Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

JOKOWI : SAYA AKAN BANGUN KAMPUNG NASUTION

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Des 2018
  • print Cetak

Pertemuan presiden Jokowi dengan ulama dari Madina didampingi bupati di Jakarta. (foto : Sobir Lubis)

JAKARTA (Mandailing Online) – Presiden RI Joko Wododo menegaskan akan mendorong percepatan pembangunan di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Presiden menyatakan itu dengan kalimat “Saya akan bangun kampung Nasution”. Itu ditegaskannya di hadapan sejumlah ulama dari Madina di istana negara Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Pertemuan antara ulama dari Madina dengan Jokowi itu merupakan silaturrahim sekaligus undangan ulama kepada presiden Jokowi menghadiri tabligh akbar yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Januari 2019 di Madina.

Selain unsur ulama, pertemuan itu juga turut dihadiri Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution;  Ketua Kadin Madina, Sobir Lubis; Ketua Hikma Sumut, H. Aswin Parinduri; juga tokoh asal Madina H. Afifuddin Lubis.

Ketua Kadin Madina, Sobir Lubis dalam sambungan telefon dengan Mandailing Online, Kamis (20/12) menyatakan penegasan presiden Jokowi itu telah mencuatkan etape baru dalam mendorong percepatan pembangunan di Madina yang selama ini diupayakan secara keras oleh Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution.

Kalimat “Saya akan bangun kampung Nasution” dari presiden Jokowi itu meyiratkan sinyal keseriusan Jokowi mengingat asal kampung halaman menantunya Boby Nasution adalah Kabupaten Madina.

 

Progres

Tak dapat disangkal, dalam 4 tahun terakhir upaya-upaya percepatan pembanguan Mandailing Natal kian berprogres.

Upaya percepatan itu tak semua bersandar pada APBD kabupaten maupu APBD Provinsi, melainkan memperoleh dukungan  dari APBN.

Percepatan pembangunan Kabupaten Mandailing Natal itu harus dikebut. Bahkan perlu lompatan. Agar terget-target menuju kemajuan di sektor-sektor strategis dapat diraih.

Tetapi, semua itu membutuhkan kerja keras, kecerdasan, dukungan tim dari berbagai lini, berbagai kalangan, berbagai kekuatan. Jaringan yang kuat ke titik-titik simpul di pemerintahan pusat. Toh, semua daerah memiliki hak meraih dukungan APBN, hanya saja tergantung sinergitas pola dan jaringan daerah.

Oleh karena itu, lobi-lobi yang dilakukan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution dalam beberapa tahun terakhir kepada para pihak di semua lini, berbagai kalangan, berbagai kekuatan harus dijempoli.

BupatiMadina, Dahlan Hasan Nasution, ulama Madina, Ketua Kadin Madina Sobir Lubis dan presiden Jokowi usai melakukan pertemuan

Lebih dari itu, lobi-lobi taklah semudah hanya bertemu saja, lalu sorongkan proposal. Tetapi lobi membutuhkan strategi, kecerdasan dan kelincahan.

Fondasi-fondasi percepatan pembangunan yang dikebut Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution itu sebagian telah mendapat sookongan APBN.

Antara lain, pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah di Bukit Panatapan, Panyabungan sudah mulai dikerjakan bersumber dana dari APBN TA 2018.

Pembangunan Bandara Bukit Malintang sudah masuk dalam APBN TA 2019 menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor KP 1278 tahun 2018, 10 Agustus 2018 tentang penetapan lokasi bandara udara Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal.

Jalan menuju Pelabuhan Palimbungan juga sudah masuk dalam APBN TA 2019 sebagai bagian dari percepatan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Jalan menuju lokasi kampus politeknik di Tor Siojo juga sudah masuk dalam APBN TA 2019.

Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal sudah berhasil ditandai dengan peresmian STAIN Mandailing Natal oleh Menteri Agama Lukmanul Hakim awal April 2018 dan saat ini sudah masuk tahap penerimaan mahasiswa baru.

Pembangunan Pasar Maga dan Pasar Natal serta Pasar Baru Panyabungan sudah masuk dalam APBN TA 2019.

Berbagai item-item percepatan pemabngunan lainnya juga terus diperjuangkan ke Jakarta. Oleh karena itu, meraih terus APBN menjadi upaya yang musti dilangsungkan.

Berdasar itu, undangan para ulama kepada Presiden Joko Widodo untuk menghadiri tabligh akbar di Mandailing Natal yang direncanakan pada pertengahan Januari 2019 dinilai sebagai salah satu pola lobi pembangunan. Pola ini dapat dikata menerusi strategi yang dipakai Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang selama ini berbeda dengan pola yang lazim dilakukan oleh Bupati/Walikota di daerah lain yang berkutat pada proposal konvensional pengajuan ke pemerintah pusat.

Peran serta ulama dalam startegi lobi ini telah pula menambah unsur kekuatan daerah dalam perjoinan kekuatan pemerintah daerah dengan unsur masyarakat. Sebelumnya, unsur Kamar dagang dan Industri (Kadin Madina) dibawah pimpinan Sobir Lubis serta unsur Hikma Sumut dibawah pimpinan Aswin Parinduri telah memperkuat gerakan lobi bupati Dahlan Hasan Nasution lobi ke pusat,yang diperkuat pula oleh tokoh-tokoh nasional asal Madina, termasuk Todung Mulya Lubis (duta besar Indonesia di Norwegia), Darmin Nasution (Menteri Kordinator Perekonomian), Anwar Nasution (mantan Ketua BPK RI), Saud Usman dan tokoh nasional asal Madina lainnya.

Oleh karena itu, penegasan “Saya akan bangun kampung Nasution” di pertemuan antara ulama dari Madina dengan Presiden RI Joko Widodo di Jakarta, Selasa (18/12) pagi itu merupakan langkah yang akan memiliki progres ke depan.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ti Aisah Ritonga Lulusan SMP Negeri I Siabu

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, Ti Aisah Ritonga ternyata lulusan SMP Negeri I Siabu, Mandailing Natal (Madina) sebelum melanjutkan ke SLTA. Itu diketahui setelah Ti Aisyah mengunjungi sekolah ini, Selasa (4/6/2013) di sela acara reses ke kawasan Tapanuli Bagian Selatan. Dia angkatan 1982 di SMP ini. Kunjungan ini juga sebagai ajang silaturrahmi ke […]

  • 46 Korban Hidup Keracunan PLTP Sorik Marapi Disantuni Puluhan Juta

    46 Korban Hidup Keracunan PLTP Sorik Marapi Disantuni Puluhan Juta

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 46 korban hidup keracunan zat H2S di kawasan operasional PLTP Sorik Marapi disantuni puluhan juta rupiah. Penyerahan dilalukan pihak manajemen PT SMGP kepada para korban di aula kantor bupati Mandailing Natal, Selasa (9/2/2021). Besaran rupiah yang disantunkan bervariasi, tergantung tingkat keracunannya. Untuk kategori keracunan berat disantuni sebesar 50 juta Rupiah. […]

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 3)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 3)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Desa Tandikek berjarak sekitar 30 Km dari Simpang Gambir. Simpang Gambir berjarak sekitar 41 […]

  • Ketua Komisi II DPR: Pemekaran Nanti lah, Sabar

    Ketua Komisi II DPR: Pemekaran Nanti lah, Sabar

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi II DPR belum berani memastikan kapan lima Rancangan Undang-undang (RUU) pemekaran di wilayah Sumut akan dibahas lagi. Lima RUU itu, empat masuk paket 65 RUU, yakni RUU pembentukan Provinsi Tapanuli Utara (Protap), Provinsi Kepulauan Nias, Kabupaten Simalungun Hataran, dan Kabupaten Pantai Barat Mandailing. Keempat RUU itu sudah keluar ampresnya dan sudah dibahas […]

  • PT.PSU Serobot Lahan di Batang Natal, DPRDSU Diminta Turun Tangan

    PT.PSU Serobot Lahan di Batang Natal, DPRDSU Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga Desa Muara Parlampungan, Rantobi, Aek Manggis dan Adangkahan di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina) meminta DPRD Sumatera Utara turun lansung ke lokasi PT. Perkebunan Sumatera Utara (PT.PSU). Pasalnya, masyarakat di empat desa itu saat ini kondisi resah atas penyerobotan lahan yang diduga dilakukan oleh PT.PSU. Warga mengklaim perusahaan […]

  • Shooting di Tapsel, Dimas Anggara Perani Lafran Pane di Film “Demi Waktu”

    Shooting di Tapsel, Dimas Anggara Perani Lafran Pane di Film “Demi Waktu”

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPSEL (Mandailing Online) – Aktor Dimas Anggara didaulat memerankan sosok pendiri HMI di film “Demi Waktu”. Film “Demi Waktu” memulai shooting perdana di Desa Pangurabaan, Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumut, Rabu (9/10), kampung kelahiran Prof. Lafran Pane. Film yang skenarionya ditulis oleh Jujur Prananto ini digarap oleh sutradara film “Habibie Ainun”, Faozan Rizal ini menceritakan […]

expand_less