Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
  • print Cetak

Ivan Iskandar Batubara. Foto: ist

Tak dapat disangkal, bahwa Mandailing Natal (Madina) saat ini berada dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Pragmatisme terlihat begitu kuat  mencengkram menghujam. Mengalahkan kearifan, kecerdasan, keikhlasan.

Itu tentu membutuhkan penanganan serius.

Dan, Pilkada Madina 2024 dianggap menjadi harapan menghasilkan figur yang pas dan tepat menyelamatkan serta membawa Madina ke arah yang lebih baik, terutama di sektor ekonomi dan sosial plus pemerintahan yang baik berwibawa.

Setidaknya itulah hipotesa dan analisis dari Ludfan Nasution, S.Sos, seorang tokoh pemikir di Madina, Sumatera Utara.

Dalam pandangan Ludfan, figur Ivan Iskandar Batubara dianggap memiliki integritas, kapasitas dan kapabilitas yang sinkron dengan problematika daerahnya.

Berikut kupasan Ludfan Nasution yang dikirim kepada redaksi Mandailing Online, Rabu (20/3/2024) yang kami sajikan secara utuh tidak diedit:

Saya pernah beberapa kali bincang-bincang dengan pengusaha Ivan Iskandar Batubara yang kemudian mendapat gelar adat Patuan Perimpunan Gomgom Mandailing. Saya mencatat beberapa poin buah pikirannya. Ada satu yang prinsipil. Menurutnya, seseorang mestinya dihargai bukan karena apa yang dimiliki dan dibaginya, melainkan bedasarkan kapasitas seutuhnya (integritas), terutama karena kearifan, pemikiran dan budi pekertinya.

Nah, kalau pertanyaannya, bagaimana pandangan dan pendapat saya terhadap Patuan Gomgom yang sudah muncul di bursa balon Bupati Madina?

Begini:
Semua tokoh yang punya integritas baik dan kuat itu, layak dan laik untuk jadi bupati.

Bahkan, ada tokoh yang justru berstatus “wajib jadi bupati” apabila integritas, kapasitas dan kapabilitas yang bersangkutan sinkron (matching) dengan problematika daerahnya.

Makanya, nanti muncul istilah “dosa pilihan”. Seorang Ivan Batubara dalam. Konteks Pilkada Madina 2024, punya pilihan sulit: “dosa besar” atau “dosa kecil”.

Bila tak jadi bupati, itu dosa besar. Bila jadi bupati, itu dosa kecil, lebih ringan.

Logikanya, Ivan Batubara pasti menghindari dosa besar.

Namun, hal-hal ideologis itu pun harus berhadapan dengan fakta sosial-politik dan sosial-ekonomi masyarakat Madina hari ini.

Saya melihat kondisi masyarakat hari ini semakin buruk. Mulai dari tak peduli pada sejarah, kebaikan yang ada di masa lalu, termasuk utang jasa. Parah kan?

Lebih parah lagi, jika masyarakat pun tidak peduli pada arah dan gambaran masa depan, tidak penting kebaikan apa yang bisa didapatkan dan diberikannya nanti. Ini kondisi yang frustrasi (putus asa).

Lebih parah lagi, masyarakat sangat pragmatis, pertimbangan nilainya tidak lagi berdasarkan baik-buruk, sekedar nilai guna saat itu.

Ludfan Nasution

Nah, Pemilu 2024 sudah menjadi lukisan nyata tentang karakteristik masyarakat Madina. Dalam analisis saya, sebagian besar masyarakat Madina hari ini sudah tidak lagi menghiraukan hitungan masa lalu dan masa depan, yang penting harus mendapat sesuatu hari ini terlepas dari pertimbangan baik-buruk. Yang penting dapat uang, tak peduli itu uang haram atau uang halal.

Saya kira, kondisi Madina sudah segila itu.

Nah, menurut saya, hanya ketokohan Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing yang cukup tangguh untuk dapat memahami, siap memasuki dan mampu mengatasi kondisi masyarakat Madina yang segila itu.

Jadi, pendapat saya, Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing “wajib”  jadi Bupati Madina dan itulah caranya menghindari “dosa besar” dalam politik lokal Madina hari ini.***

Dihantar: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menolak menandatangani dokumen tentang batas baru Kabupaten Madina-Kabupaten Tepsel. Penolakan itu sebagai bentuk keberatan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana penetapan batas wilayah antara Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan Madina. Rencana penetapan batas wilayah dua kabupaten yang berada […]

  • Dorong Swasembada Pangan, H. Awaluddin Nasution Serahkan Alat Bantu Panen Padi

    Dorong Swasembada Pangan, H. Awaluddin Nasution Serahkan Alat Bantu Panen Padi

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sebagai upaya mendorong swasembada pangan di Mandailing Natal (Madina), anggota DPRD dari Fraksi PKS H. Awaluddin Nasution menyerahkan alat bantu panen padi kepada Poktan Mawar di Siabu, Jumat (15/1).   Peliput: Jakfar

  • Biaya Melimpah Untuk Menikah

    Biaya Melimpah Untuk Menikah

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pernikahan merupakan salah satu tahap dalam hidup setiap manusia. Sebagai bentuk kasih-sayang antar laki-laki terhadap perempuan, ikatan pernikahan dilakukan berdasar ajaran setiap agama dan Negara. Dalam Undang-undang tentang Perkawinan disebutkan, suatu perkawinan dapat dinyatakan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaan pasangan yang melakukan pernikahan. Suatu pernikahan wajib dicatat oleh Negara. Bagi warga […]

  • Strategi Pendidikan Islam, Jamin Kualitas Generasi

    Strategi Pendidikan Islam, Jamin Kualitas Generasi

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dinnar Fitriani Susanti Pengamat Kebijakan Publik Dalam kegiatan Forum Pemangku Kepentingan Daerah (FPKD) oleh Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Samarinda dibahas satu program. Program tersebut merupakan Penggerak Sekolah Provinsi Kaltim yang bertajuk “Membangun Komitmen Bersama Meningkatkan Mutu Pendidikan”.(https://kaltim.akurasi.id/news/peningkatan-mutu-pendidikan-melalui-sekolah-penggerak-kaltim/) Bongkar Pasang […]

  • IAIN Sumut Masih Tunggu Izin Jadi UIN

    IAIN Sumut Masih Tunggu Izin Jadi UIN

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara masih menunggu izin dari pusat terkait rencana perguruan tinggi agama Islam itu berubah status menjadi Universitas Islam Negeri. Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis di Medan, Sabtu, menyebutkan, pihaknya sudah menyampaikan berkas-berkas usulan perubahan tersebut ke Bappenas dan Kementerian PAN. […]

  • Pilkada 2024, Pedagang di Madina Harapkan Perubahan

    Pilkada 2024, Pedagang di Madina Harapkan Perubahan

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Dimomen pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), seperti beberapa pedagang tradisional Pasar Baru Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, mengharapkan perubahan Madina kedepan. Selain memberikan perubahan, beberapa pedagang juga mengharapkan calon bupati dan wakil bupati ini dapat membawa harapan baru untuk Madina. Mereka beralasan, ditengah tingginya harga beberapa kebutuhan […]

expand_less