Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Tak Berkategori

Pertumbuhan Ekonomi Simpang Banyak Dari Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
  • print Cetak

Kopi Mandailing 030513aPanyabungan (Mandailing Online) – Pertumbuhan ekonomi penduduk di Desa Simpang Banyak Julu dan Desa Simpang Banyak Jae Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menggeliat.

Pertumbuhan itu berangsur naik seiring merangkaknya peningkatan hasil perkebunan kopi yang diusahai warga yang digalakkan sejak tahun 2007 lalu.

“Sejak 5 tahun terakhir ini banyak manfaat, teruma dalam peningkatan perekonomian yang dirasakan 2 desa ini,” ungkap warga Simpang Banyak, Mursal didampingi temannya, Irwadi menjawab wartawan, Jum’at (3/5).

Peningkatan itu antar lain terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat, meningkatnya pendapatan masyarakat, dan termanfaatkannya lahan-lahan tidur yang berpotensi untuk kopi, terutama lahan yang sudah kritis.

Indikator lainnya adalah peningkatan ekonomi yang dirasakan seperti bertambahnya jumlah anak yang bersekolah, bertambahnya jumlah kenderaan dimana hampir setiap rumah tangga telah memiliki kenderaan roda dua, peteni telah mampu memperbaiki rumah bahkan membangun rumah baru.

“Jika kita bandingkan kondisi ekonomi pada masa sebelumnya, sangat berbeda dengan kondisi saat ini,” imbuhnya.

Sebelum perkembangan perkebunan kopi itu, pekerjaan utama sebagaian besar penduduk adalah buruh tani di satu perkebunan kopi swasta di Desa Simpang Banyak Julu, sebagian lagi mencari hasil hutan serta kulit manis dengan penghasilan yang minim.

Seperti diberitakan sebelunya, gairah berkebun kopi di kalangan penduduk dua desa itu bermula dari bantuan Dinas Kahutanan Perekebunan Madina seluas 50 hektar berlokasi di Payabolak, Desa Simpang Banyak Julu. Semuanya perkebunan yang dikelola warga.

Selanjutnya, kebun kopi di dua desa tersebut mencapai 160 hektar berada di beberapa lokasi. Dan peluang ke depan masih tinggi mengingat lahan kosong masih luas, terutama lahan-lahan yang berada di sepanjang jalan raya dari Desa Simpang Banyak Jae hingga ke perbatasan Sumatra Barat yang diperkirakan mencapai 800 hektar.

“Kalau untuk produksi rata-rata kopi di Desa Simpang Banyak sekitar 450 kilo gram per bulan per hektar yang dipanen setiap 10 hari. Dengan kata lain, dalam sekali penen mencapai 150 kilo gram per hektar,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Guru harus mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk moral dan karakter generasi muda. Guru juga harus memiliki kesabaran menghadapi murid serta mampu membangun kepribadian siswa. Selain itu, sebagai pengajar, guru wajib mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan menanamkan budi pekerti yang luhur, serta berorientasi menjadi siswa yang memiliki kepribadian yang baik dan […]

  • Selisih 633 Suara, ON MA Raih Kemenangan di Pilkada Madina

    Selisih 633 Suara, ON MA Raih Kemenangan di Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- Ketua Tim Pemenangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution – M. Ichwan Husein Nasution, mengumumkan kemenangan paslon dengan slogan ON MA. Menurut Zuchri Mustafa Nasution, kemenangan ini didapat dari perhitungan realcount yang berdasarkan data dari hasil foto C1 dan C1 Pleno dari […]

  • Badan Pemangku Adat Jangan Dibawa ke Ranah Politik

    Badan Pemangku Adat Jangan Dibawa ke Ranah Politik

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Pelantikan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu seharusnya tidak dibarengi dengan pernyataan sikap dan dukungan terhadap salah satu pasangan calon Bupati. Itu dikatakan Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA), M. Suhairy Lubis, S. Fil, kemarin, terkait adanya rangkaian acara pengumuman dukungan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu kepada calon bupati Dahlan Hasan […]

  • Tim Safari Ramadhan Kunjungi Kebun PTPN IV di Madina

    Tim Safari Ramadhan Kunjungi Kebun PTPN IV di Madina

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Ketua Majelis Taklim & Syiar Islam (MTSI) Pusat PTPN IV Taufiqurrachman bersama Ketua Tim IV Safari Ramadhan Aminuddin Thoha serta anggota (Syahrul Aman Siregar, Rabiullah Harahap, Syahrial Nasution, Alhusri Naipospos), berkesempatan melakukan Safari Ramadhan di Kebun Mandina Grup (Kebun Timur, Kebun Batang Laping, Proyek Plasma) yang dipusatkan di Mess Batang Laping yang terletak […]

  • Syamsul Kena Serangan Jantung

    Syamsul Kena Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dirawat di RS Jantung Harapan Kita JAKARTA- Gubernur Sumut nonaktif, Syamsul Arifin, dirawat di Rumah Sakit (RS) Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat. Serangan jantung mendadak pada Jumat (27/5) siang, memaksa Syamsul harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit terbesar khusus jantung itu. Hingga tadi malam, kondisi Syamsul masih dalam pantauan tim dokter dibawah kendali dr […]

  • Karang Taruna dan IPPNU Serukan Penolakan Hari Valentine

    Karang Taruna dan IPPNU Serukan Penolakan Hari Valentine

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Karang Taruna Mandailing Natal (Madina) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Madina menyerukan kepada generasi muda Islam untuk tidak ikut-ikutan larut terjerumus merayakan Hari Valentine. Hari Valentine adalah budaya Romawi kuno yang berlatar budaya seks bebas, hedonisme dan konsumerisme. Dan bertentangan dengan ajaran Islam. “Kita menghimbau agar umat Islam menolak […]

expand_less