Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Pemkab Dituntut Tempatkan Guru di Sinunukan dan Batahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Natal dan Batang Natal (DPP Ima Nabana) menggelar seminar tentang perkembangan daerah Nabana pasca 11 tahun mekarnya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Dalam seminar yang dilakukan di Kecamatan Sinunukan, Minggu (5/12), ini disebutkan, Pemkab dituntut untuk menempatkan guru di Kecamatan Sinunukan dan Batahan, agar kualitas pendidikan meningkat.

Seminar sehari ini diikuti oleh 40 mahasiswa dari Ima Nabana dan seratusan warga Kecamatan Sinunukan serta tokoh agama dan tokoh masyarakat sekitar. Seminar ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madina, Drs H Musaddad Daulay MM, yang diwakili Kasi SMP-SLTA, Zulham SPd, Camat Sinunukan dan Camat Batahan.

Ketua DPP Ima Nabana, Aswan, kepada METRO, mengatakan, seminar ini bertujuan untuk menyikapi perkembangan Kecamatan Sinunukan dan Batahan selama 11 tahun terakhir atau sejak dimekarkannya Kabupaten Madina.

“Ima Nabana merespon kondisi pembangunan di Kecamatan Sinunukan dan Batahan. Mengingat kedua kecamatan ini dinilai terbelakang dalam hal pembangunan begitu juga dengan pendidikan, dan kami memiliki harapan melalui seminar ini Pemkab Madina maupun Pemprov Sumut lebih respect dan memperhatikan infrastruktur jalan di Pantai Barat terutama Sinunukan dan Batahan demi peningkatakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” terang Aswan didampingi Irfan Rangkuti

Aswan menambahkan, tujuan dari seminar ini juga tak luput untuk berharap kepada Pemerintah Madina agar membangun SMK di Sinunukan mengingat banyaknya potensi yang ada karena selama ini siswa yang ingin bersekolah di bidang kejuruan harus rela ke Panyabungan yang memiliki jarak tempuh selama 4 hingga 5 jam, sehingga dengan jarak tempuh tersebut keinginan siswa untuk melanjutkan pendidikannya itu terhalang belum lagi apabila dilihat dari segi ekonomi yang kurang mendukung. “Di samping itu, kami juga sangat berharap kepada Pemkab Madina supaya menempatkan tenaga pendidik yang lebih berkualitas dan profesional untuk menciptakan good education di dua kecamatan karena mengingat fasilitas dan sarana belajar yang kurang maka tenaga pendidik itu harus betul-betul mampu menyampaikan materi pelajaran tersebut,” sebut keduanya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Agama Aek Galoga Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Pengubur Jasad Bayi 

    Tokoh Agama Aek Galoga Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Pengubur Jasad Bayi 

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) penemuan jasad bayi berjenis kelamin perempuan di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal pada Rabu 5/7/2023 masih misteri. Sampai hari ini, polisi terkesan menutup nutupi informasi seputar penyelidikan kasus ini. Ustadz Ahmad Husein tokoh agama lorong aek galoga pada Mandailing Online Jum’at 7/7/2023 mengatakan, polisi harus […]

  • Terduga Pelaku Perkosaan di TRB Diamankan Polisi

    Terduga Pelaku Perkosaan di TRB Diamankan Polisi

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat 3 terduga pelaku pemerkosaan yakni WF, D dan P terhadap SN (20) Wanita Desa Pidoli Lombang, Panyabungan. Kini 1 diantara 3 pelaku yang sempat buron berhasil diamankan polisi dari Polres Madina. WF (21) diduga salah satu pelaku pemerkosaan diketahui di amankan kepolisian pada Minggu Malam (24/11). Hal itu dibenarkan […]

  • Ini Dia Dokumen Kelengkapan Persyaratan Calon Kepala Desa

    Ini Dia Dokumen Kelengkapan Persyaratan Calon Kepala Desa

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa akan dimulai pada 31 Oktober hingga 08 November 2016, maka para bakal calon harus mempersiapkan dokumen persyaratan. Berdasar Pasal 28 Ayat (2) Peraturan Bupati Kabupaten Mandailing Natal Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa, calon […]

  • Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

    Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Tanggapan Terhadap Pidato Wakil Bupati Mandailing Natal di Peringatan ke-33 Hari Keluarga Nasional di Panyabungan, Senin, 29 Juni 2026) Oleh: Supardi S.H.I Founder Business Owners Community-Panyabungan     ​Setiap kali kita bicara tentang “Ketahanan Keluarga” narasi yang muncul sering kali terlalu domestik dan teoritis. Kita bicara tentang pola asuh, komunikasi antar anggota keluarga, hingga keharmonisan […]

  • Visi Misi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru Dikubur?

    Visi Misi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru Dikubur?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution sejauh ini tak lagi pernah mengumandangkan visi misi utama Hidayat-Dahlan yakni Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru yang telah ditetapkan dalam dokumen Renstra Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pada pidato resmi peringatan Ulang Tahun Kabupaten Madina bulan Maret tahun 2014 lalu, Dahlan Hasan […]

  • Waspada! Gunung Sorik Marapi Aktif. Pemkab Madina Himbau Jaga Jarak

    Waspada! Gunung Sorik Marapi Aktif. Pemkab Madina Himbau Jaga Jarak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, melalui Camat Puncak Sorik Marapi, mengeluarkan surat edaran himbauan keamanan dan kewaspadaan aktivitas Gunung Sorik Marapi per tanggal 3 April 2026. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan diimbau untuk tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorik Marapi, serta menghindari area kawah rawan seperti Kawah […]

expand_less