Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Nazar Sebut Anas Terlibat Belasan Proyek

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Kubu Anas Urbaningrum memang masih belum tahu pasti makna proyek-proyek lain yang dituduhkan oleh KPK. Jika ocehan M. Nazaruddin selama ini benar, berarti setidaknya ada 20 kasus lain terkait dengan suami Athiyyah Laila itu. Saat ini, semua proyek itu sudah disampaikan kepada komisi antirasuah.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum M. Nazaruddin, Elza Syarief seperti dikutip Jawa Pos edisi hari ini. Dia mengatakan dari 20 kasus tersebut, 12 proyek sudah dibuka dan dimasukkan BAP (berita acara pemeriksaan). “Masih ada delapan lagi yang belum di-BAP,” ujarnya.

Pengacara kondang itu menambahkan, apa yang disampaikan Nazaruddin bisa dipastikan bukan isapan jempol belaka. Sebab, saat melaporkan ke KPK juga disertai dengan bukti-bukti. Di samping itu, kesaksian Yulianis, mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Grup juga menyebut adanya aliran uang ke Anas.

Saat ditanya bukti-bukti itu ada di mana, Elza memastikan semuanya masih ada. Ada harapan dari kliennya, ditahannya Anas bisa membuka tabir kasus lebih lebar. Uang-uang yang telah hilang bisa kembali ke negara. “Dokumen-dokumen asli masih di Pak Anas semua,” terangnya.

Namun, dia mengaku lupa untuk merinci dokumen kasus itu karena sudah lama diberikan pada KPK. Yang pasti, dari 12 kasus yang disebutnya sudah di BAP itu termasuk proyek Hambalang. Nazaruddin juga sudah menjelaskan kasus-kasus itu saat memberikan keterangan di persidangan.

Terkait proyek-proyek tersebut, Nazaruddin pernah “menyanyikannya” saat diperiksa KPK pada Juli 2013. Ketika itu, dia membeberkan berbagai kasus dengan alasan ingin menebus dosa kepada rakyat Indonesia. Apa yang disebutnya diyakini Nazar benar karena dirinya juga ikut dalam permainan kotor itu.

“Proyek e-KTP misalnya, ada Setya Novanto (Fraksi Golkar), beberapa mantan ketua komisi 2, Mas Anas (Anas Urbaningrum), dan saya juga ada di situ,” aku Nazar saat itu.

Saat bersaksi di sidang Kamis (16/1) lalu, Nazar juga sempat berceloteh soal Anas. Dia menyebut kalau Anas yang mengatur di DPR untuk proyek Hambalang.

Versi suami Neneng Sri Wahyuni itu, Anas punya tujuh kantong usaha dengan nilai proyek Rp 64 triliun. Nah, apakah ocehan Nazaruddin itu bernilai benar atau tidak, belum ada kepastian. Sebab, KPK sendiri tidak merinci apa saja kasus-kasus lain yang dimaksud dalam sprindik.

Dikonfirmasi terpisah, kuasa hukum Anas, Firman Wijaya menyebut apa yang dikatakan pihak Nazar tidak jelas. Hanya ocehan tanpa bukti nyata sehingga dia tidak berminat untuk menanggapi.

Firman mempersilakan KPK untuk mengikuti alur pikiran Nazaruddin kalau ocehan mantan bendahara umum PD itu dirasa benar. “Diteruskan saja, didalami ke mana maunya,” katanya.

Dia juga mengatakan kalau Anas tidak berminat untuk melaporkan Nazaruddin ke Polisi karena tuduhan-tuduhannya itu. Bukti-bukti bahwa Nazar kerap mencemarkan nama baik Anas juga dia koleksi. Tapi, itu tidak membuat pihaknya mau melapor. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Polisi Diperkosa Kenalan Facebook

    Anak Polisi Diperkosa Kenalan Facebook

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Hati-hati menjalin pertemanan melalui sosial media seperti Facebook maupun Twitter. Pada ujungnya bisa bernasib malang seperti yang dialami oleh RM (15), seorang siswi kelas 1 salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Anak anggota polisi di kota Tangerang ini menjadi korban perkosaan oleh A (17) dan W (16), yang […]

  • Insentif Guru Ngaji Tunggu Cair Dana Desa

    Insentif Guru Ngaji Tunggu Cair Dana Desa

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Parlin Lubis menerangkan saat ini pencarian dana desa masih dalam tahap proses. “Sampai hari ini sudah ada 71 desa (dari total 377 jumlah desa di Madina) yang bisa mencairkan dan ini sudah disampaikan kepada Bupati. Untuk desa lainnya masih proses dan kita juga masih terus bekerja,” […]

  • Pilkada Madina Diantara Euporia dan Sengketa

    Pilkada Madina Diantara Euporia dan Sengketa

    • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Herman Birje Nasution Mantan Ketua Umum DPP Ima Madina Periode 2015-2020   Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak yang dilaksanakan pada 09 Desember 2020 berdasarkan tahapan yang sudah dilalui oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Mandailing Natal (KPUD Madina) sudah sampai kepada tahap rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten oleh KPUD Madina pada 17 Desember […]

  • Teh Rasa Eksklusif Ada di Panggorengan

    Teh Rasa Eksklusif Ada di Panggorengan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ingin minuman teh dengan aroma dan rasa belum ada di Madina? Silakan datang ke Desa Panggorengan. Berlokasi di jalan Willem Iskander, Panggorengan, Panyabungan, Mandailing Natal. Tepatnya di antara masjid Taqwa dan kantor Gerindra Madina. Minuman teh ini baru dirintis hari Rabu kemarin (16/7/2025). Minuman yang dijual Es Teh Sultan Al-Barkah Teh […]

  • Tuntutan Belum Terpenuhi, Para Guru SMA Negeri 3 Panyabungan Mogok Mengajar

    Tuntutan Belum Terpenuhi, Para Guru SMA Negeri 3 Panyabungan Mogok Mengajar

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Sejumlah guru PNS dan honorer SMA Negeri 3 Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) melakukan aksi mogok mengajar, Rabu (19/4/2017). Aksi mogok ini merupakan lanjutan dari aksi unjukrasa para guru dan pelajar pada Senin lalu menuntut Kepala Sekolah SMA Negeri  3 Panyabungan, Doharni Siregar diganti. Aksi mogok ini berlangsung akibat tidak adanya hasil […]

  • Unjukrasa Desak DPRD Madina Bentuk Pansus SMGP

    Unjukrasa Desak DPRD Madina Bentuk Pansus SMGP

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) –  Puluhan pengunjukrasa mendesak DPRD Mandailing Natal membentuk Panitia Khusus (Pansus) atas tragedi keracunan warga Sibangggor Julu di wilayah kerja PT SMGP. Pengunjukrasa dari Aliansi Perhimpunan Pemuda Madina Bersatu itu melakukan aksi unjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Rabu (17/2/2021). DPRD Mandailing Natal selaku wakil rakyat dinilai tidak memiliki sikap yang jelas atas […]

expand_less