Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
  • print Cetak

Ivan Iskandar Batubara. Foto: ist

Tak dapat disangkal, bahwa Mandailing Natal (Madina) saat ini berada dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Pragmatisme terlihat begitu kuat  mencengkram menghujam. Mengalahkan kearifan, kecerdasan, keikhlasan.

Itu tentu membutuhkan penanganan serius.

Dan, Pilkada Madina 2024 dianggap menjadi harapan menghasilkan figur yang pas dan tepat menyelamatkan serta membawa Madina ke arah yang lebih baik, terutama di sektor ekonomi dan sosial plus pemerintahan yang baik berwibawa.

Setidaknya itulah hipotesa dan analisis dari Ludfan Nasution, S.Sos, seorang tokoh pemikir di Madina, Sumatera Utara.

Dalam pandangan Ludfan, figur Ivan Iskandar Batubara dianggap memiliki integritas, kapasitas dan kapabilitas yang sinkron dengan problematika daerahnya.

Berikut kupasan Ludfan Nasution yang dikirim kepada redaksi Mandailing Online, Rabu (20/3/2024) yang kami sajikan secara utuh tidak diedit:

Saya pernah beberapa kali bincang-bincang dengan pengusaha Ivan Iskandar Batubara yang kemudian mendapat gelar adat Patuan Perimpunan Gomgom Mandailing. Saya mencatat beberapa poin buah pikirannya. Ada satu yang prinsipil. Menurutnya, seseorang mestinya dihargai bukan karena apa yang dimiliki dan dibaginya, melainkan bedasarkan kapasitas seutuhnya (integritas), terutama karena kearifan, pemikiran dan budi pekertinya.

Nah, kalau pertanyaannya, bagaimana pandangan dan pendapat saya terhadap Patuan Gomgom yang sudah muncul di bursa balon Bupati Madina?

Begini:
Semua tokoh yang punya integritas baik dan kuat itu, layak dan laik untuk jadi bupati.

Bahkan, ada tokoh yang justru berstatus “wajib jadi bupati” apabila integritas, kapasitas dan kapabilitas yang bersangkutan sinkron (matching) dengan problematika daerahnya.

Makanya, nanti muncul istilah “dosa pilihan”. Seorang Ivan Batubara dalam. Konteks Pilkada Madina 2024, punya pilihan sulit: “dosa besar” atau “dosa kecil”.

Bila tak jadi bupati, itu dosa besar. Bila jadi bupati, itu dosa kecil, lebih ringan.

Logikanya, Ivan Batubara pasti menghindari dosa besar.

Namun, hal-hal ideologis itu pun harus berhadapan dengan fakta sosial-politik dan sosial-ekonomi masyarakat Madina hari ini.

Saya melihat kondisi masyarakat hari ini semakin buruk. Mulai dari tak peduli pada sejarah, kebaikan yang ada di masa lalu, termasuk utang jasa. Parah kan?

Lebih parah lagi, jika masyarakat pun tidak peduli pada arah dan gambaran masa depan, tidak penting kebaikan apa yang bisa didapatkan dan diberikannya nanti. Ini kondisi yang frustrasi (putus asa).

Lebih parah lagi, masyarakat sangat pragmatis, pertimbangan nilainya tidak lagi berdasarkan baik-buruk, sekedar nilai guna saat itu.

Ludfan Nasution

Nah, Pemilu 2024 sudah menjadi lukisan nyata tentang karakteristik masyarakat Madina. Dalam analisis saya, sebagian besar masyarakat Madina hari ini sudah tidak lagi menghiraukan hitungan masa lalu dan masa depan, yang penting harus mendapat sesuatu hari ini terlepas dari pertimbangan baik-buruk. Yang penting dapat uang, tak peduli itu uang haram atau uang halal.

Saya kira, kondisi Madina sudah segila itu.

Nah, menurut saya, hanya ketokohan Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing yang cukup tangguh untuk dapat memahami, siap memasuki dan mampu mengatasi kondisi masyarakat Madina yang segila itu.

Jadi, pendapat saya, Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing “wajib”  jadi Bupati Madina dan itulah caranya menghindari “dosa besar” dalam politik lokal Madina hari ini.***

Dihantar: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengerjaan Bahu Jalinsum di Madina

    Pengerjaan Bahu Jalinsum di Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu unit beko dan pekerja melakukan pekerjaan di bahu jalan raya jalur Lintas Tengah Sumatera di titik Dalan Lidang, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Selasa (1/11/2022). Pemerintah Indonesia saat ini sedang melakukan pemeliharaan jalan raya (preservasi) jalur Lintas Tengah Sumatera (jalinsum) di lintasan wilayah Mandailing Natal (Madina) yang dikerjakan PT Jaya Konstruksi. Menteri PUPR Basuki […]

  • Sengketa Lahan dengan PT ANJ Kelompok Tani Andalan Napa Datangi DPRD Tapsel

    Sengketa Lahan dengan PT ANJ Kelompok Tani Andalan Napa Datangi DPRD Tapsel

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Kelompok Tani Andalan Napa Kecamatan Angkola Selatan mendatangi DPRD Tapsel, di Padangsidimpuan, Selasa (7/2), untuk meminta dukungan moril penyelesaian sengketa lahan dengan PT Agri Nusatara Jaya (ANJ) Agri Siais. Meski sebelumnya kedua belah pihak yang bersengketa telah nelaukan upaya perdamaian yang dimediasi Polres, namun petani KTAN tetap mendatangi DPRD agar dilakukan mediasi lanjutan. Empat […]

  • Atasi Krisis Listrik PLN akan Bangun Gardu Induk di Panyabungan

    Atasi Krisis Listrik PLN akan Bangun Gardu Induk di Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. PLN akan membangun gardu induk di wilayah Panyabungan guna menambah daya di kawasan itu. Dengan pembangunan gardu induk ini, diharapkan kekurangan arus listrik yang selama ini terjadi dapat diatasi. “Jika gardu induk tersebut berdiri, kemungkinan besar tidak ada lagi terjadi gangguan kekurangan arus yang dialami setiap pelanggan yang berada di sekitar Panyabungan ini,” kata […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

  • Tunjangan Sertifikasi Dipotong

    Tunjangan Sertifikasi Dipotong

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kabar bahwa terjadi pemotongan tunjangan sertifikasi guru tampaknya bukan isapan jempol belaka. Hal tersebut bisa dilihat dari data yang dihimpun wartawan dari beberapa guru yang tak mau disebutkan namanya. Beberapa guru dari seribuan guru di Kabupaten Mandailing Natal yang menerima tunjangan sertifikasi, menyatakan tunjangan sertifikasi mereka kembali dipotong sebesar Rp 100 ribu per orang […]

  • Honor Kepdes di Madina Kemana? Sejak Januari Hingga Juni Belum Dicairkan Pemkab

    Honor Kepdes di Madina Kemana? Sejak Januari Hingga Juni Belum Dicairkan Pemkab

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak Januari hingga Juni 2016, honor para kepala desa dan aparat desa se Kabupaten Mandailing Natal entah dimana rimbanya. Pasalnya, selama rentang 6 bulan itu, para para kepala desa dan aparat desa belum menerima walau 1 rupiah. Lalu, kemana uang itu diperam? Fakta ini terungkap ketika puluhan kepala desa mendatangi kantor […]

expand_less