Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Jamsu Minta Poldasu Usut Idris Batubara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Feb 2012
  • print Cetak

Terkait Rekomendasi Pindah Palsu

Panyabungan(MO)-Kasus dugaan penipuan tandatangan bupati Labura oleh Sekcam Panyabungan, Kabupaten Madina, Drs.Mhd.Idris Batubara, makin panas. Jaringan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (Jamsu) meminta Poldasu segera memprosesnya secara hukum.

Jamsu juga mendesak Bupati Madina, Hidayat Batubara mengambil tindakan tegas agar kasus ini tak memalukan Madina serta agar publik tak menilai tindakan Idris Batubara itu sepengetahuan Hudayat Batubara selaku sepupu Idris Batubara.

Ketua Jamsu, Iswadi Batubara kepada Mandailing Online, Rabu (1/2) di Panyabungan, menyatakan bila Bupati Madina tidak mengambil tindakan secara tegas, dikhawatirkan akan berdampak kedepan terutama terhadap kepemimpinnya di Kabupaten Madina.

“Bila melihat surat rekomendasi pindah Idris Batubara tertanggal 13 September 2011 tersebut dengan nyata terlihat tanda tangan dari Bupati Labura H.Kharuddin Syah dipalsukan. Dan surat dari Pemkab Labuhan Batu Utara beberapa waktu yang lalu ditanda tangani oleh sekdanya juga tegas menyatakan tidak pernah menerima permohonan pindah atas nama Idris Batubara,” kata Iswadi.

“Jadi melihat hal ini semua serta dibuktikan dengan surat-surat, sudah sewajarnyalah hal ini diproses secara hukum. Jadi kita meminta kepada pihak Poldasu, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, untuk memprosesnya secara hukum dan termasuk orang-orang yang diduga terlibat dalam memalsukan rekomendasi ini,” tegas Iswadi.

Disatu sisi kata Iswadi, terbongkarnya dugaan rekomendasi pindah palsu ini merupakan kelemahan serta tanggungjawab dari Sekda Madina Mhd.Daud Batubara yang tidak menyeleksi berkas dari setiap pegawai yang pindah dari luar daerah ke Madina.

Kasus ini juga dinilai menjadi bumerang bagi Pemkab Madina teurtama kepada Bupati Madina, Hidayat Batubara yang dalam visi misinya menekankan penciptaan pemerintahan yang bersih.

Sementara itu Kabag Humsy dan Protokol Pemkab Madina Haposan Nasution kepada Mandailing Online, Rabu (1/2) mengungkapkan saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari Bupati Madina terkait persoaln Idris Batubara.

“Kita masih menunggu keputusan dari Bupati Madina dan masih dalam perjalanan pulang ke Madina,” kata Haposan. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nikah Beda Agama, Bukti Negara Abai Menjaga Akidah Umat

    Nikah Beda Agama, Bukti Negara Abai Menjaga Akidah Umat

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Hadijah S.Pdi Pemerhati Kebijakan Publik Pernikahan beda agama tengah menuai perhatian publik. Permohonan pencatatan sipil di pengadilan pun terus muncul dari tahun ke tahun. Berdasarkan UU Adminduk, hakim juga mendasarkan putusannya pada alasan sosiologis yaitu keberagaman masyarakat. Pasal 35 huruf a undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan diatur bahwa pencatatan perkawinan […]

  • Muara Soma Pernah Banjir Setinggi 4 Meter Tahun 1862

    Muara Soma Pernah Banjir Setinggi 4 Meter Tahun 1862

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Natal pernah meluap luar biasa tahun 1862. Surat kabar Java Bode yang terbit di Batavia masa kolonial, tanggal 15 Januari 1862, memberitakan bencana banjir di Mandailing. Ketinggian air rata-rata 6-7 depa di beberapa titik. Antara Muara Soma dan Sikumbu genangan air sampai 4 meter di atas permukaan jalan. Lima […]

  • Chairuman Harahap: Peluang Tabagsel jadi Provinsi Cukup Kuat

    Chairuman Harahap: Peluang Tabagsel jadi Provinsi Cukup Kuat

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL- Ketua Komisi II DPR-RI, H Chairuman Harahap SH MH, menegaskan peluang Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) untuk mekar menjadi provinsi baru yang akhir tahun 2008 lalu dideklarasikan cukup kuat. “Cukup kuat. Sebab, semua kepala daerah dan DPRD serta masyarakat di lima kabupaten dan kota mendukung pembentukan provinsi baru,” ujar Chairuman Harahap kepada wartawan usai menghadiri […]

  • PMII Madina Minta Aparat Hukum Periksa Dugaan Korupsi Dana BOK Dinkes

    PMII Madina Minta Aparat Hukum Periksa Dugaan Korupsi Dana BOK Dinkes

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bendahara: Itu Bentuk Uang Terimakasih PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PC PMII Madina meminta dan mendesak Kejaksaan dan juga Polres Madina memeriksa secepatnya Bendahara Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina). Desakan itu terkait adanya dugaan pemotongan sebesar 20 % per Puskesmas terhadap dana BOK Tahun 2014 sebesar sekitar 2,1 milyar rupiah. “Berdasarkan data […]

  • Radiasi Nuklir Picu Eksodus WNI

    Radiasi Nuklir Picu Eksodus WNI

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Gelombang pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air terus mengalir. Hingga tadi malam puluhan WNI terus berdatangan baik dengan penerbangan reguler dari Jepang. Sebagian ikut dalam rombongan evakuasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) namun ada juga yang pulang dengan biaya pribadi. Salah seorang WNI bernama Susi misalnya, dia mengatakan bahwa banyak WNI yang panik […]

  • Polisi Masih Usut Motif Pembunuhan Abdullah

    Polisi Masih Usut Motif Pembunuhan Abdullah

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) : Pihak polisi masih melakukan penyelidikan motif pembunuhan terhadap Abdullah, warga perumahan relokasi Afgas, Kecamatan Muarasipongi, Mandailing Natal. Jenazah Abdullah (21) ditemukan di dalam jurang jalan Lintas Sumatera sedalam 30 meter di kawasan Ai Molili, Bukit Dua Belas, Dusun Pinyongek, Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muarasipongi, Senin (1/2) sekira pukul 06.30 Wib. […]

expand_less