Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pemkab Madina Tingkatkan Pengelolaan Pasar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Agar mampu menyumbang pada pendapatan asli daerah (PAD), Pemkab Mandailing Natal (Madina) akan meningkatkan pengelolaan Pusat Pasar Panyabungan dan pasar-pasar tradisional lainnya di daerah itu.
“Secara perlahan kita akan terus melakukan penataan dan meningkatkan pengelolaan pasar-pasar tradisional di Madina sehingga mampu menghasilkan PAD dari penerimaan retribusi yang ditetapkan. Sebab selama ini, karena kurang maksimalnya pengelolaan pasar, penerimaan retribusi yang dihasilkan juga masih minim,” kata Kadis Perindustrian, Perdagangan, Pasar dan Koperasi (Disperidagkop) Madina, Ansyari Nasution, kepada MedanBisnis, belum lama ini.

Disebutkannya, setelah digabungkannya Dinas Pasar dan Dinas Koperasi ke dalam satu instansi, diharapkan bisa semakin menguatkan pemikiran serta tenaga untuk menjadikan instasi ini mempunyai kegiatan program yang maksimal. Antara lain melakukan penataan dan pengelolaan pusat pasar dan pasar-pasar tradisional secara lebih baik.

Sebagai langkah awal, kata Ansyari, pihaknya akan melakukan pendataan ulang para pedagang di Pusat Pasar Baru Panyabungan dan sejumlah pasar tradisional yang ada di berbagai wilayah Kabupaten Madina. “Kita belum bisa menjanjikan berapa penerimaan maksimal dari retribusi pasar yang bisa kita dapat untuk disetorkan ke PAD pada tahun ini, tapi kita akan berupaya bisa meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dari pengelolaan pasar ini, sebutnya, pihaknya memang tidak berharap bias menarik distribusi saja. Namun dengan penataan dan pengelolaan pasar yang baik, diharapkan juga bisa memberi kenyamanan bagi para pedagang, dan tingkat kunjungan konsumen ke pasar semakin meningkat. “Bila pedagang semakin sejahtera dan nyaman dalam berdagang, tentunya mereka juga tidak akan sungkan dalam membayar retribusi pasar,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, dalam kurun waktu dua tahun ini, Pemkab Madina telah membangun sejumlah pasar untuk mengaktifkan aktivitas warga di berbagai daerah serta memudahkan warga dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari. Pasar-pasar yang telah dibangun itu seperti di Kecamatan Naga Juang dan Sinunukan. “Bahkan kita juga telah membangun pasar getah di Kota Siantar. Dan jika semua ini beroperasi dengan sempurna akan menambah kemudahan bagi warga dalam bertransaksi jual beli yang berujung pada sebuah kemajuan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat,” katanya. (henri)
Sumber : Medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

    Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Onlie) – Jembatan di titik Desa Air Apa KM 18, penghubung antara Kecamatan Sinunukan dengan Kecamatan Batahan, rusak parah. Lantai jembatan sudah banyak yang lapuk dan lepas menyebabkan lantai jembatan menjadi bolong-bolong. Warga terpaksa menempelkan bantalan papan tebal agar kenderaan roda dua bisa melewatinya meski sangat berbahaya. Ironisnya. Akses kenderaan roda empat hanya […]

  • Songon Abu Naiombus Ni Angin Do Katuk

    Songon Abu Naiombus Ni Angin Do Katuk

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Na nisuratkon: Saad Lubis Mardonok-donok waktuna nangkan nagiot mamili wakil-wakil rakyat ima di 9 April 2014 mur-situtu kombur ni jolma di lopo kopi, adong mandokon ulang ipili caleg na mambagi-bagi epeng, adong muse mandokon angkon namambagi-bagi epengdo caleg nai anso ipili, adong muse mandokon anggo naadong caleg namamabagi-bagi epeng angkon itarimodo, tai ipili sanga ise […]

  • Ziarah ke Makam Syekh H. Bahauddin Hasibuan

    Ziarah ke Makam Syekh H. Bahauddin Hasibuan

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Isamuddin Mahasiswa Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas Berziarah ke kubur bagi masyarakat muslim Indonesia merupakan hal yang lumrah, bahkan menjadi tradisi. Ziarah tidak hanya dilakukan laki-laki, perempuan pun ikut meramaikan kuburan. Tawaran pahala yang besar sebesar dua qiradh dan keinginan untuk mendo’akan kerabat yang telah meninggal menjadi alasan untuk menuju […]

  • Kasus Penebangan Pohon Pelindung di Jl. Haris Nasution, Kabid Pertamanan Sudah Peringati

    Kasus Penebangan Pohon Pelindung di Jl. Haris Nasution, Kabid Pertamanan Sudah Peringati

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aktivitas pengerukan isrigasi Batang Gadis masih terus membabat pohon-pohon pelindung di Jl. Jend. Haris Nasution, Panyabungan. Pantauan Mandailing Online, dalam tiga hari terakhir alat berat jenis beko masih malakukan penumbangan pohon Trembesi di bahu jalan yang berbatasan dengan dinding irigasi. “Satu dua pohon masih ditumbangi,” kata warga, Selasa (23/5/2017). […]

  • Atika Harap Desa Pemilik Potensi Wisata Mau Berbenah

    Atika Harap Desa Pemilik Potensi Wisata Mau Berbenah

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa-desa di Mandailing Natal yang memiliki potensi wisata diharapkan mau berbenah menggerakkan potensinya. Itu diutarakan Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, Jum’at (27/8/2021) melalui akun pribadinya di laman facebook. Pernyataan itu terkait 2 desa di Mandailing Natal yang berhasil masuk dalam Top 1000 Desa Wisata yang ditetapkan Kementerian Pariwisata […]

  • Orang Miskin Terus Disalahkan, Kenapa Tidak Mengevaluasi Sistem yang Sudah Memiskinkan?

    Orang Miskin Terus Disalahkan, Kenapa Tidak Mengevaluasi Sistem yang Sudah Memiskinkan?

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamatan Politik UYM kembali menjadi perbincangan jagat sosial media. Pasalnya, UYM mengeluarkan komentar yang dianggap nitizen tidak layak untuk diucapkan oleh seoarang penceramah. Seperti dilansir dari @geloranews, Jumat (16/04/2021) menyebutkna bahwa pernyataan Ustaz Yusuf Mansur  menuai kontroversi. Pasalnya UYM menyebut bahwa orang miskin pasti kurang ibadah. Kisruh ini berawal […]

expand_less