Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Sungai Meluap Terjang Sawah, Jembatan, Rumah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
  • print Cetak

Lahan kebun banjir 031112
MANDAILING NATAL (Mandailing Online) – Sejumlah sungai meluap di Kabupaten Mandailing Natal pada Sabtu, 3 Nopember 2012 akibat curah hujan cukup ekstrim yang turun secara terus menerus sejak siang hingga malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Mandailing Natal, Rizfan Juliardy Hutasuhut, ST kepada wartawan mengungkapkan, sawah dan kebun penduduk di sejumlah kawasan dilanda banjir, sejumlah rumah diungsikan, jembatan di Huta Bargot ambruk dan jalur Tanggabosi putus.

Di Kecamatan Panyabungan, terjadi luapan Sungai Aek Rantopuran mengakibatkan sejumlah rumah warga dipindahkan dan sejumlah sawah terrendam dan terjadinya pendangkalan sungai. Di Desa Gunung Manaon rumah terendam sebanyuak 75 unit, pengungsian warga sementara sebanyak 287 jiwa, lahan pertanian jenis sawah terendam yang luasnya masih dalam perhitungan dan terjadi pendangkalan sungai.

Desa Gunung Tua Jae rumah rusak berat karena harus dipindahkan berjumlah 4 unit ditambah satu unit surau. Sementara jumlah pengungsi sebanyak 21 Jiwa. Di Kecamatan Huta Bargot jembatan penghubung Desa Huta Bargot Setia dengan Huta Bargot Nauli rusak total dan materialnya hanyut.

Di Kecamatan Siabu juga dihantam banjir akibat luapan sungai. Di Desa Tangga Bosi luapan sungai sampai kepemukiman warga dengan tinggi kira-kira 0,5 meter. Jalan penghubung Desa Tangga Bosi dengan tiga desa meliputi Desa Huta Godang Muda, Muara Batang Angkola dan Tanjung Sialang putus total sepanjang 15 meter akibat tendangan arus air. Lahan pertanian jenis sawah dan perkebunan terendam yang luasnya masih dalam perhitungan.

Di Desa Huta Godang Muda luapan air Sungai Batang membanjiri pemukiman dengan tinggi sekitar 75 centi meter. Lahan pertanian dan perkebunan terrendam yang luasnya masih dalam perhitungan.

Di Desa Muara Batang Angkola luapan Air Sungai Batang juga membanjiri pemukiman dengan tinggi sekitar 50 centi meter. Di Desa Tanjung Sialang luapan Sungai Batang di pemukiman setinggi sekitar 60 centi meter.

Di jalur Panyabungan-Natal terjadi longsor pada tebing jalan yang menyebabkan arus lalulintas sempat terputus selama sekitar 4 jam, hingga akhirnya dapoat dilewati setelah alat berat membersihkan badan jalan dari material longsoran.

Pihak Pemerintah Daerah sejak hari Minggu sudah melakukan penanganan langsung ke lokasi kejadian, meliputi evakuasi penduduk dan membantu pengungsian ke tempat famili. Melakukan pengerukan sungai Aek Rantopuran dengan memakai alat berat sebanyak 4 unit.

Membuat jembatan darurat jenis batang kelapa di jalan Tangga Bosi menghubungkan tiga desa. Memberikan bantuan darurat kepada warga rumah rusak di Desa Gunung Tua Jae. Mengalihkan jalur transportasi sementara melalui jalan irigasi menghubungkan Desa Huta bargot setia dengan Huta Bargot Nauli.

Melakukan himbauan siaga dan tanggap bencana di Desa Huta Godang Muda, Muara Batang Angkola dan Tanjung Sialang. Serta melakukan siaga masing masing desa. (dab/rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KERAJAAN PANAI

    KERAJAAN PANAI

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Askolani Nasution   Memang, sampai saat ini amat sedikit referensi tentang Kerajaan Panai yang diyakini berpusat di Padang Lawas ini. Salah satu referensi tentang Panai adalah Kitab Negarakertagama di masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit. Kitab yang bertajuk tahun 1365 M itu menyebutkan penaklukan Majapahit atas beberapa kerajaan di Sumatera, termasuk Kerajaan Mandailing […]

  • Warga Bandar Panjang Adukan Kepdes

    Warga Bandar Panjang Adukan Kepdes

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Bandar Panjang, Muarasipogi, Mandailing Natal, Sumut, meminta camat memproses pengaduan mereka. Pengaduan itu tertanggal 20 Juni 2022 ditujukan kepada camat. Surat pengaduan yang diteken sebanyak 157 warga itu berisi 9 poin tentang kinerja kepala desa yang dinilai tidak transparan dalam menjalankan program-program yang bersumber dana dari Dana Desa. Dari […]

  • Dukung Program Hatinya PKK, Pemkab Madina Dorong P2L

    Dukung Program Hatinya PKK, Pemkab Madina Dorong P2L

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    TAMBANGAN JAE (Mandailing Online) – Dalam rangka mendukung program Hatinya PKK, Pemkab Madina (Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal) melalui Dinas Ketahanan Pangan akan mendorong kegiatan P2L (Pekarangan Pangan Lestari). Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Madina Hj. Eli Maharani Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution saat meninjau lokasi P2L di Tambangan Jae, Tambangan pada Jumat (1/10). Eli Maharani […]

  • Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

    Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tengah menyiapkan penerbitan peraturan daerah (perda) yang mengatur pemberian insentif dan kemudahan investasi. Penerbitan Perda untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumut. Draf Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sumut Hj R Sabrina dan Kepala Badan […]

  • Gedung UPT BP3K dipertanyakan

    Gedung UPT BP3K dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dipertanyakan : Gedung UPT BP3K Gunung Baringin dipertanyakan, mengingat proyek dibawah naungan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mandiling Natal ini sampai saat ini tidak jelas perusahaan mana yang mengerjakannya padahal sudah rampung dikerjakan. *MO*

  • 20 Provinsi Terindikasi Korupsi Bansos

    20 Provinsi Terindikasi Korupsi Bansos

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Dugaan korupsi kembali digulirkan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA). LSM itu menuding pemerintah daerah di 20 provinsi telah menyelewengkan dana Bantuan Sosial (Bansos) hingga Rp765,36 miliar sepanjang 2009. Sekretariat Nasional FITRA menilai ketidakjelasan prosedur dan peruntukan dana bantuan memicu penyimpangan. “Kecenderungannya, bantuan hanya dibagikan elit daerah kepada jaringan politik dan pengikutnya saja,” […]

expand_less