Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

9 Rumah Terbakar di Kotasiantar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
  • print Cetak

 

Kobaran api yang membakar rumah penduduk di Kotasiantar, Panyabungan

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya 9 rumah hangus dalam musibah kebakaran hebat di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Selasa (12/11).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Saat warga masih tidur.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Namun hampir semua barang-barang milik para korban nyaris tak bisa diselamatkan akibat api begitu cepat menjalar.

Pemukiman yang padat dannkondisi rumah sangat sederhana menyebabkan jalaran api sulit dikendalikan penduduk.

Sejauh yang diketahui, nama-nama pemilik rumah yang terbakar, Darwinsyah (34),  Umak Kokom (55), Kurnia (37), Tomas (32), Zahro umak Torkis (60), Umak Dana (36), Amiruddin/Jakulaut (40), Almarhum H. Muhammad Idir, dan Asaat Amiruddin Hasibuan (59).

Para korban saat ini terpaksa sementara mengungsi di rumah-rumah penduduk atau kerabat masing-masing.

Nasib pilu dialami Heni (36). Rumah serta semua isi tokonya hangus “dimakan” kobaran api.

Janda peninggalan Muhammad Idir ini memiliki empat anak. Anak sulung sedang kuliah, lalu adiknya nomor dua  sekolah pesantren, dan dua lagi masih duduk di SD (sekolah dasar) masing-masing kelas empat dan kelas satu.

Belum terpastikan asal muasal api.

Namun  menurut sejumlah warga, api mulai tampak dari rumah bagian belakang dari jalan raya Kotasiantar-Pagaran.

Lokasi kebakaran persisnya berada di sebelah kanan tikungan Kotasiantar menuju Pagaran. Tepatnya, tak jauh dari pasar jonjong Kotasiantar yang berada di seberang bagas godang.

Sejumlah warga mengaku menyesalkan lambatnya mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi kejadian.

“Damkar milik pemkab baru tiba ke sini  setelah lebih satu jam api berkobar,” ujar Takah, warga Banjarpagur, Kotasiantar, Panyabungan.

Ia menyesalkan pihak pemkab tidak pernah menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang menginginkan di sekitar pusat kota Panyabungan setidaknya ada satu unit damkar yang stand-by agar kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang.

Pausir mengatakan kobaran api agar sulit dipadamkan karena secara kebetulan semua aliran air (siring dan sungai) sedang kering karena “tanggul” pembagi air yang berada di hulu sedang rusak akibat luapan sungai aekmata sehari sebelumnya.

Sumber : Beritahuta.com
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Kebersihan Pasar Masih Kurang

    Petugas Kebersihan Pasar Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini jumlah petugas kebersihan pasar di Madina masih 25 orang. Itu sudah termasuk tenaga supir, pengumpul dan pengangkut sampah. Jumlah ini masih kurang. Sejatinya ada penambahan sebanyak sekitar 33 petugas agar seluruh pasar kelas III di (Mandailing Natal) yang berjumlah 33 pasar dapat terkaper. Dari 25 petugas itu, 8 […]

  • DCS Dapil 4 PDIP Madina

    DCS Dapil 4 PDIP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PDIP Madina

  • Ternyata Warga Sibanggor Sempat Minta Evakuasi Sebelum Pembukaan Sumur V01 PT SMGP

    Ternyata Warga Sibanggor Sempat Minta Evakuasi Sebelum Pembukaan Sumur V01 PT SMGP

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Pasien keracunan H2S dari Perusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) membludak, pihak TNI, Polri dan Basarnas terpaksa dirikan tenda darurat di Parkiran RSUD Panyabungan Kamis malam 22/2/2024. Sejauh ini dari data yang di dapat, pasien keracunan H2S dari pembukaan sumur V01 PT SMGP yang beroperasi di […]

  • Perlawann Sutan  Mangkutur Terhadap Belanda Di Mandailing.

    Perlawann Sutan Mangkutur Terhadap Belanda Di Mandailing.

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Wilayah Mandailing Dalam membicarakan perlawanan yang pernah dilakukan oleh Sutan Mangkutur terhadap Belanda di daerah Mandailing, pada abad yang lalu, lebih dahulu akan dikemukakan beberapa hal tentang wilayah tersebut. Menurut Prapanca di dalam bukunya Negarakertagama, Mandailing termasuk ke dalam wilayah kerajaan Majapahit. Namun demikian dapat dikatakan bahwa sampai sekarang wilayah Mandailing belum termasuk yang banyak […]

  • Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengakuan Salah SEorang yang Selamat PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah orang yang terperangkap dalam timbunan reruntuhan tanah pada peristiwa lobang runtuh di bukit Sarahan, Desa Huta Bargot Julu, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal, diperkirakan 10 orang. Kejadiannya, sekitar pukul 11.15 WIB, Senin malam (4/2). Para penambang yang tertimbun ini adalah penduduk dari berbagai desa di […]

  • DPP Golkar Rekomendasikan Pasangan Dahlan-Aswin

    DPP Golkar Rekomendasikan Pasangan Dahlan-Aswin

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – DPP Partai Golkar menerbitkan rekomendasi kepada pasangan Dahlan Hasan Nasution-Aswin Parinduri sebagai bakal calon bupati/wakil bupati Madina di Pilkada 2020. Itu diketaui pada temu pers yang dihadiri Dahlan Hasan Nasution dan H. Aswin Parinduri dan jajaran pengurus DPD Golkar Madina di D’San Hotel, Panyabungan, Senin (23/3/2020). Sekretaris DPD Golkar Madina menyatakan […]

expand_less