Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • print Cetak

Istinewa

Madina-Mandailing Online: Perusakan lingkungan akibat aktifitas Pertambangan emas ilegal kini semakin marak dan sudah merambah ke wilayah Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang notabene dilindungi oleh negara sebagai paru-paru dunia.

Aktifitas tambang emas ilegal di kawasan TNBG ini sepertinya kebal hukum. Sebab diketahui telah beberapa kali tim dari TNBG sudah melakukan razia. Namun, tampaknya tak membuat para mafia tambang tak jera dan menghentikan aktivitasnya.

Bahkan razia beberapa hari yang lalu pun tampaknya tidak menunjukkan hasil. Hal ini terbukti di Desa Batahan, Kecamatan Kotanopan, masih terdapat dua unit Excavator di kawasan ini.

Menurut warga, desa ini berada di kawasan TNBG. Tambang emas ilegal ini pun diduga diback up oleh oknum Koramil Kotanopan dan juga diketahui oleh Kepala Desa serta Badan Pemusyawaratan Desa (BPD).

“Benar bang. Masih beroperasi di desa Batahan, Kecamatan Kotanopan. Ada dua excavator. Satu excavator diduga milik dan didanai oleh Putra,” ungkap warga desa Batahan yang tak ingin namanya dipublikasikan, Jum’at (18/07/2025).

Selain itu, informasi dari warga juga menjelaskan bahwa, kegiatan penambangan ini diduga kuat di back up oleh dua orang oknum dari Koramil Kotanopan. Mereka yang menjamin keamanan dari para mafia tambang emas ilegal ini beraktivitas.

“Ada dua orang bang infonya yang back up. Dua-duanya oknum dari Koramil Kotanopan. Oknum Koramil ini pun diduga terima 3 persen. Bahkan solar pun mereka yang menyiapkan,”ungkapnya.

Menurut Warga, dua oknum Koramil ini berinisial DT dan M. Dua oknum ini menjadi payung hukum bagi mafia tambang emas ilegal di kawasan ini.

Bahkan sambungnya, mereka berdua (oknum koramil) juga mengatakan kalau untuk urusan dengan Polisi, sudah di back up dari pihak Kasat Reskrim Polres Madina.

“untuk Kepala Desa dan BPD pun sudah diamankan mereka sebesar 12 persen,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Balai TNBG Madina, Agusman ketika dikonfirmasi terkait ini mengucapkan terima kasih atas infonya dan akan mengirim tim melakukan pengecekan.

“Terima kasih infonya pak, tim akan segera melalukan pengecekan kelapangan,”jawabnya singkat .(tim)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Bahasa Mandailing (bagian 1)

    Mengenal Bahasa Mandailing (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam) LANGGAM BICARA Langgam bicara orang Mandailing disebut pantis, irama dan intonasinya disebut landung, lemah lembut dan berirama yang diucapkan dengan nada yang rendah. Cara bertutur seperti ini merupakan pengaruh lingkungan Mandailing yang subur. Banyak pohon dan kurang berangin. Sehingga dengan suara yang bernada rendah sudah cukup untuk berbicara atau […]

  • Pelamar CPNS di Madina Padati Warnet

    Pelamar CPNS di Madina Padati Warnet

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa hari terakhir ini para pelamar Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memadati warung internet yang ada di kota Panyabungan untuk mendaftar melalui onlie. Evi, seorang pekerja di Warnet Aikom, Kayu Jati Jum’at (26/9/2014) mengakui pelamar pada umumnya meminta jasa pihak warnet untuk mendaftarkan dirinya melalui […]

  • Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Fahrizal Efendi Nasution mengatakan negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan dibandingkan investasi sebagaimana tertuang dalam undang-undang perizinan, termasuk izin pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). “Dilihat dari segi undang-undang dan persyaratan, negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan,” katanya […]

  • Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (1)

    Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (1)

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Hari panen Lubuk Larangan adalah hari meriah. Orang-orang selalu berjibun ruah di sepanjang aliran sungai dan tepian sungai. Sejak pukul 6 hingga 7 pagi, ratusan sepeda motor akan menderu-deru di sepanjang jalan raya menuju desa yang memanen Lubuk Larangan. Sepeda motor-sepada motor itu dikendarai para penangkap ikan yang membawa […]

  • Seto Mulyadi Hadiri Sidang Kasus Sandal Jepit

    Seto Mulyadi Hadiri Sidang Kasus Sandal Jepit

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi menghadiri sidang kasus ‘Sandal Jepit’ dengan terdakwa AAL (16) di Pengadilan Negeri Palu, Rabu [04/01]. Sidang kedua dengan agenda pemeriksaan saksi Sapri Hamzah, rekan terdakwa AAL itu berlangsung tertutup dan dipimpin hakim peradilan anak Romel Tampubolon. Terdakwa AAL didampingi penasehat hukumnya Elvis DJ Katuwu, kedua […]

  • SMK Namira Husada Kembangkan Tortor Mandailing

    SMK Namira Husada Kembangkan Tortor Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Didorong keinginan berpartisipasi mengembangkan kesenian Mandailing, SMK Kesehatan Namira Husada Madina menseriusi kesenian tarian tortor. SMK yang berlokasi di Gunungtua, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini aktif menggiatkan tor-tor terhadap pelajarnya. Bahkan, mereka juga sudah sering diundang memeriahkan berbagai kegiatan seremoni di Madina. “Mereka turut meriahkan tamu dari manca negara saat […]

expand_less