Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Selamat Datang Virus Covid Varian Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
  • print Cetak

Oleh : Alfisyah S.Pd
Guru dan Pegiat Literasi Islam

Varian baru virus covid-19 B117 yang berasal dari Inggris kini semakin menghantui negeri-negeri yang menjadi lahan subur pandemi. Boris Johnson mengatakan bahwa virus varian baru ini lebih menular dan lebih mematikan (kompas.com, 23/01/2021). Jubir satgas covid 19 menyatakan bahwa Indonesia mesti bersiap akan kemungkinan penularan virus varian baru ini.

Memang Indonesia mesti lebih khawatir seharusnya. Sebab varian lama covid19 itu telah membuat rekor di dunia. Sebab angka penularan Indonesia sudah melewati satu juta korban. Selayaknya memang tidak boleh disepelekan. Apalagi masuknya virus covid varian baru yang dikabarkan lebih berbahaya dan lebih mematikan itu. Dua kejadian ini membuka mata dunia bagaimana Indonesia belum mampu (gagal) mengatasi pandemi ini sekaligus tidak siap mengatasi munculnya varian baru tersebut. Parahnya Indonesia melalui penguasanya tetap ngeyel menerima tenaga kerja asing beberapa waktu ini. Dikabarkan sebanyak 152 TKA asal China telah tiba di Indonesia melalui bandara Soekarno Hatta beberapa hari lalu. Kebijakan ini tentu melukai masyarakat Indonesia yang sedang berjuang mati-matian melawan covid-19 saat ini. Pintu penularan virus varian baru ini terbuka bebas. Seakan Indonesia menggelar karpet merah menerima varian baru virus tersebut dengan ucapan selamat datang.

Pemerintah Indonesia nampaknya masih cuek terhadap virus varian baru ini titik gagap pandemi yang terjadi semakin membuat kacau penanggulangannya. Jika dari awal kebijakan lockdown itu diterapkan, penularan virus itu tentu bisa dikendalikan termasuk menolak masuknya warga asing yang memungkinkan semakin menularkan wabah itu. Keluar masuknya masyarakat di satu wilayah yang bercampur orang sakit dan orang sehat itulah yang menyebabkan penularan itu tidak bisa dihentikan Tentu denganmelihat angka-angka yang terus menanjak itu rasanya tak mungkin pandemi ini akan berakhir cepat. Kebijakan new normal yang tidak dilaksanakan secara komprehensif telah menyumbang kenaikan angka korban pasien covid 19 tersebut. Padahal jika lockdown itu diambil dari awal akan terpisah antara yang sakit dan yang sehat. Sementara yang sakit dilokalisasi di satu wilayah yang sehat tetap dapat melakukan kegiatan ekonomi di wilayah yang sehat itu. Roda ekonomi tetap dapat berputar tanpa ada kekhawatiran akan penularan virus tersebut. Tentu APBN negara pun harus diperbaiki titik APBN Indonesia hari ini yang defisit akibat salah kelola perekonomian di negeri ini memang sudah kasep (terlanjur).

Untuk keluar dari keadaan itu, pemerintah mesti memiliki tekad yang kuat untuk membuang sistem kapitalisme dalam kehidupan bernegara saat ini. Jika sudah dicampakkan atau dibuang, lalu langkah selanjutnya adalah mengambil sistem lain yang shahih/benar. Sistem baru yang menjadikan kekayaan negara yang tersisa tetap dimiliki dan kekayaan negara yang sudah dirampas pihak lain diminta untuk dikembalikan. Tentu negara ini harus memiliki posisi yang diperhitungkan agar disegani dan ditakuti lawan. Posisi itu merupakan posisi yang menjadikan masyarakat Indonesia dapat mengembalikan pada keadaannya semula dahulu. Saat semua sumber daya alam masih dimiliki secara utuh harus dikelola sendiri tanpa campur tangan asing. Jika sudah ditangani asing, namun masih banyak untuk bisa diselamatkan harus diminta kembali. Sebab saat ini sudah banyak aset negara yang dikuasai asing (sekitar 90%). Meskipun demikian jumlah yang tersisa (10%) dari kekayaan negara ini masih bisa diselamatkan jika negara berkomitmen menerapkan sistem ekonomi yang mandiri tangguh dan meniadakan campur tangan dari asing.

Namun semuanya kembali pada itikad baik penguasa/pemimpin hari ini. munculnya varian baru virus itu tidak akan menjadi momok baru bagi indonesia selama negara ini tangguh secara ekonomi. Oleh karena itu tidak ada cara lain untuk menghadapi munculnya varian baru covid-19 ini kecuali dengan cara menerapkan sistem baru penanganan wabah yang komprehensif. Penanganan yang mengutamakan keselamatan jiwa masyarakatnya. Penanganan yang berbasis ekonomi yang stabil dan memiliki tujuan melayani masyarakat titik bukan hendak berjual beli dengan masyarakat titik sebab hubungan pemimpin dan masyarakat yang sesungguhnya adalah hubungan pelayan dan majikan. Majikan sebenarnya adalah rakyat (masyarakat). Hubungan itu dilandasi saling kasih sayang karena Allah bukan yang lain. Niscaya varian-varian baru yang muncul dari covid 19 tetap dapat diatasi secara sempurna.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawa Gadis Desa, Polisi Airud  Dihajar Pemuda

    Bawa Gadis Desa, Polisi Airud Dihajar Pemuda

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Gara-gara membawa anak gadis hingga malam, seorang oknum Polairud (polisi air dan udara) dihajar sejumlah pemuda. Ini terjadi di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina), Selasa (13/10). Informasi yang dihimpun dari warga yang tidak mau dituliskan namanya mengatakan, oknum polairud yang berinisial D yang bertugas di […]

  • Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan pasangan Sukhairi-Atik dilepaskan kumandang azan dan lantunan solawat badar saat bergerak mendaftar ke KPU Madina, bakda solat Jum’at (4/9/2020). Rombongan berjumlah seribuan orang itu berjalan kaki di tengah guyuran gerimis dari rumah kediaman HM Jakfar Sukhairi Nasution di Pasar Jongjong, Panyabungan menuju kantor KPU Madina yang berjarak sekira 400 meter. […]

  • Hidayat Batubara Segera Non Aktif Sebagai Bupati

    Hidayat Batubara Segera Non Aktif Sebagai Bupati

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika nantinya Bupati Madina Hidayat Batubara memasuki persidangan di Pengadilan Tipikor Medan, maka statusnya akan menjadi terdakwa. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, status terdakwa ini akan berlanjut pada penonaktifan sementara Hidayat Batubara dari jabatan Bupati Mandailing Natal (Madina). Dimikian dikatakan Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH kepada wartawan, […]

  • Bupati Imbau Masyarakat Perhatikan Kesehatan Hewan Kurban

    Bupati Imbau Masyarakat Perhatikan Kesehatan Hewan Kurban

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengimbau masyarakat yang hendak membeli hewan kurban sapi dan kambing agar terlebih dahulu mengecek kesehatannya, terlebih saat ini penyakit mulut dan kuku (PMK) sedang melanda. Imbauan tersebut disampaikan Bupati Sukhairi melalui Surat Edaran Bupati Madina bernomor; 521/1573/Distan/V/2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Penyakit […]

  • Balun Amakmu

    Balun Amakmu

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ganjil nian begeon tai songonima natarjadi di hita namangolu, pala dapot hatihana angkon naibalunma amamkniba, pala ampot antong inda tarbalunibabe naibalun nihalak dei nian, arana pala manengget motor naso marroda dohot naso marsitangi, inda natarbaenbe mambalun amak nailompit ni dongan doma tangan mamasukkon badan simanare tubagas nagolapan, ibalun dongan juo dei nian amak niba nahombang […]

  • Arsidin Batubara: Partisipasi Pelaku UMKM Penting dalam Pembangunan

    Arsidin Batubara: Partisipasi Pelaku UMKM Penting dalam Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara menilai partisipasi pelaku UMKM penting dalam menunjang pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Arsidin saat menjadi nara sumber pada Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Kemitraan Berusaha yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Madina di aula Hotel Rindang, […]

expand_less