Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Lanjutan Jalan Madina-Sumbar, Pemkab Madina Diminta Lobi Sumbar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
  • print Cetak

 

ULU PUNGKUT (Mandailing Onine) – Masyarakat Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendesak Pemkab Madina melakukan lobi kepada pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar jalan tembus Madina-Sumbar dari titik Desa Simpang Banyak, Ulu Pungkut ke daerah Pasaman bisa terealisasi.

“Untuk wilayah Madina,  pembukaan jalan tembus dari Desa Simpang Banyak ke perbatasan  Sumatera Barat walaupun belum diaspal sudah selesai dilaksanakan. Jadi yang belum dibuka sama sekali dari wilayah Sumatera Barat, tepatnya dari Pasaman ke perbatasan Madina yang panjangnya sekitar 6 kilo meter,” ujar Abdul Manan Lubis, tokoh pemuda Ulu Pungkut kepada  wartawan, Senin (20/10/2014).

Agar pembukaan jalan ini secepatnya terlaksana, Pemkab Madina harus melakukan lobi agar pemerintah Sumatera Barat mau menembuskan jalan ke Madina.

Pembukaan jalan dari arah Sumatera Barat sudah sangat mendesak agar perekonomian warga Ulu Pungkut meningkat.

Selama ini boleh dikatakan, daerah Ulu Pungkut adalah kecamatan yang terisolir. Hubungan ke kecamatan ini tergolong buntu hanya bisa dilalui kenderaan dari satu arah yaitu dari Kecamatan Kotanopan.

Dengan dibukanya jalur ini nantinya, warga Ulu Pungkut akan bisa menjual hasil panennya ke daerah Sumatera Barat, begitu juga sebaliknya penduduk Sumatera Barat akan datang ke daerah Ulu Pungkut.

Selain itu, tebukanya jalur Madina-Sumbar ini akan meningkatkan mobilitas lalulintas antar provinsi dari Madina ke Sumbar yang diharapkan berdampak pada meningkatnya mobilisasi ekonomi.

Selama ini salah satu kendala yang dihadapi Ulu Pungkut adalah pemasaran hasil sumber daya alam.

 

Peliput  : Lokot Husda Lubis

Editor    : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . PEMATANGSIANTAR : Peringatan Hari Guru yang akan dilaksanakan pada 25 November 2010 ini, membuat sejumlah orang tua (ortu) siswa merasah resah dan protes. Hal ini dipicu adanya pengutipan dana Hari Guru yang dilakukan sejumlah sekolah, dengan nominalnya berkisar Rp 10 ribu dan 15 ribu per siswanya. Seperti di SMP Negeri 1 Kota Pematangsiantar, para […]

  • Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Harvina, S.Sos Tradisi gotong royong telah lama hidup dalam masyarakat Indonesia. Tradisi ini dapat terlihat dari kebiasaan masyarakat kita yang saling membantu dalam melakukan setiap kegiatan, misalnya dalam prosesi pernikahan, kematian, menjaga lingkungan dan bercocok tanam. Namun, beberapa tahun terakhir, tradisi gotong royong tanpa disadari mulai terkikis keberadaannya, terutama pada masyarakat yang hidup di […]

  • Pembangunan Daerah Lemah Akibat Ego Sektoral

    Pembangunan Daerah Lemah Akibat Ego Sektoral

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ego sektoral menjadi salah satu faktor rendahnya grafik pembangunan di daerah. Gambaran ego sektoral yang dimaksud adalah tidak adanya sinergitas antara para tokoh daerah, baik yang ada di kabupaten, di provinsi dan di pusat. “Maka tadi kita minta kepada bupati dan wakil bupati agar ego sektoral itu dibuang,” ujar anggota DPRD […]

  • 4,7 Juta Rupiah Terkumpul Untuk Kurniawan Bocah Tanpa Anus

    4,7 Juta Rupiah Terkumpul Untuk Kurniawan Bocah Tanpa Anus

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Bantuan kepada Karniawan, bocah usia 15 bulan yang mengalami penyakit Atresia (lahir tanpa lobang anus, red) terus mengalir. Beberapa pimpinan media masaa dan organisasi mahasiswa serta organisasi kepemudaan menyerahkan bantuan dana kepada kepada orangtua Karniawan, Kamis (26/5) di RSU Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) Karniawan yang berasal dari Muara Bangko, Kecamatan Ranto […]

  • Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemungkinan batalnya perusahaan Afrika, Sasol, disebabkan tidak adanya pasokan batu bara. Perusahaan asal Afrika Selatan, South Africa Coal, Oil, and Gas Corporation (Sasol) diperkirakan batal berinvestasi sekitar US$10 miliar atau setara Rp90 triliun di Indonesia. Kemungkinan batalnya Sasol itu disebabkan oleh tidak adanya pasokan batu bara yang mencukupi dari PT Bukit Asam Tbk. “Sasol sepertinya […]

  • Membangun Kembali Koperasi Pertanian, Perlukah?

    Membangun Kembali Koperasi Pertanian, Perlukah?

    • calendar_month Jumat, 1 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rizki Puspita Dewanti Mahasiswa Pascasarjana Magister Sains Agribisnis IPB   Meninjau kembali koperasi Indonesia masa Orde Lama Vs Orde Baru Secara konstitusi, Indonesia memberikan ruang yang sangat luas pada gerakan koperasi. Koperasi juga diyakini sangat sesuai dengan budaya dan tata kehidupan bangsa Indonesia. Pada masa Orde Lama, koperasi di Indonesia khususnya koperasi pertanian […]

expand_less