Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pencuri Lari ke Tapian Adaboru, Dibalbal Warga Dekat Lopo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
  • print Cetak

 

Pria yang dipanggil Kuang usai dihajar massa di Kayujati, Panyabungan.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang residivis babak belur dihajar warga Kayujati, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Beruntung polisi cepat datang, sehingga nyawa lelaki berbadan kecil itu bisa diselamatkan.

Residivis ini juga target operasi (TO) pihak kepolisian selama ini.

Kejadian ini terjadi di Lingkungan 6, Kelurahan Kayujati, Senin (25/11), sekitar pukul 05.30. Belum jelas siapa nama asli sang residivis, namun begitu beberapa polisi datang ke tempat kerumunan massa, mereka langsung mengenalnya.

“O…kau Kuang,” kata seorang polisi yang juga tinggal tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) sebagaimana dikutip Beritahuta.

Informasi yang didapat Beritahuta.com, Kuang berasal dari Padangsidimpuan, tapi ia mengontrak sebuah rumah di sekitar Aek Lapan, Sipolu-polu, Panyabungan.

Peristiwa amuk massa terhadap Kuang berawal ketika seorang warga hendak ke aek Sinagosi (sungai Sinagosi). Ketika baru saja menginjak kaki di sungai, tiba-tiba dia melihat dedaunan tanaman liar di dekat jembatan aek Sinagosi bergoyang.

Tak lama kemudian, warga tersebut melihat sosok seorang lelaki hendak bersembunyi  di bawah jembatan. Berselang beberapa menit, diam-diam warga tersebut pulang ke rumah mengambil golok.

Merasa sedang diintai, Kuang lari ke arah tapian adaboru (tempat mandi perempuan). Tentu saja beberapa kaum ibu yang sedang MCK (mandi, cuci dan kakus) di tempat itu kaget dan langsung manyongkir (histeris).

Teriakan usai waktu subuh itu membuat warga sekitar berdatangan. Kuang berusaha kabur, tapi berhasil ditangkap di dekat lopo (warung kopi) yang tak jauh dari tapian adaboru. Tak ayal, ia pun menjadi sasaran amuk warga.

Segala macam jurus pukulan dan tendangan mendarat di tubuh Kuang hingga darah mengalir di beberapa bagian tubuhnya, terutama pada bagian wajah.

Seorang polisi yang rumahnya tak jauh dari TKP mencegah warga agar tidak main hakim sendiri. “Ini resedivis, sedang dicari polisi (TO),” katanya.

Seorang polisi lagi yang juga tinggal tak jauh dari TKP  menyebutkan, Kuang sudah sering masuk penjara. “Dia sudah langganan masuk penjara. Kerjanya keluar masuk penjara,” katanya kepada warga.

Polisi mendapati kunci sepeda motor di kantong Kuang. Selain itu, pelaku juga diketahui membawa gunting seng. Begitu muka Kuang yang penuh darah dibersihkan, ia dibawa ke Polres Madina untuk penyidikan lebih lanjut.

Sebelum diketahui bersembunyi di bawah jembatan, Kuang ternyata berhasil masuk di rumah Astuti alias Umak Nanda (40), juga warga Lingkungan 6.

Kuang diperkirakan masuk ke rumah guru tersebut sekitar pukul 03.00. Belum jelas barang apa yang bisa diambil pelaku, tapi warga menduga dia kesiangan sehingga belum sempat mengambil hasil curian.

Kelurahan Kayujati belakang ini termasuk tidak aman karena kerap terjadi aksi pencurian. Karena itu, penduduk setempat menduga masih ada pelaku lain berkeliaran, termasuk kawan Kuang.

Mengenai Kuang, seorang warga menyebutkan dia termasuk pencuri kelas kakap. Apa saja diambil, seperti: sepeda motor, emas, handphone, televisi, laptop, dan barang berharga lainnya.

Sumber : Beritahuta.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ulama Undang Jokowi ke Madina

    Ulama Undang Jokowi ke Madina

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sejumlah ulama dari Mandailing Natal bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/12/2018) pagi. Pertemuan itu dalam rangka menyampaikan undangan para ulama kepada Jokowi untuk menhadiri tabligh akbar pada pertengahan Janurai 2019 di Mandailing Natal (Madina). Rombongan ulama ini didampingi Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution serta Ketua […]

  • Total Kerugian akibat Gempa Tapanuli Utara Belum Jelas

    Total Kerugian akibat Gempa Tapanuli Utara Belum Jelas

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARUTUNG: Sampai dengan saat ini Senin 1 Augustus 2011,total atau jumlah keseluruhan kerugian akibat gempa yang mengguncang Tapanuli Utara tanggal 14 juni 2011 lalu, belum dapat dipastikan. Karena data yang diperoleh belum jelas, dan masih menunggu dari tim survey yang telah dihunjuk. Pernyataan ini diutarakan oleh Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapanuli Utara,Tumbur Hutabarat […]

  • Hasil Quick Count, ON MA Raih 70% Suara Masyarakat Madina

    Hasil Quick Count, ON MA Raih 70% Suara Masyarakat Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – Ucapan syukur disampaikan oleh Ketua Tim Kampanye Paslon Harun-Ichwan yang memiliki slogan ON MA. Ucapan syukur ini, karena berdasarkan hitungan cepat yang dilakukan oleh tim menunjukkan trend positif atas suara padangan calon nomor urut 1 Harun-Ichwan di hampir seluruh wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam Pilkada 2024 ini. Ketua […]

  • Terinspirasi Khadijah, Melanie Jane Peluk Islam

    Terinspirasi Khadijah, Melanie Jane Peluk Islam

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    DUBAI – Mualaf asal Inggris, Melanie Jane mengatakan bahwa dirinya sempat ragu untuk menjadi seorang mualaf karena cerita-cerita seram mengenai Islam dari lingkungannya di London. Jane kini tengah mengejar karirnya dan bekerja di salah satu perusahaan di Dubai, Uni Emirat Arab. Sebelumnya, ia sempat ragu untuk pergi mewujudkan ambisinya di salah satu negara Islam. Keraguannya […]

  • Jubir: Tak Ada Tawar Menawar Kasus Nazaruddin

    Jubir: Tak Ada Tawar Menawar Kasus Nazaruddin

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha memastikan tidak ada tawar menawar antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin dalam kasus hukum yang kini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis, Julian mengatakan Presiden SBY menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus hukum yang menjerat Nazaruddin kepada Komisi Pemberantasan […]

  • PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, menyebut Pembantu Rektor (PR) II USU, Prof Ir Armansyah Ginting, yang memerintah Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof Sumadio, untuk membuat proposal proyek pengadaan peralatan di fakultas itu. enjadi saksi terdakwa Abdul Hadi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dalam sidang dugaan korupsi pada pengadaan peralatan di Fakultas […]

expand_less