Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia Terbentuk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2014
  • print Cetak

KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Satu organisasi baru yang menyatukan etnis Mandailing lintas dua negara telah terbentuk. Namanya Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI).

Organisasi ini dibentuk di Malaysia oleh para tokoh Mandailing yang ada di Malaysia dan tokoh Mandailing dari Tanah Leluhur, Sumatera, Indonesia.

Organisasi ini resmi didaftarkan di Malaysia dalam dokumen Pendaftar Pertubuhan Malaysia/The Registry of Societies Malaysia (ROS) Nomor PPM-008-14-13062014 pada 13 Juni 2014.

Presiden atau pimpinan tertinggi organisasi dijabat oleh Dato A. Tamimi Siregar untuk kawasan Malaysia, sedangkan jabatan presiden untuk kawasan Indonesia dijabat oleh H. SS Baginda Tambangan Harahap berkedudukan di Sidempuan, Sumatera, Indonesia.

Menjawab Mandailing Online, Setiausaha IMAMI untuk kawasan Malaysia, Ramli Abdul Karim Hasibuan, Kamis (26/6/2014) menyatakan bahwa IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan berusaha ke arah menjalin dan mempererat hubungan silaturahim antara suku Mandailing yang keturunannya atau dirinya lahir dan menjadi warganegara Malaysia-dengan masyarakat suku Mandailing di Tanah Leluhur atau tanah asal nenek moyang di Indonesia.

IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan bekerjasama dan bergandingan dalam pelbagai aspek bertujuan memenuhi amanat IMAMI sesuai dengan anggaran dasarnya serta tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Malaysia dan Indonesia atau tidak bertentangan dengan hubungan diplomatik kedua negara.

“Secara tidak langsung, jalinan kerjasama IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia hendaklah juga menjurus/memfokus kepada usaha membantu memperkuatkan hubungan kedua-dua negara dalam konteks pengukuhan persaudaraan dan kekitaan di kedua-dua pihak,” kata Ramli.

IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia juga akan tampil ke hadapan, yaitu kepada pihak kerajaan atau pemerintah untuk menjadi medium atau perantara bagi pihak masyarakat Mandailing di kedua-dua negara bagi membantu menyelesaikan segala isu yang muncul yang melibatkan kaum Mandailing di kedua negara.

IMAMI juga fokus pada meningkatkan kesadaran dan kefahaman masyarakat suku Mandailing di Malaysia terhadap pentingnya mencari asal usul keluarganya di tanah leluhur Mandailing serta sejarah hujirah nenek moyang dari tanah leluhur Mandailing di Sumatera ke kawasan Semenanjung Malaya pada era pra kemerdekaan dan pasca kemerdekaan Malaysia dan Indonesia. Hal ini juga berlaku bagi kaum Mandailing yang berada di provinsi lain di Indonesia.

Pencarian kembali jejak keluarga ini sebagai upaya meningkatkan ukhuwah dan rasa persaudaraan sesama masyarakat Mandailing di kedua negara.

IMAMI juga memiliki program meningkatkan kesadaran masyarakat Mandailing di Malaysia dan Indonesia bagi mempertahankan, melestarikan dan mengembang-luaskan bahasa Mandailing, kebudayaan Mandailing dan kesenian Mandailing di samping ciri-ciri khas etnis Mandailing lainnya termasuk masakan, makanan, pakaian, seni bina dan sejenisnya.

“Dalam konteks ini, memandangkan terdapat kekurangan bahan-bahan rujukan di Malaysia berkaitan hal ini, maka IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan bekerjasama untuk menyenaraikan keseluruhan kebudayaan, kesenian dan ciri-ciri khas atau keistimewaan yang sinonim dengan masyarakat suku kaum Mandailing, supaya ia dapat disebarluaskan kepada masyarakat suku kaum Mandailing di Malaysia, sekaligus meningkatkan jati diri mereka sebagai berketurunan suku Mandailing,” ujar Ramli.

Selain bekerjasama atas dasar sesama suku Mandailing, kerjasama dan hubungan sesama masyarakat suku kaum Mandailing di Malaysia dan Indonesia juga akan disandarkan kepada agama Islam, iaitu pemantapan kerjasama mengadakan program ke-Islaman.

IMAMI juga akan mengadakan program-program lain, seperti pelatihan, pendidikan, bengkel, forum, persembahan, pertunjukan, kerjasama dengan pihak lain termasuk kerajaan atau pemerintah di Malaysia dan Indonesia dan lain-lain inisiatif atau usaha yang dianggap wajar, munasabah dan perlu untuk membantu mencapai upaya-upaya tersebut di atas.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPB Telah Diperoleh, PT SMGP Memulai Kembali Kegiatannya

    IPB Telah Diperoleh, PT SMGP Memulai Kembali Kegiatannya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri ESDM Republik Indonesia, Sudirman Said telah mengeluarkan Izin Panas Bumi untuk PT Sorik Marapi Geothermal Power, Selasa (21/4) sebagai bagian dari penerapan Undang-Undang Panas Bumi yang terbaru untuk memulai kembali kegiatan pengusahaan panas bumi di Sorik Marapi, Mandailing Natal. Hal ini memantapkan hak PT SMGP’s untuk melakukan pengusahaan panas di […]

  • Surat Bupati Madina Viral, Laporkan Ular Sebesar Batang Kelapa Kepada Menteri PU

    Surat Bupati Madina Viral, Laporkan Ular Sebesar Batang Kelapa Kepada Menteri PU

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Surat bupati Madina kepada Menteri PUPR viral di media sosial. Surat tanggal 22 Juni 2021 itu menyebutkan keberadaan rongga-rongga tanah di kawasan Taman Raja Batu yang menjadi sarang binatang jenis babi dan ular sebesar pohon kelapa berakibat meresahkan mayarakat. “Sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, lokasi tersebut kami timbun dan kami tata […]

  • Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sedikitnya 700 warga Kecamatan Siabu, Mandailing Natal nonton bersama film G 30 S PKI di halaman kantor Koramil 12/Siabu, Jum’at malam (22/9/2017). Acara nonton bersama sejak pukul 21.00 WIB itu bukan saja memadati halaman kantor Koramil, tetapi meluber hingga ke pinggiran jalan raya menyebabkan kenderaan yang melintas harus melambat. […]

  • Kata Kapolda Sumut, Jadikan Pengamanan Pilkada Sebagai Ibadah

    Kata Kapolda Sumut, Jadikan Pengamanan Pilkada Sebagai Ibadah

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kapolda Sumut, Irjen (Pol) Ngadino minta anggotanya jadikan pengamanan pilkada sebagai ibadah. Hal itu ia sampaikan dalam upacara Apel pengecekan pergeseran pasukan pengamanan pilkada di halaman apel Mapolda Sumut, Jumat (27/11/2015). “Kepada para anggota agar menjalankan tugas pengamanan tersebut dengan tulus dan iklas serta menjadi ibadah untuk setiap anggota,” ungkapnya. Diakhir arahannya, Kapolda […]

  • PT. PSU Zalimi Warga Madina, DPRD dan Gubsu Jangan Menonton Saja

    PT. PSU Zalimi Warga Madina, DPRD dan Gubsu Jangan Menonton Saja

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Sumut dan Gubernur Sumut, Erry Nuradi masih menjadi penonton yang budiman di tengah derita warga Desa Kampung Baru Kecamatan Lingga Bayu dan Kecamatan Batang Natal, Madina soal polemik kebun plasma sawit dari pihak PT. PSU. Derita lainnya, terkait lahan warga yang dirusak PT. Perkebunan Sumatera Utara yang hingga kini […]

  • Merdeka Ketika Pemerintah Tersinggung

    Merdeka Ketika Pemerintah Tersinggung

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution   Bayangan kita tentang merdeka adalah ketika semua warga negara mendapat jaminan hidup yang layak: rumah yang layak sebagaimana sepatutnya rumah, makan yang layak, jaminan kesehatan dan hari tua, jaminan memperoleh pendidikan yang layak, dan jaminan mengekspresikan hak-hak politiknya. Seluruh item itu dibahasakan dua hal: menjadi jaminan memperoleh pekerjaan yang layak […]

expand_less