Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meradang. Kebun plasma kelapa sawit yang dijanjikan PT Gruti Pratama Lestari (GPL), hingga kini tak kunjung terealisasi.

Warga meradang, anggota dewan tak tinggal diam. Komisi II DPRD Madina lantas memanggil pihak perkebunan, kenapa kebun plasma untuk masyarakat tak kunjung direalisasikan.

Pada pertemuan di Kantor DPRD Madina, Panyabungan, Rabu (09/02/2011), akhirnya terungkap, belum kebun plasma untuk masyarakat belum terealisasi karena lahan yang dimiliki PT GPL, kurang.

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Madina Ali Makmur Nasution didampingi Wakil Ketua Sofian Edi Syahputra, Sekretaris Erwin Effendi Lubis.

Kemudian Anggota Komisi II Syariful Sarling, Ilyas Siswadi, Ahmad Riadi Husnan, Zulkarnaen Nasution dan Zulfahri Batubara. Sedangkan PT GPL diwakili Manajer Perkebunan Sudiono.

Menjawab pertanyaan anggota dewan, Sudiono mengaku pihak perusahaan tidak bisa merealisasikan kebun plasma kepada masyarakat Sinunukan karena lahan yang mereka miliki kurang.

Pasalnya, dari 10.000 ha izin lokasi yang diusulkan pihak PTGLP Tahun 1999 silam, pihak perusahaan hanya mendapat izin HGU seluas 3.795, 04 ha.

Rinciannya, untuk tanaman menghasilkan 1.720 ha dan tanaman belum menghasilkan 1.832 ha yang arealnya termasuk sungai, jalan dan pemukiman.

Untuk merealisasikan kebun plasma kepada masyarakat, PT GPL juga pernah mengajukan permohonan untuk penambahan luas lahan sebanyak 1.500 ha.

Namun permohonan itu tidak disetujui pemerintah daerah. Malah izin diberikan kepada PTPN IV. Saat ini PT GPL hanya memiliki lahan yang belum ditanam seluas 68, 67 ha.

Ketua Komisi II DPRD Madina Ali Makmur Nasution usai melakukan rapat dengan pihak PT GPL mengatakan, pihaknya segera melaksanakan cek lapangan ke perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

“Mengenai tidak adanya lahan plasma yang diberikan perusahaan kepada masyarakat Sinunukan, pihak perusahaan mengatakan bersedia membangun plasma untuk masyarakat apabila ada lahan dan diberikan kepada pihak perusahaan untuk dikelola,” jelasnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (1)

    Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (1)

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PENGANTAR Sejumlah penggiat kebudayaan aktivis mahasiswa, pemuda dan tokoh masyarakat yang berasal dari Mandailing pada awal bulan Januari 2013 lalu menggelar pertemuan untuk membahas seputar persoalan kebudayaan Mandailing dan rencana penyelenggaraan “Kongres Kebudayaan Mandaling” di Jakarta. Salah seorang diantaranya, M. Syurbainy (Beny) Nasution Ketua Pengurus Harian Saroha Foundation yang akrab disapa Benas, mengungkapkan alasan rencana […]

  • Karang Taruna Madina Galang Dana Untuk Pengungsi Rohingya

    Karang Taruna Madina Galang Dana Untuk Pengungsi Rohingya

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan penggalangan dana di Panyabungan untuk membantu pengungsi Rohingya. Penggalangan dana  ini dilaksanakan  selama 4 hari sejak Kamis hingga Minggu (28-32/5).  Aksi sosial penggalangan sumbangan kemanusiaan dilakukan di berbagai lokasi Panyabungan, yakni Pasar Lama, Pasar Baru, persimpangan jalan protokol. Kotak sumbangan juga diedarkan ke toko-toko di […]

  • Harga Beras di Madina Naik

    Harga Beras di Madina Naik

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Kenaikan harga beras tidak hanya terjadi di kota besar saja, di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Harga beras kualitas menengah seperti jenis IR64 dari harga Rp 345 ribu per karung nya menjadi Rp.380 ribu.  Mengalami kenaikan sampai Rp.35 ribu per karung nya.  Untuk per kilonya, pedagang menjul Rp. 120 ribu […]

  • Warga Rantobaek Antusias Ikuti Vaksinasi

    Warga Rantobaek Antusias Ikuti Vaksinasi

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    RANTOBAEK (Mandailjng Online) – Sebanyak 164 warga Kecamatan Rantobaek Kabupaten Mandailing Natal mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada Jumat (24/9). Kegiatan vaksinasi dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Simpang Talap sebanyak 115 orang dan Desa Dua Sepakat sebanyak 49 orang. Demikian disampaikan Camat Rantobaek H. Zulhan yang dihubungi Mandailing Online melalui telepon seluler terkait pelaksanaan kegiatan vaksinasi […]

  • Pemkab Gratiskan 25 Kios Parbukoan

    Pemkab Gratiskan 25 Kios Parbukoan

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS-Untuk membantu masyarakat khususnya pedagang makanan dan minuman (mamin) berbuka puasa, dan untuk membuat suasana kota terlihat tertib, rapi, dan lalu-lintasnya lancar, Plt Bupati Padang Lawas (Palas) membuat satu kebijakan yang sangat positif.. Sejak hari pertama dan 15 hari ke depan di bulan Ramadan, Pemkab Palas membuka 25 kios tempat parbukoan, yang dipusatkan di Lapangan […]

  • Jika 11 Ranperda Gagal, Pembangunan Bisa Melambat

    Jika 11 Ranperda Gagal, Pembangunan Bisa Melambat

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Pemkab Mandailing Natal (Madina) Alamulhaq Daulay SH mengaku belum mengetahui terjadinya penundaan pembahasan 11 Ranperda di DPRD Madina. “Saya belum mengetahui adanya penundaan itu, namun yang jelas saat ini 11 ranperda itu telah kita serahkan kepada Baleg DPRD Madina, sekarang tergantung orang itu,” kata Alamulhaq, Selasa […]

expand_less