Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Sengketa Lahan Warga Suka Makmur-PT Alam Dahlan: Masyarakat dan Perusahaan Harus Jujur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menegaskan, untuk menyelesaikan persoalan/sengketa lahan antara masyarakat Desa Suka Makmur, Kecamatan Muara Batang Gadis dengan PT Anugerah Langkat Makmur (Alam), maka kedua belah pihak harus mempunyai itikad yang baik, serta harus jujur.
“Saya tidak ingin persoalan ini terus berlarut–larut, sehingga pada waktu kemarin, saat mengantar masyarakat untuk pulang ke Desa Suka Makmur, kita telah melakukan mediasi awal dalam menyelesaikan persoalan ini,” kata Dahlan.

Dahlan menyampaikan itu dalam rapat dengar pendapat dengan tim investigasi DPRD Madina yang diketua Ali Mutiara Rangkuty, dan dihadiri perwakilan masyarakat, Dody (Direktur PT Alam), Wakapolres, BPN, Kadis Kehutanan Gozali Pulungan, di gedung dewan, Rabu (11/1).

Menurut Dahlan, pada pertemuan antara masyarakat dengan pihak PT Alam telah disepakati untuk melakukan peninjauan langsung terhadap areal-areal yang dipersengketakan.

“Kita telah meninjau secara langsung lokasi-lokasi yang telah dipermasalahkan, sehingga kita berharap agar masyarakat dan perusahaan memberikan penjelasan secara jujur,” ujarnya.

Dahlan mengakui posisi Pemkab dilematis. Di satu sisi harus menjaga ataupun mengamankan kepentingan masyarakat, namun di lain pihak harus menjaga aset perusahaan.

“Pemkab sangat berharap agar pihak perusahaan dan masyarakat bisa kembali menjalin kerja sama dan kita juga dalam persoalan ini tidak ada pihak – pihak yang dirugikan,” harapnya.

Memang, kata Dahlan, melakukan peninjauan di lapangan ada areal yang telah ditumbuhi pohon karet sekitar 50 hektar.

“Jadi kita berharap dengan duduk bersama persoalan ini bisa kita tuntaskan. Saya berharap kedua belah pihak harus membuka diri sehingga nantinya masyarakat dan perusahaan bisa bergandengan tangan kembali. Satu hal lagi ketika masyarakat pulang ke Desa Suka Makmur dan banyak anak – anak yang sakit pihak perusahaan bersedia untuk mengobatinya, sehingga kita berterima kasih kepada PT Alam,” katanya.

Pihak BPN yang diwakili Hidayat Syah Nasution mengungkapkan, izin lokasi yang dikeluarkan untuk PT Alam pada 2006 seluas 20.000 hektar.

“Setelah pihak BPN melakukan pengukuran luas areal adalah 20.413,57 hektar dan dan legalisasi tanah telah dikeluarkan HGU seluas 9.633 hektar, sedangkan untuk 4 KUD seluas 3.633 hektar ,”kata Hidayat.

Diungkapkan Hidayat, persoalan masyarakat Suka Makmur dengan pihak perusahaan berada di areal cadangan untuk KUD Kuala Tunak dan KUD Alam Sejahtera.

“Di dalam surat keputusan BPN memang ada areal yang telah diinklap seperti areal masyarakat yang di Aek Godang, kilometer 3, areal Buah Pinang, areal Sipadan Sungai, areal Biah Sibaraso,” kata Hidayat.

Yusuf, juru bicara masyarakat mengatakan, warga telah menyerahkan kepada DPRD untuk mencari solusi yang terbaik.

“Sesuai kesepakatan bersama, masyarakat telah menyerahkan sepenuhnya kepada DPRD unutk menyelesaiakan masalah ini,” kata Yusuf.

Direktur PT Alam, Dody, mengatakan, pihaknya menerima izin lokasi dari Pemkab Madina pada tahun 2006 dan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa – desa yang berada di sekitar izin lokasi, di antaranya Desa Tabuyung,Singkuang I dan II, Desa Ranto Panjang dan Desa Manuncang.

“Pola perkebunan yang kita ajukan kepada masyarakat pola inti plasma, program revitalisasi dengan pola inti plasma. Apabila ada lahan masyarakat dilakukan ganti rugi,”kata Dody.
Dody mengakui pada waktu melakukan sosialisasi, masyarakat Desa Manuncang tidak dating, sebelum dimekarkan menjadi Desa Suka Makmur. (zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Koperasi-UKM Madina Tak Libatkan Kabid Dalam Kegiatan

    Kadis Koperasi-UKM Madina Tak Libatkan Kabid Dalam Kegiatan

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Salah Satu Kabid di Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Mandailing Natal kecewa atas tindakan Kadis Koperasi yang tidak melibatkan dalam kegiatan yang ada di kantor tersebut, sehingga setiap kegiatan yang ada selalu di ambil alih oleh Kepala dinasnya. Hal tersebut di sampaikan salah seorang Kabid yang tidak mau di tuliskan namanya, kepada Berita […]

  • Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

    Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Iyusan Sukoco, guru sekolah  dasar negeri (SDN) 328 di Sinunukan IV, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) minggu terakhir menjadi pusat perhatian banyak kalangan. Ia Sukoco yang akrab sisapa itu dilaporkan oknum orang tua murid SD dimana Sukoco menjadi guru dengan tuduhan tibdakan kekerasan pada siswa. Laporan polisi nya […]

  • Camat Natal Praperadilkan Kacabjari Natal

    Camat Natal Praperadilkan Kacabjari Natal

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Riplan, S.Sos selaku camat Kecamatan Natal tidak menerima ditetapkan sebagai tersangka korupsi Dana Desa. Melalui kuasa hukum Ridwan Rangkuti, SH.MH mengajukan permohonan Praperadilan terhadap Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Madina di Natal, Kamis (26/8/2021). Permohonan praperadilan itu tercatat pada Register Perkara No.02/Pid.Pra/2021/PN.Mdl. Ridwan Rangkuti dalam rilis pers diterima Mandailing Online menyatakan bahwa […]

  • PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

    PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sosa  – PT Victorindo Alam Lestari (VAL) yang berlokasi di Desa Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga melakukan penyerobotan tanah seluas 300 hektare milik warga Desa Aek Tinga Kecamatan Sosa. Bahkan, PT VAL melakukan penyerobotan sedikitnya 2.100 hektare tanah milik masyarakat lima desa lainnya di Kecamatan Huragi, yakni Desa Lubuk Bunut, […]

  • Empati Atika di Zona Banjir

    Empati Atika di Zona Banjir

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan pemerintah daerah kepada rakyat itu relatif terbatas, karena menyangkut faktor dana dan sistem. Tetapi empati tidak ada batasnya. Karena sumbernya berasal dari hati ke hati. Suatu getaran emosional yang mampu merasakan apa yang orang lain rasakan. Empati membuat seseorang merasa mampu berada dalam posisi orang lain. Melihat dengan mata orang lain, mendengarkan dengan telinga […]

  • 5000-an Anak Yatim di Madina Dapat Santunan

    5000-an Anak Yatim di Madina Dapat Santunan

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak sekitar 5000 anak yatim di seluruh penjuru Mandailing Natal (Madina) memperoleh santunan uang. Penyaluran santunan secara simbolis diberikan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution dan Wabup Atika Azmi Utammi Nasution kepada ratusan anak yatim di masjid Nur Ala Nur, Panyabungan usai solat Jum’at (29/4/2022) untuk anak yatim yang berasal dari […]

expand_less