Selasa, 11 Agu 2026
light_mode

Inflasi Tahunan Padangsidimpuan Terendah Nasional

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
  • print Cetak

Sibolga – Secara spasial, Pulau Sumatera mencatat inflasi 1,87% (mtm) pada bulan November 2014, atau lebih besar dibanding kawasan lainnya di Indonesia. Kondisi tersebut terpicu akibat kenaikan harga BBM bersubsidi, juga akibat kenaikan harga komoditas pangan strategis, khususnya cabai merah. "Pada November 2014, Sumatera Barat mengalami inflasi tertinggi di Indonesia dengan mencatatkan inflasi sebesar 3,27 (mtm). Sedangkan inflasi di Pulau Jawa, selain dipengaruhi kenaikan harga BBM bersubsidi juga terkerek akibat kenaikan biaya administrasi transfer uang dan kartu ATM yang mulai berlaku pada awal November 2014," ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Yiyok T Herlambang, di acara High Level Meeting TPID Kota Padangsidimpuan, yang digelar akhir pekan kemarin, di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan.

Acara itu dihadiri seluruh anggota TPID Kota Padangsidimpuan yang meliputi, pimpinan SKPD, pimpinan BUMN dan instansi terkait lainnya serta sejumlah pejabat BI Sibolga yang turut dalam rombongan mendampingi Kepala Perwakilan BI Sibolga.

Yiyok memaparkan, inflasi terendah justru terjadi di kawasan Indonesia Timur yang mencatat inflasi sebesar 1,28% (mtm), akibat terkoreksi penurunan harga pada ikan segar dan daging. Khusus di Sumatera Utara, pada bulan November 2014, secara tahunan mayoritas daerah mengalami inflasi. Kota Padangsidimpuan tercatat daerah yang mengalami inflasi terendah di Indonesia sebesar 4,63% (yoy).

"Demikian pula secara bulanan, Kota Sibolga merupakan daerah yang mengalami inflasi tertinggi di Sumut, sebesar 2,45% (mtm) disusul Kota Pematangsiantar 1,95% (mtm), Padangsidimpuan 1,98% (mtm), Sumut 1,80% (mtm) dan Nasional 1,50% (mtm). Kemudian, secara tahun kalender (Januari-November 2014-red), Kota Padangsidimpuan inflasi sebesar 4,98% (ytd) atau jauh lebih rendah dibanding inflasi Nasional 5,75% (ytd)," ungkap Yiyok T Herlambang
Secara umum, komoditas cabai merah merupakan pemegang andil terbesar terjadinya inflasi di Sumatera Utara yang kembali mencatatkan sejarah. Ditinjau dari disagregasi inflasi Kota Padangsidimpuan, volatile food mengalami inflasi 3,76% (mtm), yang berasal dari sub kelompok bumbu-bumbuan (18,35%/mtm), di mana cabai merah, cabai hijau, bumbu masak jadi dan cabai rawit memiliki andil inflasi terbesar, disusul kemudian komoditas buah-buahan (12,77%/mtm) dan sayur-sayuran sebesar 2,90% (mtm).

Administered prices juga inflasi sebesar 4,29% (mtm), yang berasal dari sub kelompok transportasi 7,05% (mtm) dan bahan bakar 0,8% (mtm). Sementara inflasi inti, pada kelompok core juga terjadi inflasi sebesar 0,33% (mtm) yang disebabkan oleh sub kelompok minuman tidak beralkohol 17,49% (mtm).

Pada kesempatan itu, Yiyok T Herlambang menganjurkan kepada TPID Kota Sibolga untuk mewaspadai kenaikan harga pada komoditas kebutuhan sehari-hari seperti, cabai merah, bawang merah, dan tomat buah, terutama menjelang perayaan Natal 25 Desember 2014 dan tahun baru 2015. (medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi dan Zakat

    Ekonomi dan Zakat

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Artikel Ramadan : NUR SYA’ADI Mahasiswa FIAI Universitas Islam Indonesia   Berbicara menegenai Zakat dan Ekonomi tentu akan sangat erat diantara keduanya, terlebih ada tiga dimensi dalam zakat yakni Moral, Sosial dan Ekonomi. Alasan dari tiga dimensi ini maka Zakat bisa dijadikan salah satu instrumen keuangan Sistem Eonomi Islam. Zakat juga merupakan ranah publik […]

  • Ban Mopen Pecah, Tabrak Beca Terguling ke Parit

    Ban Mopen Pecah, Tabrak Beca Terguling ke Parit

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Satu unit beca bermotor ditabrak mobil angkutan penumpang umum (mopen) di jalan Lintas Sumatera titik Desa Mompang Jae Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Senin sore (10/11). Menurut saksi mata, mopen bernomor polisi BB 1725 RA itu pecah ban akibatnya sang supir tak mampu mengendalikan laju kenderaan sehingga menabrak beca motor […]

  • Sampah di Aek Mata Rusak Keindahan Kota Panyabungan

    Sampah di Aek Mata Rusak Keindahan Kota Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 12 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kesadaran warga kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal terhadap kebersihan sungai Aek mata masih rendah. Sampah rumah tangga dan usaha dagang masih dibuang ke parit dan badan sungai. Akibatnya, aliran sungai yang membelah kota Panyabungan ini selalu kotor oleh gulungan dan sumbatan sampah. Pemandangan pun menjadi tak sedap sehingga kota panyabungan masih kotor. […]

  • Kapolres Madina : Naposo Bulung Adalah Kearifan Lokal

    Kapolres Madina : Naposo Bulung Adalah Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Naposo Nauli Bulung adalah suatu kearifan lokal di Mandailing di sektor kepemudaan. Oleh karenanya, Naposo Nauli Bulung harus mampu menjadi contoh tauladan di lingkungan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Itu dikatakan Kapolres Mandailing Natal, AKBP Irsan Sinuhaji dalam pidatonya di pelantikan Naposo Nauli Bulung Kelurahan Mompang Jae, […]

  • Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Bupati Mandailing Natal (Madina) belum melakukan tindakan apapun terhadap Drs Mhd Idris Batubara yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat rekomendasi Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) tentang perpindahannya dari Pemkab Labura ke Pemkab Madina. Bahkan, Sekda M Daud Batubara meminta agar sejumlah pihak tidak mengorbankan orang lain, apalagi Idris Batubara, karena persoalan dugaan surat rekomendasi palsu […]

  • Bareng Franda, Norman Jadi Polisi Lagi

    Bareng Franda, Norman Jadi Polisi Lagi

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NORMAN memang diberhentikan dengan tidak hormat oleh kepolisian, tempatnya mengabdi sebelum terjun ke dunia hiburan. Namun, itu tidak berarti bahwa dia tidak bisa lagi menjadi bagian dari institusi tersebut. Tentu hal itu tidak terjadi dalam kehidupan nyata. Dia hanya bisa melakukannya dalam film. Hal tersebut terlihat di film Xia Aimei yang diperankan Franda. Dalam film […]

expand_less