Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia Terbentuk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2014
  • print Cetak

KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Satu organisasi baru yang menyatukan etnis Mandailing lintas dua negara telah terbentuk. Namanya Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI).

Organisasi ini dibentuk di Malaysia oleh para tokoh Mandailing yang ada di Malaysia dan tokoh Mandailing dari Tanah Leluhur, Sumatera, Indonesia.

Organisasi ini resmi didaftarkan di Malaysia dalam dokumen Pendaftar Pertubuhan Malaysia/The Registry of Societies Malaysia (ROS) Nomor PPM-008-14-13062014 pada 13 Juni 2014.

Presiden atau pimpinan tertinggi organisasi dijabat oleh Dato A. Tamimi Siregar untuk kawasan Malaysia, sedangkan jabatan presiden untuk kawasan Indonesia dijabat oleh H. SS Baginda Tambangan Harahap berkedudukan di Sidempuan, Sumatera, Indonesia.

Menjawab Mandailing Online, Setiausaha IMAMI untuk kawasan Malaysia, Ramli Abdul Karim Hasibuan, Kamis (26/6/2014) menyatakan bahwa IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan berusaha ke arah menjalin dan mempererat hubungan silaturahim antara suku Mandailing yang keturunannya atau dirinya lahir dan menjadi warganegara Malaysia-dengan masyarakat suku Mandailing di Tanah Leluhur atau tanah asal nenek moyang di Indonesia.

IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan bekerjasama dan bergandingan dalam pelbagai aspek bertujuan memenuhi amanat IMAMI sesuai dengan anggaran dasarnya serta tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Malaysia dan Indonesia atau tidak bertentangan dengan hubungan diplomatik kedua negara.

“Secara tidak langsung, jalinan kerjasama IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia hendaklah juga menjurus/memfokus kepada usaha membantu memperkuatkan hubungan kedua-dua negara dalam konteks pengukuhan persaudaraan dan kekitaan di kedua-dua pihak,” kata Ramli.

IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia juga akan tampil ke hadapan, yaitu kepada pihak kerajaan atau pemerintah untuk menjadi medium atau perantara bagi pihak masyarakat Mandailing di kedua-dua negara bagi membantu menyelesaikan segala isu yang muncul yang melibatkan kaum Mandailing di kedua negara.

IMAMI juga fokus pada meningkatkan kesadaran dan kefahaman masyarakat suku Mandailing di Malaysia terhadap pentingnya mencari asal usul keluarganya di tanah leluhur Mandailing serta sejarah hujirah nenek moyang dari tanah leluhur Mandailing di Sumatera ke kawasan Semenanjung Malaya pada era pra kemerdekaan dan pasca kemerdekaan Malaysia dan Indonesia. Hal ini juga berlaku bagi kaum Mandailing yang berada di provinsi lain di Indonesia.

Pencarian kembali jejak keluarga ini sebagai upaya meningkatkan ukhuwah dan rasa persaudaraan sesama masyarakat Mandailing di kedua negara.

IMAMI juga memiliki program meningkatkan kesadaran masyarakat Mandailing di Malaysia dan Indonesia bagi mempertahankan, melestarikan dan mengembang-luaskan bahasa Mandailing, kebudayaan Mandailing dan kesenian Mandailing di samping ciri-ciri khas etnis Mandailing lainnya termasuk masakan, makanan, pakaian, seni bina dan sejenisnya.

“Dalam konteks ini, memandangkan terdapat kekurangan bahan-bahan rujukan di Malaysia berkaitan hal ini, maka IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan bekerjasama untuk menyenaraikan keseluruhan kebudayaan, kesenian dan ciri-ciri khas atau keistimewaan yang sinonim dengan masyarakat suku kaum Mandailing, supaya ia dapat disebarluaskan kepada masyarakat suku kaum Mandailing di Malaysia, sekaligus meningkatkan jati diri mereka sebagai berketurunan suku Mandailing,” ujar Ramli.

Selain bekerjasama atas dasar sesama suku Mandailing, kerjasama dan hubungan sesama masyarakat suku kaum Mandailing di Malaysia dan Indonesia juga akan disandarkan kepada agama Islam, iaitu pemantapan kerjasama mengadakan program ke-Islaman.

IMAMI juga akan mengadakan program-program lain, seperti pelatihan, pendidikan, bengkel, forum, persembahan, pertunjukan, kerjasama dengan pihak lain termasuk kerajaan atau pemerintah di Malaysia dan Indonesia dan lain-lain inisiatif atau usaha yang dianggap wajar, munasabah dan perlu untuk membantu mencapai upaya-upaya tersebut di atas.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lia Eden Bebas

    Lia Eden Bebas

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lia Aminudin alias Lia Eden (64), terpidana kasus penodaan agama dijemput tujuh orang pengikutnya saat keluar dari Lapas Wanita Tangerang, Banten, Jumat (15/4). Lia Eden bebas setelah menjalani masa tahanan 2,5 tahun yang dijatuhkan vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Sujbacran pada 2 Juni 2009. Sumber : Analisa

  • Pariwisata Belum Pengaruhi Pendapatan Dearah

    Pariwisata Belum Pengaruhi Pendapatan Dearah

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sektor Pariwisatan sejauh ini melum mampu menyumbang terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mandailing Natal (Madina). Demikian disampaikan aktivis pemerhati lingkungan di Madina, Buyung RBD Daulay yang juga Ketua Angkatan Muda Demokrat Indonesia didampingi Sekretaris Imsaruddin Nasution SHI kepada wartawan, pekan lalu. Menurutnya, kondisi itu akibat pengelolaan objek wisata di Madina belum […]

  • Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

    Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Pemko Psp mengimbau dan meminta pengusaha di sepanjang jalan baru Jalan By Pass di Kecamatan Psp Batunadua dan Psp Tenggara untuk mengurus surat tempat izin usaha (SITU). Imbauan ini adalah keharusan agar seluruh pedagang ditata. Sekretaris Daerah (Sekda) Psp, Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Jumat (10/2) menuturkan, untuk penataan usaha tenda biru di […]

  • Ikan Jurung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Ikan Jurung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TOBASA – Berkas mantan Asisten I Pemkab Tobasa Rudolf Manurung dan mantan Plt Sekda Saibon Sirait yang terlibat dugaan korupsi proyek pembebasan lahan PLTA Asahan III, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Balige, Rabu (5/3) sekira pukul 15.00 WIB. Kapolres Tobasa AKBP Edi Fariadi melalui Kasat Reskrim AKP Robert Sembiring didampingi Kanit Tipikor Aiptu M Harahap, Kamis […]

  • Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal berhail menangkap 1 pria berikut baran bukti 5 kg ganja kering di Desa Gunungtua Panggorengan, Panyabungan, Selasa dinihari (29/10/2019). Tersangka berinisial AT Batubara (43) warga Desa Gunung Tua, Panyabungan ditangkap Sat Res Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) dalam satu misi penyamaran. Tersangka ditangkap sekira pukul 00.30 WIB. […]

expand_less