Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Ribuan Perangkat Desa Tuntut Jadi PNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2010
  • print Cetak


Jakarta – Ribuan personil perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) berunjuk rasa di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), di Jakarta, Senin, menuntut agar pemerintah mengangkat seluruh perangkat desa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua Umum PPDI Ubaidi Rosyidi ditengah-tengah aksi unjuk rasa mengatakan perangkat desa menginginkan agar tuntutan ini diakomodasi dalam rancangan Undang-Undang tentang Desa yang saat ini sedang disiapkan oleh Kemdagri.

“Kita ingin klausul PNS itu dimasukan dalam rancangan undang-undang, apa sulitnya? Kita juga tahu kalau undang-undang itu harus dibahas dengan DPR RI,” katanya.

Unjuk rasa PPDI ini telah berulang kali digelar di Jakarta. Ubaidi mengatakan sudah empat kali perangkat desa berunjuk rasa, namun belum pernah sekalipun bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung.

Ubaidi menyayangkan hingga saat ini para perangkat desa belum bisa bertemu dengan Mendagri.

Menambahkan penjelasan Ubaidi, Sekretaris PPDI Mugiono Munajat mengatakan, pihaknya dapat menerima jika pemerintah memberlakukan tes bagi perangkat desa untuk menjadi PNS, asalkan ada kepastian perangkat desa dapat menjadi PNS.

“Alasan sulit mengangkat seluruh perangkat desa itu bisa diatur dengan PP (peraturan pemerintah). Bisa dibuat kriteria masa kerja, usia dan pendidikan,” ungkapnya.

Untuk itu, PPDI tetap mendesak pemerintah mengakomodasi usulan tersebut dalam pasal 30 ayat (1) RUU tentang Desa, yakni agar perangkat desa yang telah mengabdikan dirinya untuk mengurus desa, dapat terjamin status dan hidupnya.

Sementara itu sebagai wujud protes perangkat desa karena tidak diangkat sebagai PNS, para pengunjuk rasa tampak melepas kemeja seragam mereka dan menggantungkannya di halaman gedung Kemdagri.

Ditengah-tengah aksi unjuk rasa, sempat terjadi ketegangan antara delegasi PPDI yang dikirim untuk berdialog, dengan pegawai Kemdagri. Namun, ketegangan ini dapat segera diredam sehingga tidak menimbulkan kericuhan yang lebih besar.

Hingga sekitar pukul 14.30 WIB, aksi unjuk rasa masih terus berlangsung. Para perangkat desa tampak duduk disepanjang jalan Merdeka Utara. Mereka menunggu adanya kepastian dari Kemdagri tentang tuntutannya tersebut.

Tampak penjagaan disekitar Gedung Kemdagri diperketat selama aksi berlangsung. Akibat aksi unjuk rasa ini, jalan Merdeka Utara ditutup.
(ANT/A024)
Sumber : Antara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Pegawai Tukang Bagi-Bagi Proyek di PU Madina Hilang?

    Oknum Pegawai Tukang Bagi-Bagi Proyek di PU Madina Hilang?

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Penenderan proyek di Dinas PU Mandailing Natal (Madina) tahun ini diperkirakan bakal kacau. Pasalnya, seorang pegawai di instasi itu berinisial M yang selama ini dikenal sebagai tukang bagi-bagi proyek, sudah menghilang dalam sepekan terakhir. “Dia sudah menghilang. Uang yang kami tanam untuk mendapatan proyek pun nampaknya bakalan raib lah ini,” ungkap […]

  • AMPG Madina Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Mantan Pemakai Narkoba

    AMPG Madina Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Mantan Pemakai Narkoba

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerahkan bantuan modal usaha bagi mantan pemakai narkoba di wilayah Kotasiantar, Panyabungan, Rabu (16/2) sore. Penyerahan bantuan dilakukan di wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar. Adapun bantuan modal yang diserahkan kepada sepuluh mantan pemakai narkoba tersebut berupa uang, semen dan riol serta […]

  • Generasi Bebas Nan Bablas

    Generasi Bebas Nan Bablas

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Sri Handayani, ST Remaja Ingatlah masa depanmu Janganlah kau terlena Di usia remaja Kenanglah Jasa ibu dan ayahmu Susah payah mereka Membesarkan kita Gunakanlah masa yang ada Dengan sebaiknya Kuatkanlah tekad di hati Memajukan diri Tiada kejayaan yang datang Tanpa usaha yang gigih Bersusah-susahlah dahulu Bersenang kemudian Jadilah warga yang berguna Pada […]

  • Atika Tinjau Ruas Jalan Tambiski-Sayurmaincat

    Atika Tinjau Ruas Jalan Tambiski-Sayurmaincat

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Onlibne) – Ruas jalan Tambiski-Sayur Maincat yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 sepanjang 2,5 KM senilai Rp.2.947.225.000 melalui Dinas PUPR oleh CV Taufik Prima Putra telah selesai 100persen. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utami didampingi Kadis PUPR Ruly Andriansyah dan Kabid […]

  • Jenazah Hasanuddin Ditemukan Bersimbah Darah

    Jenazah Hasanuddin Ditemukan Bersimbah Darah

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara dikejutkan penemuan jenzah pria bersimbah darah, Sabtu dini hari (18/11/2017). Korban diketahui bernama Hasanuddin (40), warga Kelurahan Kota Siantar. Istri korban, Halimah Lubis (35) yang didampingi putrinya yang masih duduk di bangku SD menangis histeris begitu melihat jenazah korban. Kasat Reskrim […]

  • Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para Peserta Diimbau Sudah Hadir Pukul 08.30 WIB SIDIMPUAN , Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), akan digelar serentak besok, Rabu (15/12). Dan sedikitnya 74 sekolah diliburkan karena ruangan sekolah dimanfaatkan untuk tempat ujian. Keseluruhan sekolah yang diliburkan mencakup 4 sekolah di Kota Padangsidimpuan, 18 sekolah di […]

expand_less