Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Jalan Rusak Parah di Hutabargot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Apr 2019
  • print Cetak

Satu unit sepeda motor melintas di badan jalan raya titik Desa Huta Bargot Dolok. (foto : Dahlan Batubara)

HUTABARGOT (Mandailing Online) – Jalan raya Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal, rusak parah, sulit dilalui kenderaan.

Pantauan Mandailing Online, Rabu (10/4/2019), badan jalan di titik Desa Huta Bargot Dolok hingga Huta Bargot Nauli kondisinya rusak parah. Aspalnya nyaris tak terlihat lagi menyisakan bebatuan dan tanah.

Berdasar keterangan warga, kondisi itu sudah lebih dua tahun, menyebabkan sulitnya kenderaan melaju di jalur ini berdampak terganggunya mobilitas ekonomi dan sosial.

Masyarakat mendesak pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melakukan perbaikan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SBY bentuk poros baru?

    SBY bentuk poros baru?

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wacana pembentukan poros keempat yang dimotori oleh Partai Demokrat di Pilpres 2014 ternyata akan mengancam posisi poros koalisi lainnya. Bahkan pihak yang akan dirugikan atas terbentuknya poros koalisi keempat itu adalah Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. “Kalau kemudian poros keempat koalisi ini benar-benar terjadi, bukan tidak mungkin yang paling dirugikan, secara matematika politik, […]

  • Tambang Rakyat: Jalan Keluar dan PAD Madina

    Tambang Rakyat: Jalan Keluar dan PAD Madina

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum     Di Mandailing Natal, realitas tambang rakyat hari ini tidak berdiri dalam ruang sederhana “legal vs ilegal”. Ia sudah menjadi ekosistem ekonomi yang kompleks: ada rakyat yang bekerja di lapangan, ada rantai pembeli, ada jalur distribusi, dan ada negara yang sering datang terlambat dalam mengatur irama. Di satu sisi, tambang […]

  • HUT Madina, SMA-SMK Dapat Biaya Tambahan

    HUT Madina, SMA-SMK Dapat Biaya Tambahan

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Beasiswa Naik Menjadi 1,5 Milyar PANYABUNGAN (Mandailing Online) –   Di HUT Mandailing Natal (Madina) ke-14 tahun ini, pemerintah daerah tidak saja menggenjot laju pertumbuhan ekonomi, infrastruktur. Dana untuk pendidikan makin meningkat agar orang tua pelajar makin ringan. Itu terungkap pada Paripurna Istimewa DPRD Madina tentang HUT Madina ke-14, Jum’at (8/3) dipimpin oleh Wakil Ketua […]

  • SISTEM HUKUM MANDAILING (2)

    SISTEM HUKUM MANDAILING (2)

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Entitas dan Kontekstualitas Sejarah Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutradara Sebelum masuknya kolonialisme, pemerintahan desa (harajaon) memiliki sumber penghasilan yang otonom. Raja memiliki lahan persawahan (Saba Bolak) yang sepanjang musim bisa memenuhi kebutuhan pangan kerajaan. Lahan tersebut dipinjamkan kepada penduduk dengan sistem bagi hasil. Bagi hasil persawahan tersebut disimpan dalam gudang (opuk bolon) yang banyaknya cukup […]

  • TIM SAR MERANGKAK DI LORONG LOBANG

    TIM SAR MERANGKAK DI LORONG LOBANG

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LOBANG SEMPIT – ketua tim Basarnas berada di lorong lobang yang sempit menuju titik lokasi reruntuhan dalam upaya mengevakuasi korban yang tertimbun di kedalaman 150 meter di bawah tanah. Lorong berliku dan sangat sempit dengan panjang diatas 100 meter itu harus dilalui tim dengan cara merangkak dan merayap. Lorong-lorong sempit ini selain panjang, juga ada […]

  • Reformasi Birokrasi Rasa Rupiah

    Reformasi Birokrasi Rasa Rupiah

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Liputan versi Pembaca November 2010 Memang benar dan saya akui itu. Karena itu setiap tahunnya selalu kita evaluasi dan perbaiki celahnya. Namun pusat tak bisa bergerak lebih karena adanya otonomi daerah. Meski kita menerapkan sistem komputerisasi tapi permainan di bawah juga makin canggih. Anehnya, ketika masalah muncul justru pusat yang disalahkan. NADA prihatin itu disampaikan […]

expand_less