Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

RSU Panyabungan Bau

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
  • print Cetak

Air Kosong di Kamar Mandi

MADINA-Air di kamar mandi Rumah Sakit Umum (RSU) Panyabungan, Kabupaten Madina kosong. Akibatnya, seluruh ruangan di tempat bau busuk yang menyebabkan pasien dan keluarga pasien merasa resah dan merasa tidak nyaman.
Amatan METRO, Kamis (9/2) sekitar pukul 11.00 WIB di beberapa kamar mandi RSU plat merah yang berada di Kelurahan Kayu Jati Panyabungan itu yang digunakan untuk mandi, cuci dan kakus (MCK) airnya mati dan baknya kosong. Terlihat beberapa kotoran juga merusak pemandangan, dan menyebarkan bau yang tidak sedap dan mengganggu pasien rawat inap dan pengunjung yang dekat ke kamar mandi itu.
Pengakuan sejumlah pengunjung, kekosongan air ini terjadi sejak Rabu (8/2) malam lalu, dimana kran airnya tidak hidup dan baknya kosong.
”Kami sejak tadi malam sudah di sini dan bak itu sudah kosong airnya. Hingga siang ini, air juga belum hidup. Padahal untuk MCK tidak ada tempat yang lain,” sebut Marwan salah seorang pengunjung di rawat inap zaal, Kamis (9/2).
Karena itu, tutur Marwan, bau dari kamar mandi sampai ke ruang rawat inap yang mengakibatkan pengisi ruangan itu merasa terganggu. Belum lagi untuk persoalan buang air dan mencuci, sebagian pengunjung dan pasien terpaksa tetap menggunakan kamar mandi tanpa air atau menggunakanair mineral kemasan botol sebagai pencuci buang air mereka.
”Dan sebagian lagi harus keluar RSU misalnya ke masjid di Pasar Lama,” ujarnya.
Bukan itu saja, pantauan METRO, ruang Askes RSU Panyabungan juga terlihat kosong tanpa petugas. Sementara ada beberapa orang yang menunggu di depan ruangan itu.
”Kami mau berkunjung ke ruangan ini, tetapi belum ada kami temui petugasnya,” ujar salah seorang yang menunggu.
Direktur RSU Panyabungan, drg Bidasari saat dikonfirmasi METRO mengaku air bak itu kosong akibat air dari Tirta Madina tidak masuk.
”Itu (air) karena tidak datang dari Tirta Madina mungkin lagi macet, tetapi saya periksa dulu,” katanya, Kamis (9/02) sekira pukul 14.00 WIB. (wan/mer.mertotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Silogun Gelap Gulita

    Desa Silogun Gelap Gulita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Apakah masih ada desa yang tak dimasuki aliran listrik PLN? Ada. Dan masih banyak di Kabupaten Mandailing Natal. Salah satunya Desa Silogun. Kecamatan Pakantan. Kabupaten Mandailing Natal. Sumatera Utara. Penduduk desa itu belum menikmati apa itu cahaya listrik. Masih seperti zaman dulu. Zaman dimana belum ada listrik. Di desa lain justru penduduk sudah […]

  • Hidayat Minta Dibebaskan

    Hidayat Minta Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Bupati Mandailing Natal (Madina) non aktif Hidayat Batubara meminta kepada majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan untuk membebaskan dirinya dari dakwaan serta tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Melalui penasehat hukumnya, John K Azis, dalam pembacaan pledoi (pembelaan) terdakwa membantah telah menyuruh Khairul Anwar untuk meminta fee proyek sebesar Rp1,5 miliar dari kontraktor Surung Panjaitan. Di […]

  • DPRD Madina Jangan Diam Saja, Harus Selidiki Dimana Selama ini Dana Honor Guru Madrastah

    DPRD Madina Jangan Diam Saja, Harus Selidiki Dimana Selama ini Dana Honor Guru Madrastah

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Panyabungan mendesak DPRD Mandailing Natal menyelidiki kemana dana honor guru 2000-an guru madrastah senilai sekitar 4,2 milyar rupiah. Terhitung Januari-Juli, para guru madrastah belum menerima honor sebesar sekitar 300 ribu rupiah per bulan. Dana itu bersumber dari APBD Madina tahun 2016. Jika ditotal, jumlahnya mencapai 4,2 milyar rupiah. “Bapak-bapak di […]

  • Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 1)

    Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 1)

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh : Dahlan Batubara   Negara itu didirikan oleh rakyat. Negara didirikan bertujuan menyelenggarakan pemenuhan-pemenuhan kebutuhan rakyat. Kebutuhan rakyat itu salahsatunya adalah lapangan kerja. Negara dapat dikatakan gagal ketika negara tak mampu menyediakan lapangan kerja untuk rakyat. Ketika rakyat mampu menciptakan pekerjaan untuk dirinya, maka negara harus melindungi pekerjaan yang diciptakan rakyat itu. […]

  • Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

    Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Film “Senandung Willeam” Butuh Setting Asli Tahun 1800-an Panyabungan (MO) – Sutradara film “Biola Na Mabugang”, Askolani Nasution, Jum’at (17/2) mengakui bahwa saat ini banyak desakan untuk lebih dulu meluncurkan film “Biola Namabugang II” dan membelakangkan produksi film film “Senandung Willeam”. Desakan itu berdasar banyaknya publik yang menunggu lanjutan kisah hidup Maliki dan Hanapi. Selain […]

  • Mata Pribumi Garap Film “Balada Gordang Sambilan”

    Mata Pribumi Garap Film “Balada Gordang Sambilan”

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu lagi film mandailing akan beredar. Pihak Mata Pribumi saat ini sudah menyelesaikan kegiatan shoting yang dilakukan di berbagai lokasi di Mandailing Natal. Film garapan sutradara Ikhsan Lubis ini tengah memasuki tahapan penggarapan di studio, baik proses editing maupun pengisian suara. Film yang disponsori Kampoeng Kaos Madina ini dijadwal beredar pada […]

expand_less