Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Pengolahan limbah Martabe kurang sosialisasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – PT Agincourt Resources yang melakukan pertambangan emas di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dinilai kurang mampu menyosialisasikan program pengolahan limbah, sehingga mendapatkan protes dan perlawanan masyarakat.

“Sosialisasinya kurang. Parahnya lagi, pihak perusahaan kurang arif menyikapi aspirasi masyarakat,” kata anggota DPRD Sumut Pasiruddin Daulay yang melakukan reses di Tapanuli Selatan ketika dihubungi dari Medan, hari ini.

Sebenarnya, kata Daulay, masyarakat hanya mempermasalahkan pengelolaan limbah perusahaan tersebut, karena langsung dibuang ke Sungai Batangtoru.

Padahal, fungsi Sungai Batangtoru tersebut sangat vital bagi masyarakat karena dapat dikategorikan sebagai sumber kehidupan masyarakat di daerah itu.

Selain untuk mandi dan mencuci, air dari sungai tersebut juga digunakan untuk mengairi areal persawahan masyarakat yang luasnya ribuan hektare.

Karena itu, sangat wajar jika masyarakat Batangtoru menentang keras pembuangan limbah ke sungai yang dilakukan perusahaan tambang emas tersebut.

“Wajar mereka marah karena merasa sumber kehidupannya dicemari,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Menurut dia, dari dialog dengan masyarakat selama ini, warga tidak memiliki keluhan dan permasalahan lain dengan perusahaan tambang tersebut, selain pembuangan limbah.

Dari aspek operasional perusahaan, masyarakat justru mendukung karena banyak warga sekitar yang ikut bekerja di perusahaan tambang emas tersebut.

“Masyarakat paham, jika perekonomiannya berputar dan pola pikir juga semakin berkembang (dengan adanya perusahaan itu),” tuturnya. Sayangnya, kata dia, PT Agincourt Resources kurang dapat mencermati kondisi itu karena kurang mampu menyosialisasikan program dan konsep analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang telah dilakukan.

Ketika berdialog dengan masyarakat, diketahui juga jika warga Batangtoru belum pernah mendapatkan penjelasan mengenai upaya yang dilakukan perusahaan tambang itu dalam mengelola limbahnya. “Perusahaan tambang itu kurang arif. Kalau arif, masalah ini bisa selesai,” tuturnya.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Percepatan Pemeriksaan Polres Madina terjun langusung di lokasi melakukan pemeriksaan tambahan dalam memproses penyebab kebakaran di Pasar Hilir, Panyabungan, Selasa (11/10). Tim berada di lokasi membawa peralatan lengkap dan menemui para korban kebakaran untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan penyebab kebakaran yang menghaguskan 17 rumah penduduk yang terjadi tanggal 26 September lalu […]

  • Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

    Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati : Mari Tanam Serentak TAPSEL-Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu mengajak seluruh petani sawah untuk kembali menerapkan pola tanam serentak. Dengan sistem ini dapat meningkatkan hasil panen dan menghindarkan tanaman padi dari serangan hama. “Musuh utama petani di Batang Angkola ini adalah hama tikus. Minimal sekali dua minggu masyarakat bergotong-royong memburu tikus. Tapi yakinlah, […]

  • Tahun Ini, Arus Mudik Lebaran Turun 50 Persen

    Tahun Ini, Arus Mudik Lebaran Turun 50 Persen

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah arus mudik lebaran ke Mandailing Natal (Madina) tahun ini turun sekitar 50 persen dibanding lebaran tahun lalu. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Madina, Palit Nasution menjawab wartawan, Rabu (14/8/2013) di panyabungan. Palit mengatakan, jika melihat dari lebaran tahun kemarin, tiga hari lebaran para pengusaha angkutan telah disibukkan […]

  • Warga Aek Galoga Temukan Jasad Bayi Perempuan

    Warga Aek Galoga Temukan Jasad Bayi Perempuan

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) Warga Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi yang tertimbun tanah berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan berusia 2 minggu. Penemuan bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh saksi mata Anwar (53) yang curiga melihat gundukan tanah pas di pekarangan rumahnya pada hari Rabu […]

  • Wabup Atika Pimpin Upacara HAB ke-76

    Wabup Atika Pimpin Upacara HAB ke-76

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memimpin upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-76 di lapangan STAIN Madina, Senin (3/12). Upacara tersebut dihadiri Forkopimda, kepala KUA se-Madina, organisasi keagamaan, para guru di bawah Kementerian Agama (Kemenag), dan undangan. Wabup Atika dalam amanatnya membacakan pidato Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas […]

  • Truk Botol Terguling Timpa Kuburan

    Truk Botol Terguling Timpa Kuburan

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (beritasumut.com) Satu unit truk yang datang dari Padang, Sumatera Barat, tujuan Medan terbalik di Jalan Lintas Sumatera, Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (12/11). Truk bermuatan 90 ton botol bekas alias botot dengan nopol BA 9767 P yang dikemudikan Ujang (40) awalnya terperosok masuk parit hingga terguling menimpa kuburan. Pengakuan […]

expand_less