Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Dana Desa Harus Diarahkan kepada Infrastruktur Ekonomi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
  • print Cetak
Jalan ke kebun

Jalan ke kebun

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal didesak mendorong seluruh desa untuk memprioritaskan pengembangan infrastruktur ekonomi dalam strategi pembangunan yang bersumber dari Dana Desa.

Sebab, tahun lalu, trend pemerintah desa cendrung memakai Dana Desa untuk pembangunan jalan-jalan pemukiman jenis rabat beton serta fasilitas air bersih.

“Instlasi air bersih sangat bagus dan kita apresiasi. Tetapi untuk jalan-jalan pemukiman belumlah  menjadi skala prioritas, dibanding infrastruktur ekonomi ,” kata pengamat ekonomi Madina, Muhammad Rasidin kepada Mandailing Online, Selasa (12/4/2016)

Infrastruktur ekonomi untuk gambaran dan jenis usaha mayoritas penduduk Madina di desa-desa adalah jalan ke kebun.

“Mayoritas penduduk di desa itu beraktifitas di kebun. Sehingga infrastruktur jalan ke kebun-kebun desa menjadi prioritas,” ungkapnya.

Pembangunan atau pembukaan jalan ke kebun rakyat akan sangat berpengaruh dalam strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi rakyat di desa-desa. Hal itu sesuai dengan motto “Membangun Indonesia Dari Desa” yang dikampanyekan pemerintah Republik Indonesia saat menggelontorkan Dana Desa.

“Bila jalan ke kebun sudah ada, tetapi masih sempit, maka pemerintah desa hanya melakukan pelebaran dan seterusnya melakukan pengerasan. Disamping itu memasang gorong-gorong atau jembatan kecil di titik-titik tertentu,” urainya.

Gerak dan geliat penduduk desa akan makin tinggi dalam aktivitas berkebun jika infrastruktur ekonomi itu dimainkan pemerintah desa dengan Dana Desa. Inovasi petani dalam menanam berbagai komoditi perkebunan juga akan melonjak, sehingga pertumbuhan ekonomi desa akan terpacu.

“Jika mayoritas desa sudah tumbuh ekonominya, maka pertumbuhan itu akan menyertai pertrumbuhan ekonomi kabupaten,” imbuhnya.

Selain infrastrktur jalan ke perkebunan  rakyat, pemerintah desa juga harus didorong kepada infrastruktur peternakan dan perikanan di desa-desa yang berbasis ternak dan desa yang berbasis perikanan darat.

Infrastruktur peternakan itu, berupa perbaikan jalan-jalan, sanitasi dan saluran air ke kawasan-kawasan ternak. Sedangkan infrastruktur perikanan berupa rehabilitasi dan peningikatan volume arus air dalam upaya peningatakan debit air ke tambak-tambak petani ikan.

Untuk tahun  2016 ini, tiap desa di Madina diperkirakan mendapat sekitar 600.000.000 rupiah, jauh meningkat disbanding tahun lalu yang berada di kisaran 250 juta hingga 350 juta rupiah.

“Meski penetapan arah pembangunan yang bersumber dari Dana Desa itu berada di tangan pemerintahan desa melalui musyawarah desa, bukan berarti Pemkab Madina diam saja. Pemerintah daerah harus lebih proaktif mengarahkan,” katanya.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rida Orangtua di Mata Atika

    Rida Orangtua di Mata Atika

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rida orangtua seiring dengan ridha Allah SWT. Sebab, rida Allah SWT terletak pada rida kedua orangtua, karena Allah SWT memerintahkan untuk menaati orangtua. Di mata Atika Azmi Utammi Nasution, kedudukan orangtua begitu mulia. Pemahaman spritualitas itu pula yang mendorong Atika selalu meminta rida kedua orangtuanya dalam menapaki karier politiknya. Atika sungguh […]

  • Sekda Sudah Tahu Berita Penembakan, Humas Tunggu Proses Hukum

    Sekda Sudah Tahu Berita Penembakan, Humas Tunggu Proses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah Madina, Safe’i Lubis menyatakan telah mengetahui kasus dugaan penembakan oleh pejabat Dinas Keuangan Madina terhadap warga Desa Hutanamale. Itu dikatakan Syafe,i menjawab wartawan di ruang kerjanya, Kamis (23/2/2017). Hanya saja, dia mengetahuinya dari pemberitaan media massa. Sedangkan laporan resmi sejauh ini belum masuk ke ruang kerjanya sehingga dia belum […]

  • Warga Tapus Unjuk Rasa ke DPRD Madina, Minta Izin PT.M3 Dicabut

    Warga Tapus Unjuk Rasa ke DPRD Madina, Minta Izin PT.M3 Dicabut

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 300 warga Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu melakukan unjukrasa ke DPRD Mandailing Natal (Madina), Rabu (12/8) meminta pencabutan izin PT. Madinah Madani Mining (M3) yang melakukan usaha penambangan emas di kawasan Desa itu. Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu tiba di gedung DPRD Madina sekira pukul 14.00 Wib […]

  • Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

    Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Pengguna jalan yang melintas di Jalinsum Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, diimbau agar lebih waspada. Sebab, kondisi jalan yang berada di kawasan pegunungan ini diselimuti awan tebal. Pantauan METRO Senin (16/1), jarak pandang hanya sekitar 5 hingga 10 meter ke depan. Disamping itu, badan jalan juga dalam keadaan basah, sehingga kondisi ini tentunya […]

  • Penyakit Masyarakat Marak di Madina? 

    Penyakit Masyarakat Marak di Madina? 

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Penyakit masyarakat diakui Satpol PP Madina sudah mengkhawatirkan. Penyakit masyarakat yang dimaksud seperti pasangan yang bukan suami istri diamankan dari hotel. Dari data Satpol PP Madina Selama Tahun 2024 Januari hingga Juli Satpol PP telah menjaring 60 pasangan yang tak mempunyai legalitas di beberapa hotel. “sejak Januari hingga bulan Juli ini, […]

  • Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Josua Desmonda Simanjuntak Present Master Program in Faculty of Economics and Management, Department of Agribusiness Bogor Agricultural University, Bogor (Indonesia) Kementerian Pertanian melalui Menteri Pertanian, Amran Sulaiman megklaim bahwa Indonesia telah kembali berhasil melakukan swasembada beras pada tahun 2017, dimana hal ini terjadi terakhir kali pada tahun 1984. Selain beras, beliau juga […]

expand_less