Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

PMII Madina Minta Aparat Hukum Periksa Dugaan Korupsi Dana BOK Dinkes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2014
  • print Cetak

Bendahara: Itu Bentuk Uang Terimakasih

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PC PMII Madina meminta dan mendesak Kejaksaan dan juga Polres Madina memeriksa secepatnya Bendahara Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina).

Desakan itu terkait adanya dugaan pemotongan sebesar 20 % per Puskesmas terhadap dana BOK Tahun 2014 sebesar sekitar 2,1 milyar rupiah.

“Berdasarkan data yang di himpun DPC PMII Madina, pengalokasian besar kecilnya dana BOK di tentukan dengan type tergantung besar atau kecilnya puskesmas ” ujar Ketua DPC PMII Madina, Ikhsan Matondang, Senin (18/8) di Panyabungan.

Lanjutnya, Untuk puskesmas besar atau perawatan meliputi Puskesmas Mompang, Panyabungan Jae, Kotanopan, dan Siabu dengan besar anggaran 115 juta rupiah hingga 121 juta rupiah per tahun.

“Cair tahap pertama bulan Mei – Juni 2014 sebesar 30 % atau sekitar 36 juta rupiah dipotong 20 %, lebih kurang 7 juta rupiah per puskesmas”urainya

“Dengan demikian dana BOK yang dipotong untuk puskesmas besar adalah 4 puskesmas dikali 7 juta rupiah sama dengan 28 juta rupiah”paparnya

Kemudian untuk 22 puskesmas sedang, kecil atau Non Perawatan meliputi Puskesmas Malintang, Siepeng, Nagajuang, Gunung Baringin, Huta Bargot, Longat, Ulupungkut, Tambangan, Pakantan, Muara Soma, Muarasipongi, Patiluban, Sikara-kara, Manisak, Sinunukan, Batahan, Singkuang, Kayu Laut, Sibanggor, Simpang Gambir, dan Gunung Tua.

“Anggaran untuk 22 puskesmas itu per tahun sebesar 70 juta rupiah hingga 75 juta rupiah. Dana cair tahap pertama 30 % atau sekitar 22 juta rupiah, dan jika di potong 20 % atau sekitar 4,5 juta rupiah per puskesmas dikali 22 puskesmas sama dengan 99 juta rupiah,” katanya.

Dengan demikian, total dugaan pemotongan terhadap dana BOK tahap pertama berkisar 125 juta rupiah” sebutnya.

“Itu masih untuk pencairan tahap pertama, lalu bagaimana jika terjadi pemotongan sampai 3 tahap?, berapa uangnya itu?,” tanya Ikhsan penuh heran.

Ikhsan menambahkan, modus atau mekanisme pemotongan diduga dilakukan dengan cara setelah uang diambil oleh masing-masing puskesmas, kemudian pihak puskesmas diminta hadir ke Dinas Kesehatan untuk kemudian menyerahkan kewajiban “tersirat” tersebut kepada bendahara BOK.

“Untuk itu kita minta Plt Bupati Madina, Pak Dahlan Nasution supaya bertindak dan jangan mendiamkan masalah dugaan KKN ini, harap Ikhsan.

“Kita yakin dugaan pemotongan dana BOK ini tidak hanya melibatkan bendahara saja, tapi melibatkan beberapa oknum pejabat di Dinas Kesehatan,” kata Ikhsan.

Sementara itu, Bendahara BOK Dinas Kesehatan, Hilman kepada wartawan sebelumnya mengakui bahwa ia tidak ada memotong dana BOK sebesar 20 % melalui bendahara puskesmas.

Dalam pengakuannya, Hilman hanya menerima pemberian dari pihak puskesmas sebesar Rp.500.000 hingga Rp 1 juta sebagai ucapan terimakasih karena ia telah membantu membuat administrasi pencairan dana BOK tersebut.

Peliput : Jefri Barata
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Organ tubuh jenazah TKI hilang

    Organ tubuh jenazah TKI hilang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rieke Diah Pitaloka meminta kepada Presiden SBY untuk melakukan penyelidikan terkait tewasnya tenaga kerja Indonesia (TKI), Anita Purnama Boru Huahuruk (35 tahun) yang bekerja di Malaysia, asal Medan Sumatera Utara. Rieke menegaskan, peti jenazah almarhum dari informasi yang ia himpun,  dibuang kelaut. Anita Purnama Boru Huahuruk (35 tahun) adalah warga Kelurahan Satria, Kota […]

  • Polisi OTT Oknum Ketua LSM di Madina

    Polisi OTT Oknum Ketua LSM di Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina melakukan Operasi Tangkap Tangan( OTT ) terhadap seorang Ketua LSM Komunitas Pemburu Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) pada kamis 24/7/2025 di kelurahan pasar kotanopan, kecamatan kota nopan. Ketua LSM KPK RI yang diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) berinisial FS. Ia ditangkap karena  memeras Kepala Sekolah SMPN […]

  • Golkar Madina Dukung Ijeck Cagubsu 2024

    Golkar Madina Dukung Ijeck Cagubsu 2024

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Mandailing Natal (Madina) menyatakan siap memberi dukungan kepada Musa Rajekshah untuk maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) pada pemilu tahun 2024. Dukungan itu langsung disampaikan Ketua DPD Golkar H. Aswin Parinduri di sela-sela koordinasi persiapan penyambutan kedatangan Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, ke Madina, Senin (22/8). “Golkar […]

  • Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

    Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Komisi III DPRD Madina kesalkan perencanaan pembangunan gedung markas Palang Merah Indonesia ( PMI ) yang sudah 6 kali dianggarkan namun belum bisa di fungsikan. Saat peninjauan lapangan melihat progres lanjutan pembangunan gedung tersebut. Komisi III menemukan sejumlah bangunan yang sudah tidak layak pakai seperti kusen dan jaringan listrik yang […]

  • Penghapusan Tenaga Honorer : Benarkah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan?

    Penghapusan Tenaga Honorer : Benarkah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Para tenaga honorer harap-harap cemas. Hal ini dipicu oleh rencana pemerintah akan menghapus tenaga honorer di instansi pemerintahan mulai 28 November 2023 mendatang. Tertuang dalam surat menteri PANRB No. B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintahan Pusat dan Pemerintah Daerah. (detik.com, […]

  • TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

    TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Tenaga kerja wanita asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Nurmadaniyah (16) mengaku ditelantarkan di Malaysia, meski telah empat bulan berada di negara itu. Pengakuan tersebut disampaikan orang tua kandung Nurmadaniyah, Effendi penduduk Dusun 7 Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, di Medan, Senin 29 November 2010. Sebenarnya, kata Effendi, cukup banyak masalah dengan keberangkatan […]

expand_less