Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Terkait Penemuan Ladang Ganja 2,5 Ha

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Madina Daerah Asal Ganja

MEDAN-; Temuan ladang ganja seluas 2,5 hektare di pegunungan Tor Sihite, Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (5/12) lalu, membuktikan daerah tersebut masuk dalam wilayah asal narkoba jenis ganja.

“Madina merupakan ‘kode merah’ (untuk ganja, red) setelah kita menemukan ladang ganja di daerah itu. Ada sekitar 10 ribu batang ganja ditanam di lahan pegunungan itu, dan menjadikan Sumut daerah penghasil dan pemasok ganja setelah Provinsi Nanggroe Aceh Darussaalam,” kata Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Pol John Turman Panjaitan kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/12).

Diyakini Turman, dari ladang ganja itu, hasilnya dipasok ke daerah Sibolga dan sekitarnya. Bahkan, ada indikasi kuat bahwa daun haram tersebut juga dikirim keluar provinsi. “Dugaan kuat, ganja itu dipasok ke Sumatera Barat,” ucapnya.

Hasil temuan ladang ganja di pegunungan Tor Sihite, lanjut Turman, sekitar 500 batang tanaman ganja sudah siap dipanen. Sedangkan sisanya masih berumur 1-2 minggu.

“Sekitar 8.250 batang langsung dimusnahkan di tempat, sedangkan sisanya dibawa ke Polres Madina untuk dijadikan barang bukti,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Turman, untuk menekan peredaran narkoba di Sumatera Utara, pemerintah harus mulai menggunakan alat deteksi yang akan ditempatkan pada perbatasan wilayah provinsi, seperti perbatasan antar negara. Dengan alat deteksi ini, jika ada mobil yang masuk atau keluar Provinsi Sumut membawa narkoba jenis ganja atau sabu-sabu yang disembunyikan, maka akan terdeteksi.

Dijelaska Turman, berbagai modus dilakukan para penyelundup atau pun jaringan narkoba untuk memasok barang haram tersebut agar selamat dari petugas. Seperti, menyembunyikannya di jok atau kursi mobil, bagasi, sampai ban cadangan.

“Dengan alat ini, di mana pun disembunyikan akan terdeteksi. Dan petugas bisa langsung menahan tersangkanya sebelum berhasil mengedarkan narkoba,” ungkapnya.

Diakui Turman, untuk memakai alat deteksi tersebut membutuhkan biaya yang besar. Ditaksir alat deteksi ini harganya mencapai miliaran rupiah.

“Tapi dengan alat deteksi ini, kita bisa lakukan pencegahan dan menyelamatkan anak bangsa dari narkoba,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Madina menemukan ladang ganja seluas 2,5 hektare yang berisi 10.000 batang tanaman ganja, dari kaki Gunung Tor Sihite, Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Minggu (5/12) lalu.

Menurut keterangan Direktur Narkoba Poldasu, Kombes Pol Jhon Turman Panjaitan, Senin (6/12), di Mapoldasu, penemuan ladang ganja di pegunungan Tor Sihite seluas 2,5 hektare berkat laporan dari masyarakat, Minggu (3/12) ke Polres Madina.

Informasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyisiran selama tujuh jam, yakni dari pukul 04.00 WIB sampai sekitar pukul 11.00 WIB. Polres Madina yang berkordinasi dengan Polda Sumut langsung menurunkan personelnya.

“Dari hasil temuan di lokasi, lahan seluas sekitar 2,5 hektare itu ditanami 10 ribu batang ganja. Sekitar 500 batang sudah siap dipanen sedangkan sisanya masih berumur 2-1 minggu,” ujar Turman.

Turman menambahkan, karena keterbatasan personel, seluruh barang bukti yang ditemukan tidak bisa dibawa seluruhnya ke Polres Madina. “Jadi seluruh barang bukti sekitar 8.250 batang dimusnahkan di lokasi, sedangkan sisanya dibawa ke Polres untuk dijadikan barang bukti, ” ungkapnya.

Menurutnya, ladang ganja itu dijadikan lahan yang terus berproduksi di pegunungan tersebut. Sementara untuk pemilik lahan dan pengelolanya, polisi belum menemukan pelaku. “Tersangka masih lidik, anggota sampai di lokasi tidak menemukan 1 orang pun untuk ditanyai,” bebernya

Sementara itu, Kapolres Madina, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Hirbak Wahyu melalui seksi Humasy Polres Madina, Iptu E Banjarnahor, membenarkan personel

Polres Madina bergabung bersama Direktorat Narkoba Poldasu telah menemukan lahan ganja bersama tanaman ganja seluas 2,5 ha tersebut.

“Penemuan ladang ganja itu dipimpin Kasat 1 Reskrim Ditnarkoba Poldasu, AKBP Suhadi. Dan jumlah personel yang turun sebanyak 37 orang, 29 di antaranya dari Polres Madina dan delapan orang lagi dari Poldasu,” pungkasnya. (mag-1/smg/min/wan/smg)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibutuhkan Konsorsium Pengusaha Daerah untuk Percepatan Ekonomi

    Dibutuhkan Konsorsium Pengusaha Daerah untuk Percepatan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Untuk percepatan pemulihan ekonomi di daerah, para kepala daerah di Indonesia perlu membentuk wadah berkumpulnya para pengusaha daerah. “Wadahnya bisa sejenis konsorsium” ujar Irwan Hamdani Daulay, pelaku usaha di Madina, dalam satu keterangan pers diterima Mandailing Online, Ahad (5/4/2023). Konsorsium ini diharapkan mampu memberikan sumbang saran, bantuan pembangunan, sumber daya manusia […]

  • Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia diharap menetapkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander (Sutan Sati Nasution) menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan. Harapan itu dicuatkan Ketua Umum Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Kamis (2/9/2021). Kedua tokoh itu memiliki peran besar sebagai pelopor pendidikan Bumi Poetra sebelum kemerdekaan. […]

  • PAD Naik 50 Persen di RPAPBD Madina 2021

    PAD Naik 50 Persen di RPAPBD Madina 2021

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik 50 persen di Rancangan Perubahan APBD Mandailing Natal TA 2021. Pada APBD murni PAD ditarget sebesar Rp 100.203.036.445, pada RPAPBD ini menjadi 150.203.036.445. Kenaikan sebesar Rp 50.125.204.608. Itu diketahui dari nota keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Mandailing Natal (Madina) TA 2021 yang […]

  • Merasa Hak-hak Dikangkangi, Karyawan PT.RMM Unjukrasa

    Merasa Hak-hak Dikangkangi, Karyawan PT.RMM Unjukrasa

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Ratusan karyawan dan karyawati melakukan unjukrasa ke kantor distrik PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina), Selasa (14/04). Pengunjukrasa mengaku, sudah sekian lama hak-hak para karyawan dan karyawati yang telah dikangkangi oleh pihak perusahaan sebagaimana diatur pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Mereka menuntut […]

  • Gegara Corona, RSU Panyabungan Masih Tutup?

    Gegara Corona, RSU Panyabungan Masih Tutup?

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Belum diketahui secara pasti kondisi RSU Panyabungan apakah sudah buka atau masih tutup. Pasalnya, sudah lebih dari sepekan rumah sakit plat merah itu tutup alias belum melakukan layanan kesehatan. Jikapun ada kativitas di RSU plat merah itu dikabarkan hanya sebatas tindakan pertama di UGD. Untuk tindakan medis lanjutan dikabarkan masih vakum. […]

  • Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bukit Malintang ( Mandailing Online ) : Usai mendengarkan kajian islam di Majlis Taklim Puncak Barokah di Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal Minggu 13/10. emak emak pengajian Puncak barokah rebutan photo bareng dengan Ibu Calon Bupati dan Ibu Calon Wakil Bupati Madina Devi Sibayang dan Andini Surya Pravista. ” mana istrinya calon […]

expand_less