Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Paska Penembakan 5 Orang, Aparat Berjaga di Dua Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
  • print Cetak
Pasukan Koramil 13 Panyabungan berjaga-jaga di Desa Rantonatas

Pasukan Koramil 13 Panyabungan berjaga-jaga di Desa Rantonatas

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Onlie) – Pasca penembakan terhadap 5 warga Desa Ranto Natas, pihak keamanan berjaga di dua desa Panyabungan Timur.

Pantauan di lapangan, aparat kepolisian dari Polres Madina dan Polsek Panyabungan serta Koramil berjaga-jaga dengan senjata lengkap di Desa Ranto Natas dan Desa Pardomuan.

Selain itu, pihak Muspika yang melibatkan Pemerintahan Kecamatan Panyabungn Timur, Polsek Panyabungan dan Koramil 13 Panyabungan serta kepala desa Ranto Natas dan Kepala Desa Pardomuan melahirkan kesepakatan perdamaian bersama.

“Ada 3 point keputusan bersama dalam musyawarah itu,” ungkap Sekretaris Desa Rantonatas, Muhammad Gusti  kepada Mandailing Online, Jum’at (12/2).

Ketiga poin perdamaian itu, yakni kedua desa tidak boleh saling mengganggu dan dendan. Kedua, warga Desa Rantonatas tidak boleh berbuat anarkis dan melakukan penyerangan lagi ke desa Pardomuan. Ketiga, kedua desa sepakat untuk melakukan penangkapan terhadap Munir.

Sekedar diketahui, sebanyak 5 orang warga Desa Rantonatas Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal tertembak di Desa Pardomuan, kecamatan yang sama, Kamis (11/2).

Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat sekitar  50 warga desa Rantonatas sekitar pukul 5:30 WIB beramai-ramai ke Desa Pardomuan berjarak sekira 2 Km dari Desa Rantonatas hendak menangkap Munir warga Desa Pardomuan.

Rombongan yang hendak menangkap Munir itu dihadang dengan tembakan senjata angin, locot dan batu dari atas bukit di Desa Pardomuan.

Sebanyak 5 warga Desa Rantonatas tertebak dalam peristiwa itu.  Setelah diperiksa di Puskesamas Gunung Baringin, para korban dibawa ke rumah sakit. Empat orang korban dibawa ke RSU Panyabungan, sedangkan 1 orang  lagi dirujuk ke RSU Padang Sidimpuan karena mengalami luka tembakan serius di bagian dada.

Berdasar pengakuan warga Desa Rantonatas, alasan rombongan warga yang hendak menangkap Munir itu, karena Munir disebut-sebut kerap meneror dan mengancam warga Rantonatas, bahkan datang ke desa mereka dengan membawa tombak dan senjata locot.

Peliput : Tim

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

    Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Irigasi sering rusak, belasan petani di Desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal gagal panen. tepatnya di desa Muara Siambak dan Muara Pungkut Kab. Mandailing Natal gagal Panen. Kondisi ini tentunya membuat petani pasrah di tengah himpitan ekonomi saat ini. Informasi yang di himpun dari sejumlah petani, irigasi bondar Bariba Tamiang  […]

  • IMMAN Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

    IMMAN Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desakan terus mengalir agar Pemkab Madina mengaktifkan kembali beasiswa miskin  berprestasi yang sempat dihentikan dalam beberapa tahun terakhir. Kali ini desakan datang dari DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN). Ketua Umum DPP IMMAN, Hapsin Nasution kepada Mandailing Online, Sabtu (14/9/2019) menyatakan Mandailing Natal (Madina) membutuhkan SDM yang cerdas memasuki era […]

  • Di Balik Penarikan Indomie di Taiwan

    Di Balik Penarikan Indomie di Taiwan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada kabar menyentak di awal pekan ini. Pemerintah Taiwan menarik mi instan merek Indomie dari supermarket-supermarket di negara tersebut. Produk buatan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk itu mengandung methyl p-hydroxybenzoate dan asam benzoat. Bahan pengawet itu dilarang di Taiwan dan hanya bisa digunakan dalam produk kosmetik. Bahan tersebut bisa menyebabkan muntah-muntah, dan jika dikonsumsi […]

  • Kapolda Sumut Sertijab di Jakarta

    Kapolda Sumut Sertijab di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Setelah dikeluarkannya surat telegram Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan segera diganti. Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino akan digantikan oleh Irjen Pol Raden Budi Winarso. Secara resmi Kapolda Sumut Irjen Ngadino akan menyerahterimakan jabatannya kepada Budi Winarso  setelah serah terima jabatan (sertijab). Rencananya sertijab berlangsung, Kamis (10/3) pagi ini. “Sertijab […]

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    1. Nama Lengkap : HATTA USMAN RANGKUTI, SH 2. Tempat/Tanggal Lahir/ Umur : Longat, 26 Juni 1981 3. Jenis Kelamin                      : Laki-laki 4. Agama                                : Islam 5. Status Perkawinan   […]

  • Gordang Sambilan Akan Bertabuh di Kalimantan Timur

    Gordang Sambilan Akan Bertabuh di Kalimantan Timur

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lama lagi tabuhan gordang sambilan akan mengumandang di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Perkembangan ini terkait sudah selesainya pihak IMAM menyediakan alat-alat gordang sambilan, berupa perkusi, suling, talempong, tali sasayat, gong dan saleot. IMAM (Ikatan Masyarakat Asal Mandailing) merupakan organisasi perkumpulan yang didirikan etnis Mandailing yang bermukim di Balikpapan, Kalimantan Timur […]

expand_less