Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pemkab Dituntut Tempatkan Guru di Sinunukan dan Batahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Natal dan Batang Natal (DPP Ima Nabana) menggelar seminar tentang perkembangan daerah Nabana pasca 11 tahun mekarnya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Dalam seminar yang dilakukan di Kecamatan Sinunukan, Minggu (5/12), ini disebutkan, Pemkab dituntut untuk menempatkan guru di Kecamatan Sinunukan dan Batahan, agar kualitas pendidikan meningkat.

Seminar sehari ini diikuti oleh 40 mahasiswa dari Ima Nabana dan seratusan warga Kecamatan Sinunukan serta tokoh agama dan tokoh masyarakat sekitar. Seminar ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madina, Drs H Musaddad Daulay MM, yang diwakili Kasi SMP-SLTA, Zulham SPd, Camat Sinunukan dan Camat Batahan.

Ketua DPP Ima Nabana, Aswan, kepada METRO, mengatakan, seminar ini bertujuan untuk menyikapi perkembangan Kecamatan Sinunukan dan Batahan selama 11 tahun terakhir atau sejak dimekarkannya Kabupaten Madina.

“Ima Nabana merespon kondisi pembangunan di Kecamatan Sinunukan dan Batahan. Mengingat kedua kecamatan ini dinilai terbelakang dalam hal pembangunan begitu juga dengan pendidikan, dan kami memiliki harapan melalui seminar ini Pemkab Madina maupun Pemprov Sumut lebih respect dan memperhatikan infrastruktur jalan di Pantai Barat terutama Sinunukan dan Batahan demi peningkatakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” terang Aswan didampingi Irfan Rangkuti

Aswan menambahkan, tujuan dari seminar ini juga tak luput untuk berharap kepada Pemerintah Madina agar membangun SMK di Sinunukan mengingat banyaknya potensi yang ada karena selama ini siswa yang ingin bersekolah di bidang kejuruan harus rela ke Panyabungan yang memiliki jarak tempuh selama 4 hingga 5 jam, sehingga dengan jarak tempuh tersebut keinginan siswa untuk melanjutkan pendidikannya itu terhalang belum lagi apabila dilihat dari segi ekonomi yang kurang mendukung. “Di samping itu, kami juga sangat berharap kepada Pemkab Madina supaya menempatkan tenaga pendidik yang lebih berkualitas dan profesional untuk menciptakan good education di dua kecamatan karena mengingat fasilitas dan sarana belajar yang kurang maka tenaga pendidik itu harus betul-betul mampu menyampaikan materi pelajaran tersebut,” sebut keduanya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

    Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih berjenis jalan tanah dan sempit hanya mampu dilewati kenderaan roda dan berbahaya jika tak hati-hati melewatinya. Desa ini sudah terlalu lama dalam penantian panjang mengharapkan infrastruktur yang memadai layaknya sebuah desa yang berada di wilayah negara […]

  • Industri Keripik Kesulitan Bahan Baku

    Industri Keripik Kesulitan Bahan Baku

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Industri keripik di Mandailing Natal (Madina) masih terus dihantui kendala bahan baku singkong alias ubi kayu. Dampaknya, banyak industri keripik kayu ubi mengubah produknya produk keripik tepung. Kondisi itu berakibat semakin lemahnya pelaku industri kripik Madina menghadapi gempuran produk sejenis dari Sumatera Barat dalam persaingan pasar Madina. Ilmanuddin, salah satu pengusaha […]

  • Desa Ranjau Batu Kini Punya Gedung Madrasah

    Desa Ranjau Batu Kini Punya Gedung Madrasah

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Desa Ranjau Batu Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal kini telah memiliki bangunan madrasah. Biaya pembangunannya berasal dari Dana Desa Dan kini, anak-anak juga telah dengan nyaman belajar agama dan bahasa Arab dibangunan yang memiliki 2 lokal itu. Warga juga sangat mengapresiasi keberhasilan pembangunan gedung madrasah tersebut. Sebab, madrasah sangat urgen […]

  • STAIM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

    STAIM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal (STAIM) telah membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2016/2017. ”Untuk tahun ini, kita membuka pendaftaran dua gelombang sehingga masyarakat dapat lebih memaksimalkan waktu untuk mendaftarkan putra putriya,” kata Moechtar Nasution, Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan dan Penyaringan Mahasiswa didampingi Kasubbag Umum Suandi Batubara, […]

  • Sektor Pertanian Landasan Pondamental Ekonomi Makro Madina Termarjinalkan? (bagian 1)

    Sektor Pertanian Landasan Pondamental Ekonomi Makro Madina Termarjinalkan? (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Saifuddin Lubis   Kabupaten Mandailing Natal selain dijuluki sebagai daerah serambi Mekkah Sumatera Utara, juga sering disebut banyak orang sebagai lumbung padi Sumatera Utara di bahagian selatan, artinya Mandailing Natal dikategorikan sebagai daerah agraris. Faktanya antara lain, bahwa di Mandailing Natal terhampar lahan persawahan yang sangat luas meski belum seluruhnya bersipat tekhnis, […]

  • Sidang Sengketa Pilkada Madina Batal Demi Hukum

    Sidang Sengketa Pilkada Madina Batal Demi Hukum

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sidang penyelesaian sengketa Pilkada Madina yang dilaksanakan Panwaslih Madina di aula kampus STAIIM, Panyabungan, Kamis (20/8) dinilai KPU Madina sudah kadaluarsa dari sisi batas waktu sebagaimana yang ditetapkan Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Serta Walikota Dan […]

expand_less