Senin, 12 Okt 2026
light_mode

Honorer Belum Gajian, Kinerja Disdik Dipertanyakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 22 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Kamis, 21 Juli 2011
Kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Madina terkait sejumlah persoalan, semisal pencairan upah guru honorer yang sebagian belum dicairkan dan persoalan lainnya dipertanyakan. Jika kinernya tetap demikian, sebaiknya Bupati mengambil kebijakan.
Hal ini dikatakan DPD Ikatan Pemuda Indonesia (IPI) Kabupaten Madina bersama DPP Pergerakan Mahasiswa Peduli (PMP) Madina. Kedua organisasi ini meminta Bupati, apabila sejumlah persoalan itu tak bisa diselesaikan, jelas akan mencederai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Hidayat-Dahlan. Pasalnya, program yang paling menggiurkan masyarakat dari pimpinan Madina ini adalah perbaikan pendidikan.
“Kalau guru saja banyak keluhannya, bagaimana cara untuk meningkatkan pendidikan di Madina. Artinya, jika Kadisdik Madina tak mampu mengatasi persoalan pendidikan yang ada Bupati harus turun tangan dan menangani persoalan ini,” sebut Sekjen IPI Madina, Ahmad Said Pulungan kepada METRO, Rabu (20/7) usai mengikuti talk show di salah satu stasiun Radio di Panyabungan bertema ‘Mampukah Kadisdik Madina mengatasi persoalan pendidikan,”.
Disampaikan Said, kualitas pendidikan di Madina sejak setengah tahun terakhir menurun hal ini dibuktikan dengan banyaknya persoalan yang ada baik mengenai kelangsungan proses belajar-mengajar maupun administrasi pendidikan.
”Kita menilai Kadisdik Madina harus intropeksi diri dan sejauh mana telah berbuat untuk Madina, karena kami banyak menerima laporan dari sejumlah guru Tenaga Kerja Sukarela (TKS), masih banyak yang belum terima gaji selama beberapa bulan terakhir bahkan kabarnya masih ada pemotongan juga,” tambahnya.
Untuk itu dikatakan Said, menanggapi persoalan-persoalan ini, IPI Madina meminta Bupati HM Hidayat Batubara untuk segera memprioritaskan penuntasan persoalan di Disdik tersebut supaya jangan menjadi momok bagi pemkab Madina di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan.
”Artinya jangan sampai persoalan ini menjadi konsumsi masyarakat sehingga akan menurunkan optimisme masyarakat Madina terhadap Hidayat-Dahlan, dan kalau memungkinkan Bupati harus melakukan fit and prover test untuk menempatkan orang yang tepat di Dinas itu, karena kalau tidak dilakukan reformasi saya yakin tak aka nada peningkatan kualitas pendidikan di Madina,” sebutnya.
Hal serupa disebutkan Ketua Umum DPP PMP Madina Aswan Lubis, bahwa pihaknya juga telah banyak menerima keluhan dari guru-guru TKS yang mengaku gajinya belum keluar sejak 4 bulan terakhir. Dan dirinya juga menerima masukan bahwa masih ada gaji guru honorer yang diduga dipotong.
”Kami sangat prihatin dengan kondisi pendidikan yang ada saat ini, dan kami menilai bahwa Kadisdik yang sekarang sudah sepantasnya dievaluasi kinerjanya oleh Bupati, dan kami melihat Kadisdik juga tak menerapkan transfaransi informasi sehingga masyarakat tak tau apa saja yang dilakukan oleh Disdik Madina,” ujar Aswan.
Sementara seorang guru TKS yang tak mau namanya dikorankan mengaku kalau mereka belum menerima honor sejaki 4 bulan terakhir sekitar Rp500 ribu perbulan. Ironisnya tugas yang mereka emban itu sangat banyak bahkan guru-guru yang PNS juga terkadang melimpahkan tugasnya ke guru TKS.
”Kami merasa nasib kami tak diperhatikan lagi, sudah tugas banyak di luar yang seharusnya dan gaji juga selalu terlambat,” kata seorang guru TKS. (wan/mer)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tapanuli Tengah Berduka Kembali Dengan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Tiri

    Tapanuli Tengah Berduka Kembali Dengan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Tiri

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Keluarga dan Generasi Muda Saat bulan suci Ramadhan kita dikejutkan kabar yang bertubi-tubi menyiksa diri. Setelah kabar tindak pidana narkoba sekarang kita dikejutkan dengan kasus tindak pidana pencabulan anak. Seorang ayah di Tapanuli Tengah tega memperkosa anak tirinya sendiri sampai hamil. Pelaku berinisial DH (35) tega mencabuli anaknya yang […]

  • Polres Madina titip 9 pengeroyok ke Poldasu

    Polres Madina titip 9 pengeroyok ke Poldasu

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepolisian Resort Mandailing Natal (Polres Madina) mengirimkan Sembilan orang tersangka pengeroyokan yang menewaskan Ade (40) warga Desa Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi untuk dititipkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), kemarin. Kapolres Madina AKBP Bony Johanes Sirait Sik melalui Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna, membenarkan sembilan orang dari sebelas tersangka pengeroyokan yang […]

  • Polres Tangani Sejumlah Kasus Korupsi Pemkab Madina

    Polres Tangani Sejumlah Kasus Korupsi Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Madina AKBP.Mardiaz Kusin.D,S,iK,M.Hum menegaskan pihaknya saat ini konsen dalam menindaklanjuti kasus tindak korupsi yang ada di Pemkab Madina, terutama persoalan pengerjakan proyek yang tidak sesuai dokumen dengan kondisi di lapangan. “Ada beberapa kasus yang saat kita tangani diantaranya kasus program cetak sawah pada Dinas Pertanian, kasus pabrik es pada […]

  • Kota Panyabungan Sarang Sampah dan Bau Busuk

    Kota Panyabungan Sarang Sampah dan Bau Busuk

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bendungan Aek Mata yang melintasi inti kota Panyabungan kondisinya sangat kotor akibat sampah menumpuk mengakibatkan wajah ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini rusak dan terkesan tidak terurus. Sampah yang menumpuk di bendungan ini akibat warga kota Panyabungan belum siap secara mental dan cultural menjaga keindahan kota serta parahnya manajemen pengelolaan […]

  • Beritakan SPBU di Lingga Bayu, Jurnalis TVRI dan StarNews di Teror

    Beritakan SPBU di Lingga Bayu, Jurnalis TVRI dan StarNews di Teror

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Seorang jurnalis TVRI merangkap jurnalis StartNews.co.id, Agus Salim Hasibuan, mendapat teror dan intimidasi dari seseorang yang diduga bernama Pian, warga Aek Garingging, Desa Dalan Lidang, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (10/8/2024). Intimidasi itu berkaitan dengan pemberitaan SPBU 15229022 Kecamatan Linggabayu yang ditengarai menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis […]

  • Dikecam Fans, Villas-Boas Masih Santai

    Dikecam Fans, Villas-Boas Masih Santai

    • calendar_month Minggu, 12 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Manajer Chelsea, Andre Villas-Boas (AVB) enggan menanggapi kritikan keras suporter Chelsea terkait menurunnya performa The Blues musim ini. Chelsea baru saja dipermalukan Everton 0-2 pada laga lanjutan Premier League, Sabtu 11 Februari 2012. Mantan pelatih FC Porto tersebut mengakui kekalahan itu jadi salah satu penampilan terburuk Chelsea selama ia menjabat manajer The Blues. “Kami seperti […]

expand_less