Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meradang. Kebun plasma kelapa sawit yang dijanjikan PT Gruti Pratama Lestari (GPL), hingga kini tak kunjung terealisasi.

Warga meradang, anggota dewan tak tinggal diam. Komisi II DPRD Madina lantas memanggil pihak perkebunan, kenapa kebun plasma untuk masyarakat tak kunjung direalisasikan.

Pada pertemuan di Kantor DPRD Madina, Panyabungan, Rabu (09/02/2011), akhirnya terungkap, belum kebun plasma untuk masyarakat belum terealisasi karena lahan yang dimiliki PT GPL, kurang.

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Madina Ali Makmur Nasution didampingi Wakil Ketua Sofian Edi Syahputra, Sekretaris Erwin Effendi Lubis.

Kemudian Anggota Komisi II Syariful Sarling, Ilyas Siswadi, Ahmad Riadi Husnan, Zulkarnaen Nasution dan Zulfahri Batubara. Sedangkan PT GPL diwakili Manajer Perkebunan Sudiono.

Menjawab pertanyaan anggota dewan, Sudiono mengaku pihak perusahaan tidak bisa merealisasikan kebun plasma kepada masyarakat Sinunukan karena lahan yang mereka miliki kurang.

Pasalnya, dari 10.000 ha izin lokasi yang diusulkan pihak PTGLP Tahun 1999 silam, pihak perusahaan hanya mendapat izin HGU seluas 3.795, 04 ha.

Rinciannya, untuk tanaman menghasilkan 1.720 ha dan tanaman belum menghasilkan 1.832 ha yang arealnya termasuk sungai, jalan dan pemukiman.

Untuk merealisasikan kebun plasma kepada masyarakat, PT GPL juga pernah mengajukan permohonan untuk penambahan luas lahan sebanyak 1.500 ha.

Namun permohonan itu tidak disetujui pemerintah daerah. Malah izin diberikan kepada PTPN IV. Saat ini PT GPL hanya memiliki lahan yang belum ditanam seluas 68, 67 ha.

Ketua Komisi II DPRD Madina Ali Makmur Nasution usai melakukan rapat dengan pihak PT GPL mengatakan, pihaknya segera melaksanakan cek lapangan ke perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

“Mengenai tidak adanya lahan plasma yang diberikan perusahaan kepada masyarakat Sinunukan, pihak perusahaan mengatakan bersedia membangun plasma untuk masyarakat apabila ada lahan dan diberikan kepada pihak perusahaan untuk dikelola,” jelasnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakukan Penyerangan, Dua Ustadz Jadi Tersangka

    Lakukan Penyerangan, Dua Ustadz Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam mendatangi Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Informasi diperoleh Tribun di Polresta Medan menyebutkan, kedatangan puluhan ormas islam ini lantaran ada dua orang ustadz yang dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Medan. Menurut sumber di kepolisian, dua orang ustadz yang ditetapkan sebagai tersangka adalah ustadz IS dan SU. […]

  • Kebudayaan Mandailing Diambang Kepunahan

    Kebudayaan Mandailing Diambang Kepunahan

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Budayawan Mandailing, Askolani Nasution mengungkapkan banyak entitas kebudayaan Mandailing, khususnya di Mandailing Natal yang diambang kepunahan. Itu dikatakan Askolani saat menjadi narasumber Talkshow “Refleksi Dan Rekomendasi 20 Tahun Kabupaten Mandailing Natal” di Abara Hotel, Panyabungan, Minggu (10/3/2019). Askolani tampil dengan naskah “Wajah Kebudayaan Mandailing Kekinian”. Mencuatkan persoalan kian punahnya entitas kebudayaan […]

  • Tapsel alami defisit Rp92 M

    Tapsel alami defisit Rp92 M

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Mahasiswa sebagai kaum intelektual muda, diminta untuk berpikir jernih melihat kondisi anggaran daerah Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) yang mengalami defisit Rp92 miliar. Hal itu disampaikan Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu. Dijelaskan, persoalan defisit Rp92 miliar ini merupakan masalah pelik yang penyelesaiannya butuh waktu panjang, pikiran dan tenaga. “Karenanya dibutuhkan kesadaran dan kebersamaan seluruh […]

  • Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Episentrum Mandailing   Di banyak daerah, bandara sering dipahami sebagai simbol kemajuan. Runway dibangun, terminal diresmikan, dan harapan pun ikut lepas landas. Namun, ada satu kenyataan yang kerap datang belakangan: pesawat tidak otomatis mengikuti. Bandara bisa berdiri megah, tapi tetap sunyi. Ketika satu rute saja masih sepi, apalagi tambah dua-tiga trayek maskapai […]

  • Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

    Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Guru honorer di SMPN 1 Sawit Sebrang, Budiono (43) ditangkap polisi dari rumahnya di Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, kemarin (20/12). Budiono diduga menipu 20 tenaga honorer. Di kantor polisi, Budiono mengaku sebagai perantara, menjanjikan hingga membantu Edi dan Riswandi memalsukan Surat Keputusan (SK) PNS bagi para korbannya, sejak awal 2010. […]

  • KEUTAMAAN BULAN RAMADAN

    KEUTAMAAN BULAN RAMADAN

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih  sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al Qur’an diturunkan. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman, شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan […]

expand_less