Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Snowden Bisa Kantongi Amnesti

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
  • print Cetak

WASHINGTON – Edward Snowden bakal bisa menikmati kebebasan. Kemarin (16/12) seorang pejabat Badan Keamanan Nasional (NSA) menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah mempertimbangkan amnesti terhadap pria 30 tahun tersebut. Syaratnya, Snowden harus berhenti membocorkan rahasia intelijen.

“Menurut saya, peluang itu (memberikan amnesti) layak dibahas lebih lanjut,” kata Richard Ledgett dalam wawancara dengan stasiun televisi CBS. Menurut dia, mengampuni Snowden akan mendatangkan kebaikan pada pemerintahan Presiden Barack Obama. Asalkan, Washington bisa memastikan bahwa si pembocor rahasia tersebut benar-benar berhenti mengumbar dokumen krusial intelijen.

Sebagai pejabat NSA yang bertanggung jawab menilai tingkat kebocoran rahasia intelijen, dia menjelaskan bahwa AS perlu segera membungkam Snowden. “Bagi saya, memastikan tidak ada lagi rahasia intelijen yang dibongkar jauh lebih penting dari apa pun,” ucapnya.

Karena itu, jika perlu, NSA bisa menawarkan amnesti kepada Snowden supaya menghentikan aksinya.

Namun, pendapat Ledgett tersebut menuai kritik keras dari Direktur NSA Jenderal Keith Alexander. Kemarin dia langsung menampik gagasan untuk memberikan amnesti kepada Snowden.

“Dia (Snowden) ibarat penjahat yang menawan 50 sandera. Sepuluh di antaranya sudah ditembak mati dan berkata, ‘Berikan saya amnesti dan 40 lainnya akan saya bebaskan”. Lantas, apa jawaban kita?'” paparnya.

Alexander yang akan pensiun awal tahun depan itu mengungkapkan bahwa amnesti bukan solusi yang baik dalam kasus Snowden. Sesuai dengan anjuran Departemen Luar Negeri, orang nomor satu NSA tersebut menghendaki Snowden agar pulang ke AS dan menjalani proses hukum. Washington bakal menjerat Snowden dengan beberapa pasal serius. Di antaranya, pencurian properti pemerintah dan membocorkan informasi intelijen.

Sementara itu, Kongres AS berusaha mencegah pemerintahan Obama untuk bersepakat dengan negara-negara sahabat soal kerja sama intelijen tentang pembatasan transmisi data internasional. Klausa tersebut muncul setelah Jerman dan beberapa negara Eropa lainnya memprotes aksi penyadapan AS. Kongres itu menyebutkan bahwa pembatasan akses data tersebut akan menghambat sektor perdagangan internasional. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU wajib laksanakan putusan MK

    KPU wajib laksanakan putusan MK

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelaksanaan pemungutan suara ulang di wilayah Mandailing Natal (Madina), sudah menjadi putusan final oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) wajib melaksanakan perintah MK. Pernyataan itu disampaikan ketua pelaksana DPC PPP Madina, Ridwan Rangkuty, tadsi siang. Diungkapkan, keputusan MK tidak perlu dipolemik oleh elit-elit politik, LSM, praktisi hukum, Ormas,Orpol, dan siapapun. “Munculnya […]

  • Atika Khairani, figur Halimah Di Film “Balada Gordang Sambilan”

    Atika Khairani, figur Halimah Di Film “Balada Gordang Sambilan”

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Meski masih duduk di bangku SMA 3 Panyabungan, Atika Khairani yang berperan sebagai Halimah di film mandailing “Balada Gordang Sambilan” ini sudah banyak aktifitasnya yang gemilang. Film “Balada Gordang Sambilan” tak lama lagi akan beredar di Panyabungan, kawasan Tapanuli, Medan hingga Jakarta. Film ini merupakan karir film pertama bagi Atika. Gadis manis yang menyongsong usia […]

  • Fraksi PHN Cuatkan Banyak Poin di Paripurna LPJ

    Fraksi PHN Cuatkan Banyak Poin di Paripurna LPJ

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) disarankan menyelesaikan status akses jalan ke lokasi tempat pembuangan akhir sampah di Desa Batang Gadis. Sebab, status jalan masih milik individu, atau belum milik pemerintah sehingga kerap terjadi komplain dari pemilik tanah kepada para supir truk pengangkut sampah. Saran itu disampaikan Fraksi Persatuan Hati Nurani DPRD Madina […]

  • Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, Masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terutama orangtua diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak-anak, penyebaran isu ini bukan hanya dari mulut ke mulut tapi juga menyebar melalui pesan singkat atau SMS. Akibatnya, orangtua yang memiliki anak di bawah umur dan anak remaja menjadi resah dan mereka berupaya agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari aksi […]

  • Pemkab Madina Aneh, Panggil Wartawan Karena Berita Tambang Emas Ilegal Diduga Melibatkan Kades

    Pemkab Madina Aneh, Panggil Wartawan Karena Berita Tambang Emas Ilegal Diduga Melibatkan Kades

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Pemkab Madina mulai berlagak aneh, untuk memenuhi unsur pemeriksaan terhadap Kepala Desa Simpang Banyak dengan dugaan keterlibatan kegiatan Penambangan Tanpa Izin (PETI) lewat Inspektorat Madina memanggil wartawan untuk dimintai keterangan. Melalui surat nomor : 700/1185/Insp/2025 Tanggal 14 Agustus 2025, bersifat Penting, memanggil Sahren Hasibuan salah satu wartawan media online di Madina. hal […]

  • Kapalnya Dihantam Ombak di Tamang, 14 ABK Nelayan Sibolga Selamat

    Kapalnya Dihantam Ombak di Tamang, 14 ABK Nelayan Sibolga Selamat

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN( Mandailing Online ): Kapal nelayan asal Tapanuli Tengah ( Sibolga ) dihantam ombak di perairan pulau tamang, Batahan, Mandailing Natal.Sebanyak 14 penumpang kapal berhasil selamat dan sudah di evakuasi. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Mandailing Natal Muksin Nasution menjelaskan, kejadian sekitar 6.00 wib pagi tadi Senin 14/8/2023. Kapal nelayan itu dihantam […]

expand_less