Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Rusak Keindahan Kota dan Berpotensi Banjir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
  • print Cetak

irfan hrp27213ek

Panyabungan, (MO) – Kesadaran Masyarakat Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Bahkan sungai pun  masih kerap dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah seperti yang terjadi   di sungai Aek Mata  pusat kota Panyabungan.

Selain memicu munculnya berbagai penyakit dan merusak keindahan kota, juga bakal berpotensi terhadap banjir. Demikian disampaikan salah seorang aktivis pemerhati sosial dan lingkungan di Madina, Irfan Harahap kepada wartawan kemarin di Pasar Lama Panyabungan.

Dikatakan Irfan, kesadaran warga Panyabungan terhadap masalah keberseihan sungai Aek Mata sangat rendah. Pemerintah seolah-olah tutup mata atas kondisi ini. Sampah yang sering terlihat berupa sampah rumah tangga dan sampah usaha dagang di pasar serta jajanan malam yang semuanya dibuang ke parit dan badan sungai.

Hal ini, sambung Irfan, akan berakibat aliran sungai yang membelah kota Panyabungan ini selalu kotor oleh gulungan dan sumbatan sampah, dan akan merusak keindahan kota Panyabungan yang terkesan kumuh dan jorok.

“Kita sangat malu atas kondisi ini. Mestinya masyarakat sadar, selain akan memicu munculnya penyakit, juga dapat mengakibatkan terjadinya banjir. Dan pemerintah dalam hal ini terkesan menutup  mata, seharusnya Pemerintah memberikan kesadaran bagi masyarakat dengan melakukan pengawasan atau bentuk lain agar sungai Aek Mata tidak dicemari sampah.

Kita malu terhadap masyarakat pendatang atau warga perantau, jika ini terus dibiarkan,” ucap Irfan. Dia mengatakan, peraihan gelar Adipura bagi Panyabungan menurut dia belum layak atas kondisi seperti ini. Dan itu, kata Irfan, masih jauh panggang dari api. Ini harus menjadi pemikiran bagi Pemkab Madina dan warga Panyabungan, jangan sampai ibukota kabupaten ini ditelantarkan oleh pemerintah daerah, serta dikumuhkan secara terus menerus.

“Inikan berpotensi jadi bencana bagi kita semua. Pemerintah seharusnya melakukan upaya penanggulangan dan pemetaan titik sungai yang berpotensi longsor. Jika memang tidak ada dana, disinilah peran pemerintah untuk meloby dana ke pemerintah pusat. Saya tidak faham apakah ini mutlak masalah ketidaktahuan atau memang pemerintah tidak mau tahu,” ujarnya.

Irvan berharap Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan, Muspika Panyabungan dan pihak kelurahan, agar berupaya keras menumbuhkan kesadaran di tengah-tengah warga kota Panyabungan agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga keindahan kota.

Selain itu, Irvan juga meminta kepada Pemkab Madina agar lebih menambahi tong atau bak sampah, agar warga kota Panyabungan bisa lebih terbiasa dan membuang sampah pada tempat yang disediakan. (wan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjualan di Pasar Baru Turun Gara-gara Lumpur

    Penjualan di Pasar Baru Turun Gara-gara Lumpur

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Infrastruktur relokasi Pasar Baru Panyabungan menjadi faktor utama penurunan jumlah pembeli. Gang pasar yang becek dan banyak titik berlumpur penyebab konsumen malas datang ke relokasi Pasar Baru Panyabungan. Itu diutarakan sejumlah pedagang kepada Mandailing Online, Selasa (13/10/2020). “Menurun. Dagangan sepi sejak hujan yang selalu turun. Orang malas datang karna pasar ini […]

  • Argentina Selidiki Kejahatan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya

    Argentina Selidiki Kejahatan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sistem peradilan Argentina akan menyelidiki tuduhan kejahatan perang yang dilakukan militer Myanmar terhadap minoritas Rohingya di negara itu berdasarkan putusan pengadilan yang menjunjung prinsip keadilan universal. Keputusan pengadilan banding membatalkan putusan pengadilan yang lebih rendah yang menolak permintaan penyelidikan oleh Organisasi Rohingya Burma (BROUK) yang berbasis di Inggris. Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut tindakan keras […]

  • Jalur Tengah Lintas Sumatera di Muara Mais Tertimbun Material Longsor

    Jalur Tengah Lintas Sumatera di Muara Mais Tertimbun Material Longsor

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, ( Mandailing Online )- Jalan tengah lintas sumatera di Desa Muara Mais, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal pagi ini Kamis 16/11/2023 terpaksa tidak bisa di lewati kendaraan, pasalnya material longsor dari perbukitan menimbun badan jalan nasional itu. Kendaraan melintas si jalur perhubung Sumatera Utara dan Sumatera Barat ini pun terpaksa terhenti sementara menunggu […]

  • Ribuan Masyarakat Madina Antusias Saksikan Karnaval.

    Ribuan Masyarakat Madina Antusias Saksikan Karnaval.

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Dalam rangka HUT ke 17 Kab Madina PANYABUNGAN – (Mandailing Online) – Ribuan masyarakat Mandailing Natal dari berbagai penjuru kecamatan antusias memadati   jalan Willem Iskandar Panyabungan menyaksikan pawai Karnaval memeriahkan HUT Mandailing Natal ke 17. Salma Nasution warga masyarakat Siabu kepada Mandiling Online,  Selasa, (8/3) mengatakan merasa sangat gembira dan terhibur dengan adanya acara  acara […]

  • Sampah Panyabungan Tak Terurus Padahal Anggaran Bengkel Rp 1,3 Miliar, Kadis DLH Madina Akhirnya Diganti

    Sampah Panyabungan Tak Terurus Padahal Anggaran Bengkel Rp 1,3 Miliar, Kadis DLH Madina Akhirnya Diganti

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di tengah sorotan tajam publik soal tumpukan sampah yang tak kunjung tuntas di jantung ibu kota Kabupaten Mandailing Natal, kursi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akhirnya berganti. Kepala DLH Madina, Birul Walidain, resmi diganti setelah sebelumnya mengundurkan diri dengan alasan kesehatan. Jabatan strategis pengelola kebersihan kota itu kini diserahkan kepada Ismail […]

  • Proyeksi Palsu

    Proyeksi Palsu

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah S.Pd Guru dan Pemerhati Masyarakat Sungguh jika manusia yang membuat sebuah proyeksi, apalagi proyeksi ekonomi masa depan, maka siap-siaplah akan keliru. Andaipun jika proyeksi itu tepat, tetap saja akan meleset dan ada galat erornya. Itulah buktinya bahwa manusia itu lemah, serba kurang dan sangat terbatas. Apalagi yang dijadikan sebagai pijakan adalah sistem […]

expand_less