Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Musim Badai, Harga Ikan Laut Melonjak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 2 Sep 2012
  • print Cetak

pasar keliling panyabungan 020912PANYABUNGAN (MO) – Dalam dua pekan terekhir harga ikan laut di pasar-pasar tradisional Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melonjak luar biasa. Di akhir Ramadan harga masih di kisaran Rp.18.000 per Kg menjadi Rp.35.000 per Kg.

Para pedagang menjelaskan, lonjakan harga ikan laut tersebut akibat menurunnya jumlah tangkapan ikan oleh nelayan pengaruh musim badai dan terang bulan, sehingga banyak nelayan yang tidak melaut.

Suhardi, pedagang ikan laut di Pasar Lama Panyabungan, Minggu (2/9) mengungkapkan, pelonjakan harga itu justru sangat memberatkan pedagang karena berdampak pada tingkat penjualan.

Kenaikan harga menyebabkan terjadinya kelesuan daya beli konsumen, sementara tingkat keuntungan tetap tak terlalu naik meski harga melambung.

Variasi harga, lanjut Suhardi, antar lain untuk jenis gambolo dari Rp.18.000 menjadi Rp.35.000 per Kg, jenis dencis dari Rp.22.000 menjadi Rp.40.000 per Kg.

“Harga terus naik yang dimulai menjelang hari Raya Idul Fitri kemarin, hingga sekarang belum ada tanda-tanda penurunan harga. Ini akibat cuaca yang ekstrim, disamping hasil tangkapan menurun juga banyak nelayan tidak melaut sehingga pasokan ikan menipis,” katanya.

Hal senada juga disampikan nelayan bernama Rusdi, warga Natal, dia mengakui dalam dua minggu terakhir banyak nelayan tidak melakukan aktivitasnya menangkap ikan di laut disebabkan pengaruh cuaca.

“Sebetulnya dari tidak melautnya kita memang sangat berdampak pada perekonomian keluarga, akan tetapi mau bagaimana lagi, untuk menjaga keselamatan terpaksa kita tidak melaut, walupun memang ada juga yang melaut,” katanya.

Rina salah seorang ibu rumah tangga mengatakan, melonjaknya harga ikan laut membuat dia harus mengurangi pembelian ikan laut dan beralih kepada ikan tawar.

“Karena harga ikan laut saat ini sedang naik tajam, saya beralih kepada ikan air tawar untuk menghindari pengeluaran yang berlebihan, sebab uang belanjaanpun tidak naik diberikan suami,” ujarnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKL “Pejuang Kesejahteraan Lokal”

    PKL “Pejuang Kesejahteraan Lokal”

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Supardi S.H.I Founder Business Owners Community-Panyabungan     PKL singkatan Pedagang Kaki Lima, pedagang yang memajang dagangan di pinggir jalan. Disebut pedagang kaki lima mungkin karena selama ini – kalau anda pelaku pedagang kaki lima – harus punya banyak kaki agar mudah berlari menyelamatkan dagangan ketika terkena penggusuran. PKL bukan Sampah Visual Setiap kali […]

  • Lagi MCK Dana Desa di Batang Gadis Jae Bertahun Tak Berfungsi

    Lagi MCK Dana Desa di Batang Gadis Jae Bertahun Tak Berfungsi

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Bertahun tahun, bangunan MCK di Desa Batang Gadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal tak terawat bahkan tak berfungsi, padahal MCK tersebut dibangun dari Dana Desa tahun 2020 lewat. Dari hasil investigasi, kondisi bangunan MCK saat ini di tutupi rumput liar, kondisi MCK sendiri tidak miliki air sebagai mana fungsinya […]

  • Sepekan Ajaran Baru, Pedagang  Kebutuhan Sekolah Kebanjiran Omset

    Sepekan Ajaran Baru, Pedagang Kebutuhan Sekolah Kebanjiran Omset

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Meski telah sepekan tahun ajaran baru telah berjalan, para pedagang alat tulis dan buku tetap kebanjiran omset, sejumlah toko buku dan alat tulis di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terlihat ramai pembeli, omset pedagang pun meningkat drastis. Nur Aini Lubis salah seorang grosir buku dan alat tulis […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 16)

    MARSIDAO-DAO (episode 16)

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I kotu Isya, i ginjang sajadah tarlolot Si Siti marsujud kamindil. Dung salose sumbayang, lao ia tu dapur na giot pature mangan ni alai sabagas. Si Poso dohot Si Pikeok tonga mangapil parsiajaran i pantar tonga. Ngada sajia onok muli amang ni alai tingon musojid. Isangkotkonsa kupiana i labang […]

  • Dr. Radjamin Nasution Walikota Pertama Surabaya

    Dr. Radjamin Nasution Walikota Pertama Surabaya

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Namanya dr. Radjamin Nasution, gelar Sutan Kumala Pontas, lahir di Barbaran Julu, Panyabungan Barat, Mandailing Natal, Sumatera Utara tanggal 15 Agustus 1892. Di Surabaya, Radjamin Nasution termasuk bumiputera yang berpendidikan tinggi. Naluri dan jalan pikirannya bangkit. Apalagi ia menyadari bahwa tinggal dan berkeluarga di tempat kelahiran sobatnya, dr. Soetomo. Radjamin mulai menyingsingkan lengan baju, memulai […]

  • Banjir Setengah Badan Truk

    Banjir Setengah Badan Truk

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu truk melintasi banjir di Desa Balimbing, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021). Sekitar 200 rumah terbenam di desa ini menyusul luapan Sungai Batang Natal akibat curah hujan yang kontiniu dalam beberapa hari terakhir. Foto: Muhammad Yusuf

expand_less