Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
  • print Cetak

Tapsel (Mandailing Online) – Proyek pembangunan kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) milik Dinas Perikanan Dan Kelautan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terkesan ditelantarkan dan pembangunannya diduga asal jadi.
Dugaan tersebut diungkapkan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Sentral Informasi Gerakan Masyarakat (LSM-SIGMA) Tabagsel, Bambang (29),saat diwawancarai MedanBisnis, Rabu (23/10). Pembangunan kolam BBI yang berada di Desa Aaek Sabaon tersebut terlihat janggal karena tidak dipergunakan dan dibiarkan begitu saja.

“Bangunan kolam ikan itu tidak digunakan oleh pemerintah padahal biaya untuk membangunnya sudah memakan biaya yang sangat besar,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, bangunan yang menggunakan biaya yang besar ini sangat hancur bahkan semua kolam tidak terpakai dan terkesan pembangunannya asal jadi.

“Bukan hanya kolam yang ditelantarkan oleh pemerintah, bangunan perkantorannya yang berada di sekitar kolam BBI itu pun ikut ditelantarkan begitu saja sehingga bangunan itu terlihat seperti bangunan tua yang pembangunannya terkesan asal-asalan,” terangnya.

salah seorang warga Rahmad (42) yang tinggal di desa tersebut menerangakan kepada MedanBisnis, masyarakat sekitar mempertanyakan keberadaan bangunan dan kolam tersebut. “Seharusnya pemerintah harus mempergunakan kolam ini atau pemerintah memberikan kepada masyarakat untuk berkolam ikan di sana sehingga bisa menambah penghasilan bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tapsel saat ingin dikomfirmasi Jumat (25/10) melalui Kabid Sumber Daya Perairan Safri mengatakan kepada MedanBisnis kolam tersebut belum difungsikan dan saat ini masih ada lanjutan pembangunannya. Dijelaskan, bangunan itu dikerjakan pada tahun 2009 sehingga dia tidak tahu persis bagaimana proses tentang pembangunan kolam BBI tersebut. “Saya sebagai kabid tidak berkompeten untuk menjawab itu karena bangunan itu dibangun pada tahun 2009, sedangkan saya masuk ke kantor ini tahun 2011. Jadi agar lebih jelas coba ditanya kepada sekretaris,” papar Safri.

Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Tapsel, Bangun Hasibuan, ketika dikomfirmasi menjelaskan kolam tersebut setelah dibangun mulai tahun 2009 yang kegiatannya berjalan tahun 2010 belum pernah difungsikan dan sekarang lagi tahap pembangunan untuk saluran masuk dan ke luar air.

“Kolam tersebut belum bisa difungsikan karena belum ada saluran untuk masuk dan keluarnya air, kan sekarang saluran air itu lah yang sedang kita bangun,” jelas Bangun sembari menambahkan, tidak difungsikannya kolam tersebut dikarenakan belum ada kegiatan dan belum ada dianggarkan biaya operasional.

Bahkan, katanya, sudah pernah dibuat petugasnya tetapi karena belum ada biaya operasionalnya dan kegiatannya di sana, sehingga petugas meninggalkannya. Pembangunan BBI tersebut di Tahun 2010 mengalami putus kontrak maka pembangunannya dilanjutkan untuk anggaran di tahun berikutnya.

Bangun juga menjelaskan untuk tahun 2014 diharapkan kolam ini akan siap difungsikan dan biaya operasionalnya akan dianggarkan. “Fungsi kolam tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan bibit bagi petani ikan di daerah Tapanuli Selatan khususnya para petani ikan yang berada di daerah cakupan kolam tersebut. Daerah itu meliputi Kecamatan Marancar, Angkola Timur dan Angkola Barat,” katanya. (M.Bisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padi Siganteng, 7 Pantak Hasilnya 156 Kaleng

    Padi Siganteng, 7 Pantak Hasilnya 156 Kaleng

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sarwedi Hasibuan, petani di Desa Gunung Tua Julu sudah memakai varietas padi Siganteng di areal sawah yang digarapnya seluas 7 pantak (36 pantak = 1 hektar) dan 3 pekan lalu sudah panen. Mengejutkan sekali bagi Sarwedi karena pendapatan dari lahan 7 pantak itu diperoleh 156 kaleng (1 kaleng rata-rata 11 kg). […]

  • Hilman Nasution Pimpin PPNI Madina

    Hilman Nasution Pimpin PPNI Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hilman Nasution, AMK dilantik menjadi ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Mandailing Natal untuk priode 2017-2022. Dia dilantik bersama pengurus lainnya di gedung Serbaguna, Panyabungan, Rabu (3/5/2017) oleh Ketua DPW PPNI Sumut, Mahsur A, S.kep. Sementara itu, Ketua DPP PPNI Pusat, Harif F juga hadir di acara pelantikan […]

  • Penyuap Bupati Madina Disidang

    Penyuap Bupati Madina Disidang

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Kontraktor yang tertangkap menyuap Bupati Mandailing Natal, Surung Panjaitan selaku Direktur PT Bumi Lestari Energi menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (19/8/2013). Dalam dakwaannya, tim Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi Supardi dan Irene Putri menyebutkan pada tahun 2013 Kabupaten Madina memproleh BDB dari Pemprov Sumut […]

  • Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya. Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari […]

  • Bupati Madina: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Menambah Penghasilan Keluarga

    Bupati Madina: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Menambah Penghasilan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PIDOLI DOLOK (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan tidur untuk menambah penghasilan keluarga. Hal itu disampaikan Bupati saat mengikuti panen perdana tanaman jagung milik kelompok tani Serangkai di Pidoli Dolok, Panyabungan, Rabu (19/1). “Manfaatkan lahan yang kosong untuk menambah penghasilan rumah tangga,” katanya. Bupati […]

  • Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berhasil Menutup Galian C BINJAI- Masyarakat Tanah Merah Lingkungan III, IV dan V Binjai Selatan punya cara unik untuk mengucapkan terimakasih. Senin (22/11) kemarin, ratusan warga tersebut memberikan hadiah berupa ayam kampung kepada Kapolresta Binjai AKBP Rina Sari Ginting. Tanda terimakasih itu dialamatkan warga karena kepolisian akhirnya menutup aktivitas galian C di Kelurahan Bhakti Karya, […]

expand_less