Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
  • print Cetak

Tapsel (Mandailing Online) – Proyek pembangunan kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) milik Dinas Perikanan Dan Kelautan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terkesan ditelantarkan dan pembangunannya diduga asal jadi.
Dugaan tersebut diungkapkan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Sentral Informasi Gerakan Masyarakat (LSM-SIGMA) Tabagsel, Bambang (29),saat diwawancarai MedanBisnis, Rabu (23/10). Pembangunan kolam BBI yang berada di Desa Aaek Sabaon tersebut terlihat janggal karena tidak dipergunakan dan dibiarkan begitu saja.

“Bangunan kolam ikan itu tidak digunakan oleh pemerintah padahal biaya untuk membangunnya sudah memakan biaya yang sangat besar,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, bangunan yang menggunakan biaya yang besar ini sangat hancur bahkan semua kolam tidak terpakai dan terkesan pembangunannya asal jadi.

“Bukan hanya kolam yang ditelantarkan oleh pemerintah, bangunan perkantorannya yang berada di sekitar kolam BBI itu pun ikut ditelantarkan begitu saja sehingga bangunan itu terlihat seperti bangunan tua yang pembangunannya terkesan asal-asalan,” terangnya.

salah seorang warga Rahmad (42) yang tinggal di desa tersebut menerangakan kepada MedanBisnis, masyarakat sekitar mempertanyakan keberadaan bangunan dan kolam tersebut. “Seharusnya pemerintah harus mempergunakan kolam ini atau pemerintah memberikan kepada masyarakat untuk berkolam ikan di sana sehingga bisa menambah penghasilan bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tapsel saat ingin dikomfirmasi Jumat (25/10) melalui Kabid Sumber Daya Perairan Safri mengatakan kepada MedanBisnis kolam tersebut belum difungsikan dan saat ini masih ada lanjutan pembangunannya. Dijelaskan, bangunan itu dikerjakan pada tahun 2009 sehingga dia tidak tahu persis bagaimana proses tentang pembangunan kolam BBI tersebut. “Saya sebagai kabid tidak berkompeten untuk menjawab itu karena bangunan itu dibangun pada tahun 2009, sedangkan saya masuk ke kantor ini tahun 2011. Jadi agar lebih jelas coba ditanya kepada sekretaris,” papar Safri.

Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Tapsel, Bangun Hasibuan, ketika dikomfirmasi menjelaskan kolam tersebut setelah dibangun mulai tahun 2009 yang kegiatannya berjalan tahun 2010 belum pernah difungsikan dan sekarang lagi tahap pembangunan untuk saluran masuk dan ke luar air.

“Kolam tersebut belum bisa difungsikan karena belum ada saluran untuk masuk dan keluarnya air, kan sekarang saluran air itu lah yang sedang kita bangun,” jelas Bangun sembari menambahkan, tidak difungsikannya kolam tersebut dikarenakan belum ada kegiatan dan belum ada dianggarkan biaya operasional.

Bahkan, katanya, sudah pernah dibuat petugasnya tetapi karena belum ada biaya operasionalnya dan kegiatannya di sana, sehingga petugas meninggalkannya. Pembangunan BBI tersebut di Tahun 2010 mengalami putus kontrak maka pembangunannya dilanjutkan untuk anggaran di tahun berikutnya.

Bangun juga menjelaskan untuk tahun 2014 diharapkan kolam ini akan siap difungsikan dan biaya operasionalnya akan dianggarkan. “Fungsi kolam tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan bibit bagi petani ikan di daerah Tapanuli Selatan khususnya para petani ikan yang berada di daerah cakupan kolam tersebut. Daerah itu meliputi Kecamatan Marancar, Angkola Timur dan Angkola Barat,” katanya. (M.Bisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terancam Putus, Jembatan Lintas Timur Pidoli Ditutup

    Terancam Putus, Jembatan Lintas Timur Pidoli Ditutup

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jembatan Lintas Timur Pidoli, Panyabungan terpaksa ditutup karena terjangan arus Sungai Aek Pohon sudah mendekati abutmen jembatan. Seluruh jenis kenderaan tak boleh melewati jembatan ini sejak Kamis (8/11/2018). Jalur satu-satunya hanya jembatan Jl.Willem Iskander titik Pidoli yang juga melitasi Sungai Aek Pohon sekitar 500 meter di hilir jembatan yang ditutup. Pantauan […]

  • Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Hingga saat ini dana insentif dan tujangan profesi tahun anggaran 2011, belum ada diterima para guru di Kota Pematangsiantar. Harusnya triwulan pertama dan kedua (Januari-Juli), dana itu sudah dicairkan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemko Pematangsiantar, untuk segera membayarkan hak para guru yang telah mendapat sertifikasi tersebut. Untuk mempertanyakan kejelasan […]

  • Kemelut DPRD, Kepentingan Daerah Dan Harapan Kepada Bupati

    Kemelut DPRD, Kepentingan Daerah Dan Harapan Kepada Bupati

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemelut di DPRD Madina bisa dikatakan sudah membahayakan daerah. Sebab, kemelut tersebut sudah pada stadium menghambat agenda-agenda persidangan dewan, agenda yang sangat penting bagi kelanjutan perjalanan Kabupaten Madina. Beberapa kali Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina gagal bersidang akibat dua kutup kekuatan kelompok di gedung dewan saling menyerang, saling mengganjal. Selesai maslah Bamus, muncul lagi persoalan […]

  • SRI dan BPGC Bantuk  Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    SRI dan BPGC Bantuk Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sumatera Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing.  Tujuannya, mengupayakan kembali kejayaan kopi Mandailing.   Demikian disampaikan Penasehat BPGC Iswar Matondang didampingi direktur SRI Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan. Gerakan tim dinyatakan sebagai bentuk respon terhadap keluhan petani […]

  • Kebijakan Publik Harus Berdasarkan Data Relevan

    Kebijakan Publik Harus Berdasarkan Data Relevan

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Untuk mencapai “Akselerasi Pembangunan Menuju Mandailing Natal yang Mandiri, Kompetitif, Berkeadilan dan Bermanfaat” sebagai visi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) di bawah kepemimpinan H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution kebijakan publik yang diambil harus berdasarkan data yang relevan. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Madina Atika Azmi […]

  • Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan H. Daulay Pecinta Masjid sebagai basis membangun peradaban Islam Apa saja aktivitas boleh dilakukan di lingkungan masjid, kecuali melakukan kemaksiatan kepada Allah, bahkan di seputaran masjid harus dijadikan tempat membangun peradaban islami, baik itu kegiatan ibadah maupun muamalah. Rasulullah semasa hidupnya selalu menjadikan masjid sebagai basis atau markas perjuangan, baik perjuangan politik, ekonomi, sosial, […]

expand_less