita minta segeralah sadar, jangan terus–terusan kerasukan roh kolonialis,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara ketika dimintai keterangan terkait sengketa lahan di Kampung Kapas […]

expand_less