Jumat, 2 Okt 2026
light_mode

Kasus Cikeusik, bukti intelejen lemah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
  • print Cetak


JAKARTA –
Minggu (6/2) kemarin bentrokan warga masyarakat dengan jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang menjadi peristiwa berdarah. Pasalnya, peristiwa itu menewaskan 3 orang, merusak sejumlah mobil dan rumah.

Kejadian itu menjadi perhatian. Menkopolhukam, Kapolri, Menteri Agama dan Kejaksaan Agung menggelar rapat mendadak menyikapi kondisi yang terjadi.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanudin, menilai kasus kekerasan terhadap jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, membuktikan intelejen dan aparat kepolisian lemah dalam bekerja.

TB Hasanudin menegaskan, seharusnya intelejen dan aparat kepolisian bisa melakukan deteksi secara dini terhadap persoalan yang ada di Cikeusik, Pandeglang, Banten pada Minggu (6/2). “Ini bukti kelalaian aparat dan bukti intelejen di tingkat polres tidak paham,” katanya di gedung DPR, Jakarta, siang ini.

Terkait dengan kinerja kepolisian, TB juga menyayangkan kelalain aparat. Menurut TB, padahal sejak Jumat (4/2) aparat kepolisian telah mengidentifikasi adanya potensi kekerasan di Cikeusik. “Tapi kok malah tidak memberikan pelindungan. Ada dua hari ada jarak, polisi juga harus mengusai situasi sosial masing-masing. Banten itu daerah relatif keras. Ini jelas kelalaian aparat,” terangnya.

Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, agar SKB tiga menteri agar dikaji secara mendalam apakah peraturan tersebut cocok untuk diterapkan atau tidak. Disamping itu, TB menegaskan agar SKB tersebut disosialisasikan melalui struktur pemerintahan, mulai tingkat kecamatan yang melibatkan ulama dan aparat.
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Korban Hanyut di Sulangaling Ditemukan

    Dua Korban Hanyut di Sulangaling Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Sulangaling (Mandailing Online) – Dua korban hanyut di wilayah Sulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Mandailing Natal (Madina) pada Senin (20/12) kemarin kembali ditemukan tim gabungan Polda Sumatra Utara (Poldasu), Polres Madina, dan Basarnas Sumut. Adapun korban yang ditemukan pada hari ini, Kamis (23/12) berjenis kelamin perempuan. Sebelumnya pada Rabu (22/12) kemarin telah ditemukan satu […]

  • Darul Mursyid Terus Berbenah

    Darul Mursyid Terus Berbenah

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga, Jafar Syahbuddin Ritonga mengungkapkan bahwa Darul Mursyid layak mendapat nilai tertinggi diantara sekolah lain, sebab pada dasarnya Darul Mursyid tidak pernah berhenti berinovasi dan bekerja keras. Itu dikatakannya menjawab wartawan terkait Pesantren Darul Mursyid mendapat nilai tertinggi akreditas I se-Sumatera Utara dari Badan Akreditasi […]

  • Mengenal dan hakikat Manusia

    Mengenal dan hakikat Manusia

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ولـقـد كرمنـا بنى أدم وحـملـناهم في الـبـر والــبحر ورزقـنــاهم من الـطيبــا ت وفضــلـناهـم على كثـيـر مـم،ن خـلقـنا تـفـضـيـلا Artinya : “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah […]

  • Satu Bayi Ditemukan Dalam Keranjang

    Satu Bayi Ditemukan Dalam Keranjang

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang bayi ditemukan di keranjang tergeletak di RSU Panyabungan, Kamis pagi (29/9). Bayi yang diperkirakan berumur 8 hari itu diduga diletakkan ibu yang melahirkannya agar diadopsi orang lain. Informasi yang di peroleh wartawan, penemu bayi pertama adalah salah seorang keluarga pasien RSU Panyabungan, sekitar pukul 5.45 wib, melihat bayi di dalam […]

  • Polisi Pastikan Gas Beracun Penyebab Tewas Penambang Sere

    Polisi Pastikan Gas Beracun Penyebab Tewas Penambang Sere

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Kapolsek Muara Sipongi, AKP Arlen Siagian melalui Kanit Reskrim Aipda Ibrahim Iksan yang dihubungi, Selasa (2/9/2014) memastikan faktor gas beracun penyebab tewasnya para penambang di Muara Sipongi. Dia menyatakan bahwa kejadiannya pada Senin sore (1/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Jenazah kelima korban tewas baru bisa dikeluarkan sekitar pukul 18.00 WIB. […]

  • Galundung Mulai Menyebar Di DAS Batang Gadis

    Galundung Mulai Menyebar Di DAS Batang Gadis

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Beberapa minggu terakhir, galundung (mesin pengolah batu bercampur emas, red) mulai menyebar di Kecamatan Nagajuang Madina. Keberadaannya persis seperti di Hutabargot yakni di sekitar sungai. Ironisnya walaupoun sudah beberapa kali diwartakan koran ini tentang bahaya dari galundungan yang mengandung merkuri tersebut, namun warga sekitar mengaku belum tahu apa bahayanya. Pantauan METRO di Nagajuang tepatnya […]

expand_less