Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

106 Kades se-Madina Dilantik 30 Desember

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak

MADINA- Sebanyak 106 kepala desa (Kades) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bakal dilantik pada 30 Desember mendatang. Sekitar 95 orang di antaranya merupakan hasil pilkades yang dilaksanakan beberapa bulan lalu, sedangkan 11 kades lainnya karateker atas desa yang baru dimekarkan.
Demikian disampaikan Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofian Batubara MM melalui Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Ridwan Efendi Daulay SStp, saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Rabu (22/12).
“Kades yang dilantik sesuai hasil Pilkades berjumlah 95 orang sedangkan 11 orang lainnya menjadi karateker untuk desa yang baru dimekarkan,” kata Ridwan
Ridwan menambahkan, seharusnya pilkades tahun ini dihelat di lebih dari 100an desa. Namun, masih ada beberapa desa yang menyatakan belum siap untuk melakukan Pilkades. “Untuk desa yang belum bisa melakukan pilkades tahun ini, padahal masa kades sebelumnya telah habis maka akan kita bentuk kades karateker untuk desa tersebut. Dan karateker diberikan waktu maksimal selama 1 tahun untuk mengantarkan pilkades,” lanjutnya.
Dari pilkades di 95 desa itu, sambung Ridwan, ada beberapa desa yang masih bermasalah. Mulai dari hasil ataupun lembaga-lembaga di perangkat desa, seperti BPD, LMD dan lain sebagainya. Lalu, bagi desa yang masih bermasalah maka bagian pemdes akan turun ke lapangan untuk memastikan apakah kades terpilih bisa mengikuti pelantikan atau tidak.
“Kita masih melakukan peninjauan di lapangan atas hasil pilkades di beberapa desa. Sebab, masih ada beberapa desa yang belum final, karena masih bermasalah dalam pelaksanaan pilkades. Bila terbukti bermasalah maka pelantikan bagi desa yang masih bermasalah itu akan dibatalkan. Dan ini akan kita pastikan untuk beberapa hari ke depan mengingat pelantikan hanya tinggal sepekan,” ujar Ridwan.
Menanggapi persoalan pilkades di Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan, yang membagikan uang sebesar Rp10 ribu kepada seluruh pemilih untuk memberikan hak suaranya, Ridwan mengaku, itu merupakan peraturan yang telah disetujui oleh seluruh panitia pilkades. Dan dari laporan yang diterima tak ada satupun kandidat kades yang menyatakan keberatan karena uang yang diberikan tersebut hanya sebagai motivasi bagi masyarakat agar memberikan hak suaranya.
“Itu merupakan persetujuan dari panitia bersama kandidat kades dan tak ada satupun kandidat yang keberatan. Uang itu diberikan kepada pemilih sebagai alat perangsang kepada pemilih agar tercipta pilkades yang demokratis,” pungkas Ridwan. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Giring Dua Truk Pengangkut Kayu ke Polsek Ranah Batahan

    Warga Giring Dua Truk Pengangkut Kayu ke Polsek Ranah Batahan

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Dua truk bermuatan kayu gelondongan ditangkap warga dan menggiringnya ke Polsek Ranah Batahan, Jum’at (9/9/2022). Truk itu digiring puluhan warga ke kantor Polsek Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Jum’at malam. Kayu-kayu itu diduga ditebangi secara ilegal di kawasan sepanjang Sungai Batang Batahan, Kecamatan Ranah Batahan. Penangkapan truk […]

  • Bupati Madina Pertahankan Pejabat Korup

    Bupati Madina Pertahankan Pejabat Korup

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Janji-janji Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution memberantas korupsi mulai memperlihatkan sebagai janji kosong. “Buktinya, hingga kini Kadis Kelautan dan Perikanan masih aman menjabat padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Mawardi Borotan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (14/7). Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Zamaluddin Nasution sudah hampir setahun ditetapkan sebagai […]

  • Harga Karet Turun Lagi, Pangguris Kembali Terpukul

    Harga Karet Turun Lagi, Pangguris Kembali Terpukul

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet alam turun lagi di Mandailing Natal dalam  dua pekan terakhir. Pantauan penjualan di pertimbangan Gunung Tua Iparbondar, Panyabungan, Kamis (31/3/2017), harga terrendah karet alam berada di kisaran Rp 8.200 per Kg, tertinggi sekitar Rp 9.000 per Kg. Harga itu melorot dari pekan sebelumnya yang masih bertengger di kisaran Rp9.000 […]

  • Songsong 1 Muharram, Pawai Obor dan Tablig Akbar Berlangsung Besok Malam

    Songsong 1 Muharram, Pawai Obor dan Tablig Akbar Berlangsung Besok Malam

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyambut 1 Muharram 1441 Hijriah, Pawai Obor dan Tablig Akbar akan dilangsungkan di Mandailing Natal, besok, Sabtu malam (31/8/2019). Lokasinya dipusatkan di dua lokasi, yakni di Panyabungan dan Sinunukan, dengan waktu yang bersamaan. Berdasar jadwal yang tetapkan panitia, pawai obor di Panyabungan dilangsungkan ba’da Isya sekira pukul 20.00 WIB. Pawai obornya […]

  • Meresahkan, Gelondongan Emas Harus Dilarang Beroperasi di Pemukiman

    Meresahkan, Gelondongan Emas Harus Dilarang Beroperasi di Pemukiman

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Gelondongan emas  PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gelondongan emas yang sudah menjamur di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal sudah sangat meresahkan masyarakat. Tak hanya di pinggiran pemukiman, malah sangat bebas di tengah-tengah pemukiman warga. Pemerintah daerah didesak untuk melakukan pelarangan, sebab dampak mercuri yang dihasilkan gelondongan emas ini akan membawa malapeteka bagi tubuh manusia di masa […]

  • Tuntutan Belum Terpenuhi, Para Guru SMA Negeri 3 Panyabungan Mogok Mengajar

    Tuntutan Belum Terpenuhi, Para Guru SMA Negeri 3 Panyabungan Mogok Mengajar

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Sejumlah guru PNS dan honorer SMA Negeri 3 Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) melakukan aksi mogok mengajar, Rabu (19/4/2017). Aksi mogok ini merupakan lanjutan dari aksi unjukrasa para guru dan pelajar pada Senin lalu menuntut Kepala Sekolah SMA Negeri  3 Panyabungan, Doharni Siregar diganti. Aksi mogok ini berlangsung akibat tidak adanya hasil […]

expand_less