Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

DPRD Baru, Harapan Baru, Menuju Madina Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
  • print Cetak

 

Irwan Daulay (kanan) dan Bode Tanjung (kiri)

Irwan Daulay (kanan) dan Bode Tanjung (kiri)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Pengambilan sumpah jabatan 40 anggota DPRD Madina yang baru sudah dilangsungkan Senin (2/9/2019) di Gedung Serbaguna, Panyabuan.

Seiring dengan itu, harapan dari berbaga kalangan pun mengemuka agar para anggota dewan yang baru ini mampu bersinergi, bekerja keras dan memiliki kemauan politik yang kuat terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi Madina terkini. Sebab, dipundak legislatif terbeban fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan.

Tokoh penguasaha properti Madina, Irwan Daulay menjawab Mandailing Online, Senin menyatakan persoalan penting Madina hari ini adalah perekonomian, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur serta akhlak masyarakat.

Terutama persoalan PDRB Perkapita serta kualitas pendidikan di Mandailing Natal (Madina).

“Data menunjukkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita masih rendah meskipun ada tren meningkat,” ungkapnya.

Meskipun pertumbuhan ekonomi Madina melampaui rerata nasional dan Sumut, namun trennya juga menurun.

Hal ini harus menjadi perhatian serius baik oleh Pemkab Madina begitu juga anggota DPRD yang baru dilantik, sebagaimana fungsi DPRD sebagai pengawasan, legislasi dan anggaran.

“APBD Madina kedepan harus benar-benar memberi manfaat bagi pembangunan masyarakat. karena postur APBD Madina belum benar-benar fokus kepada penyelesaian hal-hal mendasar tadi, “ sebutnya.

Sebab, lanjut Irwan, masih banyak pos-pos anggaran yang tidak efisien. Misalnya anggaran tenaga honorer yang mencapai 100 Millar Rupiah per tahun, ini harus dievaluasi DPRD Madina, dan diberi solusi. Karena berdasar informasi, banyak tenaga honorer yang dipaksakan dan ternyata bukan karena kebutuhan.

Demikian juga Dana Desa harus benar-benar diawasi dan dibimbing agar mampu memberi multiplier effec terhadap perekonomian desa.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang duduk

Pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Madina priode 2019-20124 di geung Serbaguna, Panyabungan, Senin (2/9/2019).

Di sisi regulasi, Irwan berharap DPRD produktif melahirkan peraturan-peraturan daerah yang lebih kepada penggalian potensi-potensi daerah agar Pemda juga dapat berperan langsung dalam perekonomian. Misalnya mensupport lahirnya perusahaan-perusahaan milik daerah yang turut berkompetisi dalam pemanfaatan sumber daya alam Madina. Misalnya berkebun kopi, sereh wangi.

Dan bahkan mengundang perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Madina untuk turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Baik share Saham Goodwill dan Divestasi.

“Jika mereka (perusahaan) diajak dan kita mampu membangun sense of belonging dengan mereka, saya yakin mereka akan bantu,” ujarnya.

Tentang judi dan narkoba, menurut Irwan, DPRD Madina perlu mencontoh Tapteng. Lahirkan Perda yang keras dan tegas dan bahkan diusir dari Madina. Sebab menurut informasi,  perjudian mulai marak dan narkoba merajalela dan hal ini tidak boleh dibiarkan.

 

Di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Aspekindo) Madina, Bode Tanjung juga memiliki harapan besar bagi anggota DPRD Madina yang baru untuk proaktif serta memiliki kemauan politik yang kuat untuk mengurai persoalan-persoalan yang dihadapi Madina terkini dan upaya yang harus dilakukan.

Masalah pengangguran dan persoalan perekonomian secara umum, harus menjadi perhatian anggota dewan baru. Juga persoalan dan regulasi mengatasi narkoba.

Bode mengatakan, tingkat pengangguran di Madina sudah begitu tinggi yang harus dicari formula solusinya yang tepat.

DPRD yang berfungsi di segmen budgeting dan legislasi harus mampu menguarai masalahnya dan mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang mampu menggenjot pertumbuhan lapangan kerja.

Bahkan, dinamika UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian Madina serta penyerap pengangguran harus menjadi perhatian serius dari anggota dewan baru.

Postur-postur APBD Madina ke depan harus mengarah ke arah perangsangan pertumbuhan sektor UMKM ini.

Termasuk juga di sektor pertanian dan agrobisninya. Dewan baru diharap mampu melakukan dorongan dan rangsangan yang kuat agar daya dukung APBD terhadap subsidi harga di tingkat petani dapat terterapkan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Keluhkan Pendangkalan dan Sampah di Sungai Aek Mata Panyabungan

    Warga Keluhkan Pendangkalan dan Sampah di Sungai Aek Mata Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ):   Selain terjadinya pendangkalan disungai aek mata yang berada di jantung kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, tumpukan sampah di sungai membuat warga yang bermukim di daerah itu khawatirkan akan banjir. Sungai aek mata memang kerap meluap ke pemukiman penduduk sehingga mengakibatkan banjir ketika hujan deras turun. Dari penuturan Irwan salah seorang warga […]

  • Sepanjang 5,5 km Jalan Simpang Pagur-Banjar Lancat Dibangun Hotmix

    Sepanjang 5,5 km Jalan Simpang Pagur-Banjar Lancat Dibangun Hotmix

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):” Pertama kita bangun mulai simpang Pagur melewati Ranto Natas sampai ujung Desa Pardomuan, baru ditahun berikutnya dilanjutkan dengan target hingga desa paling ujung Bandar Lancat, semoga tidak ada kendala seperti cuaca atau lainnya,” kata Kadis PUPR Madina Elpiyanti Harahap Jum’at 17/5/2024. Saat sekarang kata Elpi , Kontraktir pemenang tender mulai […]

  • Kapolri Stop Kasus Rekening Gendut

    Kapolri Stop Kasus Rekening Gendut

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Desakan publik agar rekening tak wajar pejabat kepolisian dituntaskan penyidikannya ternyata tak terwujud. Sebaliknya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo menegaskan bahwa permasalahan itu sudah klir saat kepemimpinan Kapolri sebelumnya, yakni BHD. “Semua sudah dijelaskan oleh Pak Bambang, jadi tidak ada masalah lagi,” kata Kapolri menjawab pertanyaan wartawan dalam acara evaluasi kinerja Polri 2010 di Mabes […]

  • Isak Tangis PNS Warnai Pelepasan Amru Daulay

    Isak Tangis PNS Warnai Pelepasan Amru Daulay

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isak tangis sejumlah PNS Pemkab Mandailing Natal mewarnai acara pelepasan sekaligus perpisahan H Amru Daulay SH sebagai Bupati Madina selama 11 tahun sejak terbentuk tahun 1999 dari kabupaten induk Tapanuli Selatan. Acara perpisahan digelar di rumah dinas Bupati Madina, di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis pagi (16/9). Acara pelepasan H Amru Daulay SH yang berakhir […]

  • 50 Persen Pengguna Narkoba Pelajar SMA

    50 Persen Pengguna Narkoba Pelajar SMA

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MASA depan bangsa ini tergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba. Hasil penelitian Badan Narkotika Nasional menunjukan jumlah penyalahguna narkoba pada kelompok pelajar mencapai 22 persen dari total penyalahguna berjumlah 4 juta orang. Dari 22 persen itu 50 persen penyalahguna merupakan pelajar SMA/K. Menanggapi hal itu Dedi Dwitagama, praktisi dan […]

  • Polisi Temukan Ladang Ganja 10 Ha di Hutan Kotanopan

    Polisi Temukan Ladang Ganja 10 Ha di Hutan Kotanopan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika selama ini hutan Desa Huta Tua Kecamatan panyabungan Timur terkenal dengan ladang ganja, kali ini beralih ke hutan Desa Simandolam Kecamatan Kotanopan. Polres Mandailing Natal (Madina) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Madina berhasil menemukan ladang ganja seluas 10 hektar siap panen dan 1 hektar yang baru disemai […]

expand_less