Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Dahlan Hasan Nyatakan Tak Pakai APBD Untuk Pemenangannya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina incumbent, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa dia tidak akan memakai dana APBD Madina bagi keperluan tim suksesnya di Pilkada Madina 2015.

Bahkan, dia mempersilahkan tim audit indevenden datang ke Mandailing Natal (Madina) untuk melakukan audit dan mengecek dana-dana APBD Madina apakah ada yang disalahgunakan untuk kepentingan tim suksesnya atau tidak. 

Itu dinyatakan Dahlan Hasan Nasution saat menyampaikan visi misi-nya sebagai bakal calon bupati Madina yang diselenggarakan oleh PKB Madina di aula Hotel Rindang, Panyabungan, Kamis (11/6).

Di acara itu, selain Dahlan Hasan Nasution, juga hadir 2 bakal calon bupati Madina menyampaikan visi misi, yakni Saparuddin Haji Lubis dan Ja’far Sukhairi Nasution.

Dahlan Hasan Nasution saat ini menjabat sebagai bupati Madina dan telah mendafarkan diri kepada beberapa partai politik sebagai bakal calon bupati Madina pada Pilkada 2015.

Dalam penyampaian visi misinya, Dahlan Hasan membeber berbagai program terobosan pembangunan Madina ke depan serta berbagai program lanjutan yang sudah dimulai dari tahun-tahun sebelumnya. 

Visi yang ditawarkannya untuk membangun Madina ke depan adalah “Mandailing Natal yang Berkedaulatan Pangan, Mandiri Ekonomi, Sehat, Cerdas, Didukung Sarana Prasarana, Infrastruktur yang Kuat Serta Masyarakat Religius dan Berbudaya”.

Aplikasi visi itu, pertama, berkedaulatan pangan, yakni masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan pokoknya secara mandiri yang bersumber dari hasil-hasil pertanian dari daerah sendiri (swasembada).

Kedua, mandiri ekonomi, masyarakat yang meningkat ekonominya dari hasil-hasil usaha dan pengelolaan kekayaan alam dengan system ekonomi kerakyatan serta inovasi dalam pengelolaan sumber daya alam.

Ketiga, sehat, yakni masyarakat yang sehat secara jasmani dan rohani didukung oleh lingkungan dan pola hidup sehat.

Keempat, cerdas, yakni terciptanya masyarakat berpendidikan yang selaras antara ilmu, akal dan spiritual mulai dari masyarakat pada jenjang pendidikan formal dan informal.

Kelima, sarana prasarana dan infrastruktur yang kuat, yakni terpenuhinya sarana dan prasarana infrastruktur dengan fokus pada penciptaan aksesibilitas di daerah-daerah yang masih termasuk kategori terpencil serta perbaikan infrastruktur dasar dan pendukung kegiatan perekonomian masyarakat.

Keenam, masyakat yang religious, yakni terwujudnya masyarakat yang mengamalkan nilai-nilai agama.

Ketujuh, berbudaya, terwujdunya masyarakat yang memegang teguh nilai-nilai positif dari kekayaan budaya dan adat daerah sebagai warisan yang tidak ternilai harganya bagi generasi yang akan datang.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produksi Karet Menurun Dratis di Madina

    Produksi Karet Menurun Dratis di Madina

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu belakangan ini, membuat produksi karet petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan. Bahkan, penurunan sangat drastis terjadi sejak seminggu terakhir sehingga sangat berdampak pada perekonomian petani. “Satu minggu terakhir kita tidak bisa menderes (menyadap karet -red) akibat tingginya curah hujan, hal ini sudah mulai berdampak pada stok […]

  • DPRD : Undangan Sudah Kami Dikirim, PTPSU Bingung

    DPRD : Undangan Sudah Kami Dikirim, PTPSU Bingung

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketidakhadiran pihak PT Perkebunan Sumatera Utara (PTPSU) dalam rapat kerja Komisi II DPRD Mandailing Natal (Madina) Senin lalu menjadi misteri. DPRD Madina mengaku sudah melayangkan undangan kepada manajemen PTPSU. Tetapi pihak manajemen PTPSU justru terlihat bingung. Sekretaris Komisi II DPRD Madina, Wildan Nasution, Jum’at (14/11) menyatakan Komisi II DPRD Madina […]

  • Gajah Sumatera

    Gajah Sumatera

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    GAJAH SUMATERA Sejumlah gajah Sumatera jinak dewasa berada di dalam Sungai kawasan “Flying Squad” Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, pekan lalu. di kawasan Flying Squad di TNTN tersebut terdapat 10 gajah Sumatera jinak dewasa dan 4 anak gajah lainya yang masih membutuhkan pelatihan khusus. (nantara/fachrozi amri)

  • Bupati Madina Apresiasi Siswa MTsN Aktif Salat Berjemaah

    Bupati Madina Apresiasi Siswa MTsN Aktif Salat Berjemaah

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandaling Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution mengapresiasi pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliah Negeri (MAN) Panyabungan telah menjalankan program berjemaah. Sukhairi terharu melihat pelajar MTsN dan MAN melakukan salat Zuhur berjemaah. Menurut Sukhairi, anak-anak ini akan membawa perubahan untuk Kabupaten Madina. “Anak-anak ini akan menjadi agen perubahan […]

  • Warga Yang Hanyut di Aek Sinakakok Batang Natal Ditemukan Meninggal Dunia

    Warga Yang Hanyut di Aek Sinakakok Batang Natal Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATANG NATAL ( Mandailing Online ): Rahuddin Harahap lansia diperkirakan 73 hingga 80 tahun yang merupakan Warga Desa Aek Garingging Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hanyut Kamis (7/3/24) malam sekira pukul 22.00 wib ditemukan meninggal dunia. Korban meninggal akibat terbawa luapan aek Sinakakok yang bermuara ke sungai batang natal ditemukan pukul 09.00 Wib Jum’at […]

  • Oknum Perwira Polisi Dilaporkan ke Polresta Medan

    Oknum Perwira Polisi Dilaporkan ke Polresta Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua omak-omak R Purba (55) warga Jalan Selambo Toba, Patumbak, dan S Siburian (45) warga Jalan Balai Desa, Pasar XII, Patumbak, mendatangi Mapolresta Medan melaporkan oknum perwira polisi yang melakukan tindakan kekerasan, Senin (30/07/2012). Kedua omak-omak ini pun curhat tentang apa yang dialami oleh keluarganya kepada sejumlah media di Ruangan Media Centre Mapolresta Medan. R […]

expand_less