Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Selamat Datang Virus Covid Varian Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
  • print Cetak

Oleh : Alfisyah S.Pd
Guru dan Pegiat Literasi Islam

Varian baru virus covid-19 B117 yang berasal dari Inggris kini semakin menghantui negeri-negeri yang menjadi lahan subur pandemi. Boris Johnson mengatakan bahwa virus varian baru ini lebih menular dan lebih mematikan (kompas.com, 23/01/2021). Jubir satgas covid 19 menyatakan bahwa Indonesia mesti bersiap akan kemungkinan penularan virus varian baru ini.

Memang Indonesia mesti lebih khawatir seharusnya. Sebab varian lama covid19 itu telah membuat rekor di dunia. Sebab angka penularan Indonesia sudah melewati satu juta korban. Selayaknya memang tidak boleh disepelekan. Apalagi masuknya virus covid varian baru yang dikabarkan lebih berbahaya dan lebih mematikan itu. Dua kejadian ini membuka mata dunia bagaimana Indonesia belum mampu (gagal) mengatasi pandemi ini sekaligus tidak siap mengatasi munculnya varian baru tersebut. Parahnya Indonesia melalui penguasanya tetap ngeyel menerima tenaga kerja asing beberapa waktu ini. Dikabarkan sebanyak 152 TKA asal China telah tiba di Indonesia melalui bandara Soekarno Hatta beberapa hari lalu. Kebijakan ini tentu melukai masyarakat Indonesia yang sedang berjuang mati-matian melawan covid-19 saat ini. Pintu penularan virus varian baru ini terbuka bebas. Seakan Indonesia menggelar karpet merah menerima varian baru virus tersebut dengan ucapan selamat datang.

Pemerintah Indonesia nampaknya masih cuek terhadap virus varian baru ini titik gagap pandemi yang terjadi semakin membuat kacau penanggulangannya. Jika dari awal kebijakan lockdown itu diterapkan, penularan virus itu tentu bisa dikendalikan termasuk menolak masuknya warga asing yang memungkinkan semakin menularkan wabah itu. Keluar masuknya masyarakat di satu wilayah yang bercampur orang sakit dan orang sehat itulah yang menyebabkan penularan itu tidak bisa dihentikan Tentu denganmelihat angka-angka yang terus menanjak itu rasanya tak mungkin pandemi ini akan berakhir cepat. Kebijakan new normal yang tidak dilaksanakan secara komprehensif telah menyumbang kenaikan angka korban pasien covid 19 tersebut. Padahal jika lockdown itu diambil dari awal akan terpisah antara yang sakit dan yang sehat. Sementara yang sakit dilokalisasi di satu wilayah yang sehat tetap dapat melakukan kegiatan ekonomi di wilayah yang sehat itu. Roda ekonomi tetap dapat berputar tanpa ada kekhawatiran akan penularan virus tersebut. Tentu APBN negara pun harus diperbaiki titik APBN Indonesia hari ini yang defisit akibat salah kelola perekonomian di negeri ini memang sudah kasep (terlanjur).

Untuk keluar dari keadaan itu, pemerintah mesti memiliki tekad yang kuat untuk membuang sistem kapitalisme dalam kehidupan bernegara saat ini. Jika sudah dicampakkan atau dibuang, lalu langkah selanjutnya adalah mengambil sistem lain yang shahih/benar. Sistem baru yang menjadikan kekayaan negara yang tersisa tetap dimiliki dan kekayaan negara yang sudah dirampas pihak lain diminta untuk dikembalikan. Tentu negara ini harus memiliki posisi yang diperhitungkan agar disegani dan ditakuti lawan. Posisi itu merupakan posisi yang menjadikan masyarakat Indonesia dapat mengembalikan pada keadaannya semula dahulu. Saat semua sumber daya alam masih dimiliki secara utuh harus dikelola sendiri tanpa campur tangan asing. Jika sudah ditangani asing, namun masih banyak untuk bisa diselamatkan harus diminta kembali. Sebab saat ini sudah banyak aset negara yang dikuasai asing (sekitar 90%). Meskipun demikian jumlah yang tersisa (10%) dari kekayaan negara ini masih bisa diselamatkan jika negara berkomitmen menerapkan sistem ekonomi yang mandiri tangguh dan meniadakan campur tangan dari asing.

Namun semuanya kembali pada itikad baik penguasa/pemimpin hari ini. munculnya varian baru virus itu tidak akan menjadi momok baru bagi indonesia selama negara ini tangguh secara ekonomi. Oleh karena itu tidak ada cara lain untuk menghadapi munculnya varian baru covid-19 ini kecuali dengan cara menerapkan sistem baru penanganan wabah yang komprehensif. Penanganan yang mengutamakan keselamatan jiwa masyarakatnya. Penanganan yang berbasis ekonomi yang stabil dan memiliki tujuan melayani masyarakat titik bukan hendak berjual beli dengan masyarakat titik sebab hubungan pemimpin dan masyarakat yang sesungguhnya adalah hubungan pelayan dan majikan. Majikan sebenarnya adalah rakyat (masyarakat). Hubungan itu dilandasi saling kasih sayang karena Allah bukan yang lain. Niscaya varian-varian baru yang muncul dari covid 19 tetap dapat diatasi secara sempurna.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ima Madina Kader 450 Anggota Baru

    Ima Madina Kader 450 Anggota Baru

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO (Mandailing Online) – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP Ima Madina) melaksanakan Training Leadership dan Anti Penindasan bagi seluruh mahasiswa baru calon angota Ima Madina. Training ini berlangsung di Bumi Perkemahan Sibolangit, Karo, dari 30 Oktober sampai 1 November 2015. Latihan ini bertujuan untuk melahirkan kader-kader yang militan dan memiliki karakter kepemimpinan. […]

  • Pernyataan Gubsu Tidak Adil Buat Golkar

    Pernyataan Gubsu Tidak Adil Buat Golkar

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Mandailing Natal (Madina) angkat bicara terkait statement (pernyataan) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang mengatakan Partai Golkar tidak pro pembangunan. Sekretaris Golkar Erwin Efendi Nasution menyebutkan, Gubsu berlaku tidak adil dengan statemen tersebut dan terkesan mengabaikan keikutsertaan fraksi Golkar Sumut mendukung pembangunan. “Gubernur harus mengingat bahwa fraksi […]

  • Calon Bupati Madina, Amin Nasution Mencuat

    Calon Bupati Madina, Amin Nasution Mencuat

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nama HM Amin Nasution,SH.MA mulai mencuat sebagai calon Bupati Madina di Pilkada Madina yang sudah dekat. HM Amin Nasution adalah putra daerah Mandailing Natal (Madina) yang berkecimpung di dunia advokad nasional, juga pendiri LBH AL Amin Madina yang telah melakukan banyak aktivitas sosial dan bantuan hukum bagi kalangan kurang mampu di […]

  • Hanura, PKB, Grindra, Demokrat, Golkar Dominasi Madina

    Hanura, PKB, Grindra, Demokrat, Golkar Dominasi Madina

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penghitungan rekapitulasi manual hasil Pemilu 2014 masih berlangsung di tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), Sabtu (12/4/2014). Tetapi berdasar data-data yang dihimpun Mandailing Online dari posko-posko partai politik memeberikan gambaran bahwa pemenang Pemilu 2014 di Mandailing Natal (Madina) didominasi Partai Hanura, PKB dan Grindra. Ketiga partai politik ini mampu memperoleh kursi di […]

  • Seminar BOC Dorong Generasi Muda Sukses di Era Digital

    Seminar BOC Dorong Generasi Muda Sukses di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle BOC
    • 0Komentar

        … PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) — Business Owners Community (BOC) menggelar seminar bertema “Sukses di Era Digital” di Aula KPN Budi Luhur, Padangsidimpuan, Minggu (23/8/2026) Seminar tersebut diikuti peserta dari kalangan santri, pelajar SLTA dan mahasiswa, dengan menghadirkan Taufik Akmal, praktisi marketing digital asal Medan, sebagai pembicara. Dalam kesempatan itu, Taufik membagikan kisah perjalanan […]

  • QRIS Tak Secanggih Pemasukan Rakyat

    QRIS Tak Secanggih Pemasukan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Riani, S.Pd.I Guru tinggal di Medan Ditengah naik turunnya roda perekonomian masyarakat saat ini, berbagai manuver dilakukan pemerintah guna mempermudah masyarakat dalam bertransaksi. Semua didesign canggih berbasis online, begitupun transaksi perbankan dan pembayaran pajak, walaupun pruduk yang dikeluarkan Bank Indonesia kali ini cukup canggih namun kenyataannya tak secanggih pemasukan rakyat. Wali Kota Medan […]

expand_less