Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Landasan Hukum Perobohan Kantor Kepala Desa Gunungtua Jae Masih Misteri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
  • print Cetak

 

Bekas gedung kepala desa Gunung Tua Jae yang dirobohkan saat ditinjau Muspika Panyabungan dan ketua DPRD Madina

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Landasan hukum perobohan gedung kantor kepala desa Gunungtua Jae, Panyabungan, Mandailing Natal, masih misteri.

Gedung itu baru berumur beberapa tahun, namun sudah dirobohkan tahun 2019 lalu oleh pemerintah desa untuk diganti dengan bangunan baru.

Camat Panyabungan, Idris Batubara menjawab Mandailing Online, Kamis (6/2/2020) menyatakan sejauh ini dia belum menemukan arsip terkait usulan perobohan atau penghapusan aset gedung kantor kepala desa Gunungtua Jae.

Idris Batubara belum menjabat camat Panyabungan tahun 2019 saat gedung itu dirobohkan.

Apakah perobohan gedung itu menyalahi prosedur, Idris Batubara menyerahkan penanganan sepenuhnya Inspektorat Madina yang saat ini memprosesnya.

Sementara itu, mantan Camat Panyabungan, Yuri Andri yang dihubungi Mandailing Online via telefon seluler, Jum’at (7/2/2020) belum memberikan jawaban.

Tetapi, dalam satu wawancara dengan wartawan media Andalas yang dimuat edisi 7 Januari 2020, Yuri Andri mengakui ada kesalahan terkait pembongkaran bangunan kantor Kepala Desa Gunung Tua Jae. Pembongkaran tersebut berbeda dari perencanaan awal di RAB yang telah dimusyawarahkan.

“Berdasarkan hasil musyawarah di Desa Gunung Tua Jae, pembangunan kantor kepala desa tersebut tidak ada melakukan perobohan atau penghancuran bangunan. Akan tetapi (yang semestinya) dilakukan penambahan bangunan dengan meningkatkan bangunan,” katanya yang juga dikutip media Sidak di hari yang sama.

Kasus perobohan gedung kantor kepala desa ini sedang ditangani Inspektorat Madina menyusul pengaduan warga Gunung Tua Jae kepada bupati Madina, Polres Madina dan Inspektorat Madina.

Sejumlah warga Gunung Tua Jae menjawab Mandailing Online, Kamis mengaku tak mengetahui adanya Musyawarah Desa sebagai salah satu landasan kebijakan merobohkan gedung kantor kepala desa itu.

Belum diperoleh keterangan dari Pemerintah Desa Gunung Tua Jae tentang landasan hukum perobohan gedung itu.

Beberapa hari nomor telefon seluler Kepala Desa Gunung Tua Jae, Mardan Rangkuti selalu gagal dihubungi karena non aktif.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Brimob dan 2 Satpam DIBACOK

    Empat Brimob dan 2 Satpam DIBACOK

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Perbatasan Palas dan Rohul PALAS- Empat anggota Brimob Detasemen C Maragordong, Sipirok, Tapanuli Selatan dan dua security PT Mazuma Agro Indonesia (MAI) dirawat di Rumah Sakit Permata Madina, Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, Jumat (3/2). Keenamnya mengalami luka bacokan akibat bentrok dengan warga Batang Kumu, Riau, Kamis (2/2) lalu.“Ada enam orang dirawat di sini. Dua […]

  • Wabup Madina : Petani Gagal Panen di Siabu Akan Dibantu

    Wabup Madina : Petani Gagal Panen di Siabu Akan Dibantu

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pemkab Mandailing Natal akan mengupayakan bantuan bagi petani padi yang gagal panen di Kecamatan Siabu. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfas Sukhairi Nasution menjawab wartawan via seluler, Selasa (10/1) terkait ratusan hektar tanaman padi yang berusia menjelang panen membusuk akibat terrendam banjir luapan Sungai Batang Angkola di sejumlah desa […]

  • Meraih Kemerdekaan Hakiki

    Meraih Kemerdekaan Hakiki

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Indonesia memang sudah 70 tahun merdeka dari penjajahan fisik (militer). Namun, sejak merdeka tahun 1945 dari penjajahan fisik (militer) hingga saat ini, sesungguhnya negeri ini masuk dalam perangkap penjajahan gaya baru, yakni penjajahan non-fisik (non-militer). Artinya, hingga kini Indonesia sesungguhnya masih terjajah dan belum sepenuhnya merdeka secara hakiki. Masih Terjajah Penjajahan (imperialisme) adalah politik […]

  • Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

    Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tengah menyiapkan penerbitan peraturan daerah (perda) yang mengatur pemberian insentif dan kemudahan investasi. Penerbitan Perda untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumut. Draf Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sumut Hj R Sabrina dan Kepala Badan […]

  • Atika dan Simpul Ekonomi Rakyat

    Atika dan Simpul Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution kian eksis menunjukkan jati diri sebagai kandidat pemimpin yang fokus pada penguatan ekonomi rakyat. Dia memperlihatkan suatu kekuatan daya dorong dari jiwa yang paling dalam untuk mengurai dilema sektor ril. Atika masuk ke sendi sendi dilema rakyat, menerobos fakta fakta kehidupan pelaku UKM dan petani. Mencari […]

  • Suara Terbungkam

    Suara Terbungkam

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Prosa Karya : Halvionata Auzora Siregar   Ketika mendengar sebuah jeritan menyayat hati dari seorang perempuan yang dianggap sebagai tiang dari sebuah negara, di akhir tahun yang penuh duka, duka bagi perempuan, negara bahkan apa yang diperjuangkan oleh sang feminisme Indonesia R.A Kartini dan Dewi Sartika telah dirobohkan oleh hawa nafsu. Akhir tahun kini penuh […]

expand_less