Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Bupati: Badara AHN Wujud Cita-Cita Masyarakat Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • print Cetak

 

BUKITMALINTANG (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jafar Sukhairi Nasution untuk pertama kalinya mendarat di Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (AHN) pada Minggu, 25 Janurari 2025, setelah resmi difungsikan awal bulan ini.

Bupati Sukhairi tiba di bandara pada pukul 11.01 WIB didampingi anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muniruddin Ritonga. Keduanya turun bersama enam penumpang lain.

Bupati mengatakan adanya maskapai yang beroperasi di Bandara AHN merupakan cita-cita pemerintah dan masyarakat yang menjadi nyata. Perjanalan Madina-Medan dan sebaliknya lebih cepat.

Bupati menjelaskan, penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu (KNO) hinga mendarat di AHN praktis tidak ada kendala, baik itu cuaca, turbulensi, maupun penundaan keberangkatan atau delay.

Bupati optimistis akan terjadi peningkatan jenis pesawat yang beroperasi di bandara ini. Hal ini melihat jumlah penumpang dari Madina ke Medan pada hari ini over kapasitas.

“Ini penerbangan pertama bagi saya, bupati Mandailing Natal. Alhamdulillah, cuaca begitu cerah, ada delapan penumpang. Tentunya ini sebuah yang kita impikan, masyarakat, menjadi nyata,” kata bupati.

Bupati pun mengapresiasi pemerintah pusat dan Susi Air yang telah berkontribusi besar dalam pengoperasian dan pelayanan penerbangan bagi masyarakat Madina di Bandara AHN.

“Mudah-mudahan ke depan ada lagi peningkatan, entah ATR (jenis pesawat), harapan kita secepatnya karena baru beberapa minggu saja sudah over kapasitas,” tutup Bupati Sukhairi.

Senada dengan itu, Kepala Satuan Pelaksana Bandara AHN Doni Romandika mengatakan permintaan penumpang pada penerbangan pekan ini melebihi kapasitas.

“Dari 12 sheet yang tersedia, sampai tadi malam itu ada 11 penumpang yang sudah masuk waiting list,” katanya.

Doni mengaku dengan kondisi seperti itu bukan tak mungkin akan membuka datangnya maskapai baru atau Susi Air berinisiatif menambah jadwal penerbangan.

“Dengan tercukupinya harapan dari target perintis, mudah-mudahan dari maskapai lain ataupun Susi sendiri ada inisiatif menambah penerbangan walaupun mungkin melalui jalur komersial,” ujarnya.

Terkait penerbangan komersial, Doni berkeyakinan selama harga tiket terjangkau masyarakat, target jumlah penumpang akan tetap terpenuhi.

Untuk diketahui, penerbangan perintis Madina-Medan melalui Bandar Udara Jenderal Abdul Haris Nasution secara resmi dibuka per Sabtu, 11 Januari 2025. Penerbangan baru berlangsung satu kali dalam sepekan, yakni setiap Sabtu, baik itu Madina-Medan maupun sebaliknya. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Episentrum Mandailing   Di banyak daerah, bandara sering dipahami sebagai simbol kemajuan. Runway dibangun, terminal diresmikan, dan harapan pun ikut lepas landas. Namun, ada satu kenyataan yang kerap datang belakangan: pesawat tidak otomatis mengikuti. Bandara bisa berdiri megah, tapi tetap sunyi. Ketika satu rute saja masih sepi, apalagi tambah dua-tiga trayek maskapai […]

  • ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

    ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi dinilai terlalu memaksakan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk pencitraan. Akibat sistem yang tidak siap, pengelolaan KJP menjadi tidak berjalan maksimal. Riset Indonesia Corruption Watch (ICW) melansir adanya temuan sejumlah masalah dalam program KJP. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Agus Pambagio meyakini 90 persen data […]

  • Prinsip Penyusunan APBD 2022 Terbaik Sepanjang Sejarah Madina

    Prinsip Penyusunan APBD 2022 Terbaik Sepanjang Sejarah Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – APBD Kabupaten Madina TA 2022 disetujui oleh DPRD Madina pada rapat paripurna, Selasa (30/11/2021). Pembahasan APBD ini menjadi yang terbaik dalam sejarah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari sisi prinsip dan progresnya sebagaimana yang dikehendaki undang-undang penyusunan APBD suatu daerah. Empat poin penting yang dikehendaki Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun […]

  • Peserta PNS Lulus 3 Jam

    Peserta PNS Lulus 3 Jam

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KEBANGGAAN dan kegembiraan Poltak Dobdy Purbatua Manik, pelamar Penyuluh KB di Pemko Medan, hanya bertahan tiga jam. Hari Rabu dini hari pukul 01.00 WIB, dia melihat pengumuman kelulusan CPNS melalui komputer di kosnya bersama seorang temannya. Sekaligus, untuk mengecek kelulusan teman-teman dan adiknya yang mengikuti ujian CPNS di Sibolga dan Siantar. Ketika login nama dan […]

  • Forum Honorer Minta Tes CPNS Jalur Umum Ditunda

    Forum Honorer Minta Tes CPNS Jalur Umum Ditunda

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Forum Honorer Indonesia (FHI) mendesak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), menunda rencana pelaksanaan rekrutmen CPNS 2014 jalur umum , yang akan digelar Juni atau Juli mendatang. Alasannya, kebutuhan CPNS masih bisa ditutup dengan mengangkat honorer kategori dua (K2), yang jumlahnya hingga saat ini masih mencapai ratusan ribu orang. Sekjen FHI […]

  • Gagalnya Revisi UU ITE

    Gagalnya Revisi UU ITE

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat literasi tinggal di Medan “Iklim demokrasi pasti mati” begitulah ungkapan Muslim Arbi sebagai pengamat sosial politik dalam menanggapi hasil survey Indikator Politik Indonesia yang memperlihatkan bahwa 53,7 persen anak muda setuju UU ITE direvisi. Ungkapan seperti ini adalah wajar. Kita bisa melihat semakin banyak masalah yang muncul dan demokrasi tidak […]

expand_less