Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meradang. Kebun plasma kelapa sawit yang dijanjikan PT Gruti Pratama Lestari (GPL), hingga kini tak kunjung terealisasi.

Warga meradang, anggota dewan tak tinggal diam. Komisi II DPRD Madina lantas memanggil pihak perkebunan, kenapa kebun plasma untuk masyarakat tak kunjung direalisasikan.

Pada pertemuan di Kantor DPRD Madina, Panyabungan, Rabu (09/02/2011), akhirnya terungkap, belum kebun plasma untuk masyarakat belum terealisasi karena lahan yang dimiliki PT GPL, kurang.

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Madina Ali Makmur Nasution didampingi Wakil Ketua Sofian Edi Syahputra, Sekretaris Erwin Effendi Lubis.

Kemudian Anggota Komisi II Syariful Sarling, Ilyas Siswadi, Ahmad Riadi Husnan, Zulkarnaen Nasution dan Zulfahri Batubara. Sedangkan PT GPL diwakili Manajer Perkebunan Sudiono.

Menjawab pertanyaan anggota dewan, Sudiono mengaku pihak perusahaan tidak bisa merealisasikan kebun plasma kepada masyarakat Sinunukan karena lahan yang mereka miliki kurang.

Pasalnya, dari 10.000 ha izin lokasi yang diusulkan pihak PTGLP Tahun 1999 silam, pihak perusahaan hanya mendapat izin HGU seluas 3.795, 04 ha.

Rinciannya, untuk tanaman menghasilkan 1.720 ha dan tanaman belum menghasilkan 1.832 ha yang arealnya termasuk sungai, jalan dan pemukiman.

Untuk merealisasikan kebun plasma kepada masyarakat, PT GPL juga pernah mengajukan permohonan untuk penambahan luas lahan sebanyak 1.500 ha.

Namun permohonan itu tidak disetujui pemerintah daerah. Malah izin diberikan kepada PTPN IV. Saat ini PT GPL hanya memiliki lahan yang belum ditanam seluas 68, 67 ha.

Ketua Komisi II DPRD Madina Ali Makmur Nasution usai melakukan rapat dengan pihak PT GPL mengatakan, pihaknya segera melaksanakan cek lapangan ke perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

“Mengenai tidak adanya lahan plasma yang diberikan perusahaan kepada masyarakat Sinunukan, pihak perusahaan mengatakan bersedia membangun plasma untuk masyarakat apabila ada lahan dan diberikan kepada pihak perusahaan untuk dikelola,” jelasnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak dapat disangkal, bahwa Mandailing Natal (Madina) saat ini berada dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Pragmatisme terlihat begitu kuat  mencengkram menghujam. Mengalahkan kearifan, kecerdasan, keikhlasan. Itu tentu membutuhkan penanganan serius. Dan, Pilkada Madina 2024 dianggap menjadi harapan menghasilkan figur yang pas dan tepat menyelamatkan serta membawa Madina ke arah yang lebih baik, terutama di sektor […]

  • SI OLO-OLO

    SI OLO-OLO

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Adong sada carito. Ninna najolo ni najolo, dompak sihim dope panganon ni kudo, adong mada sada bayo ama na lobi malo marcarito. Ning ia, i sada maso kehe mada sada bayo tu sabania get mamuro. Bo, ngadiambang-ambang boto, pasuo mada ia dohot sada bayo alak na ro sian Padang Mandepo. Alakna boto na ringgasan mangomo […]

  • Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Pengurus Besar Forum Masyarakat Peduli Naga Juang (PB FMPNJ) terbentuk. Forum ini merupakan wadah yang menghimpun dan menggerakkan potensi-potensi yang ada di Kecamatan Naga Juang maupun di luar Naga Juang. Sebagai sebuah organisasi, FMPNJ bertujuan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan anggota, masyarakat serta membuka lapangan kerja dalam […]

  • Pemilih Malas ke TPS Karena Minim Politik Uang

    Pemilih Malas ke TPS Karena Minim Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Faktor utama pemilih malas datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya di Pilkada Madina 2015 ditengarai akibat minimnya politik uang. Sejumlah warga di Kecamatan Tambangan, Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan Timur dan Kecamatan Panyabungan Selatan mengaku tak sudi mencoblos karena tak ada tim pemenangan calon bupati yang datang membawa uang. “Malas lah, tak […]

  • Uning-uningan ni Ompunta (1)

    Uning-uningan ni Ompunta (1)

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Orang Mandailing menyebut musik tradisional mereka dengan ungkapan “uninguningan di ompunta na parjolo sundut i”. Artinya, seni musik dari para leluhur, yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi musik yang cukup terkenal dari Mandailing adalah seni pertunjukan gordang sambilan dan gondang boru (*1 yang dimainkan pada berbagai upacara adat dan ritual. Pada horja siriaon […]

  • Menanti Sikap Tegas Indonesia Soal Muslim Uighur

    Menanti Sikap Tegas Indonesia Soal Muslim Uighur

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Laporan-laporan soal kondisi mengenaskan Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, Cina, yang mengalami penahanan dalam kamp-kamp reedukasi di Xinjiang terus bermunculan. Belakangan ini, sejumlah media internasional mengungkapkan, Pemerintah Cina mempekerjakan paksa para tahanan etnis Uighur dan Kazakhs di kamp-kamp reedukasi tersebut. Wilayah Xinjiang yang terletak di bagian utara Cina dihuni oleh mayorits Muslim dari etnis […]

expand_less