Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Pengolahan limbah Martabe kurang sosialisasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – PT Agincourt Resources yang melakukan pertambangan emas di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dinilai kurang mampu menyosialisasikan program pengolahan limbah, sehingga mendapatkan protes dan perlawanan masyarakat.

“Sosialisasinya kurang. Parahnya lagi, pihak perusahaan kurang arif menyikapi aspirasi masyarakat,” kata anggota DPRD Sumut Pasiruddin Daulay yang melakukan reses di Tapanuli Selatan ketika dihubungi dari Medan, hari ini.

Sebenarnya, kata Daulay, masyarakat hanya mempermasalahkan pengelolaan limbah perusahaan tersebut, karena langsung dibuang ke Sungai Batangtoru.

Padahal, fungsi Sungai Batangtoru tersebut sangat vital bagi masyarakat karena dapat dikategorikan sebagai sumber kehidupan masyarakat di daerah itu.

Selain untuk mandi dan mencuci, air dari sungai tersebut juga digunakan untuk mengairi areal persawahan masyarakat yang luasnya ribuan hektare.

Karena itu, sangat wajar jika masyarakat Batangtoru menentang keras pembuangan limbah ke sungai yang dilakukan perusahaan tambang emas tersebut.

“Wajar mereka marah karena merasa sumber kehidupannya dicemari,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Menurut dia, dari dialog dengan masyarakat selama ini, warga tidak memiliki keluhan dan permasalahan lain dengan perusahaan tambang tersebut, selain pembuangan limbah.

Dari aspek operasional perusahaan, masyarakat justru mendukung karena banyak warga sekitar yang ikut bekerja di perusahaan tambang emas tersebut.

“Masyarakat paham, jika perekonomiannya berputar dan pola pikir juga semakin berkembang (dengan adanya perusahaan itu),” tuturnya. Sayangnya, kata dia, PT Agincourt Resources kurang dapat mencermati kondisi itu karena kurang mampu menyosialisasikan program dan konsep analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang telah dilakukan.

Ketika berdialog dengan masyarakat, diketahui juga jika warga Batangtoru belum pernah mendapatkan penjelasan mengenai upaya yang dilakukan perusahaan tambang itu dalam mengelola limbahnya. “Perusahaan tambang itu kurang arif. Kalau arif, masalah ini bisa selesai,” tuturnya.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Diminta Turunkan Tarif Angkutan Umum

    Pemkab Madina Diminta Turunkan Tarif Angkutan Umum

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak menurunkan tarif angkutan umum, menyusul penurunan harga BBM oleh Pertamina per 1 April 2016, termasuk bensin dan solar. Organda (Organisasi Angkutan Darat) Madina juga didesak melakukan kajian bagi perubahan tarif itu dan memberikan masukan kepada pemerintah daerah. “Ini merupakan penurunan harga BBM yang kedua kalinya, sehingga penurunan […]

  • Bocah Kepala Membengkak Butuh Perhatian

    Bocah Kepala Membengkak Butuh Perhatian

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK; Maheder Hasibuan (6,5), anak dari pasangan suami istri (pasutri) Fajar Hasibuan (39), dan Mawar Siregar (34), mengalami pembengkakan di bagian kepalanya yang diduga kuat hydrocephalus. Warga Dusun Sialaman Julu, Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini membutuhkan perhatian dan dermawan. Amatan METRO, Minggu (9/1), kondisi kepala membengkak yang dialami murid kelas I […]

  • Kasus Proyek Pustu Pastab Jae,    DPRD Madina : Dinas Kesehatan Melanggar Peraturan Daerah.  Kadis Kesehatan : Itu Tanggungjawab Saya, Yang Penting Dibangunkan

    Kasus Proyek Pustu Pastab Jae, DPRD Madina : Dinas Kesehatan Melanggar Peraturan Daerah. Kadis Kesehatan : Itu Tanggungjawab Saya, Yang Penting Dibangunkan

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus dugaan pengalihan lokasi proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) dari Desa Pastap Julu ke desa Pastap Jae terus bergulir. Pihak DPRD Mandailing Natal (Madina) menilai pengalihan lokasi itu perbutan melanggar Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Madina TA 2015.  “Itu sudah jelas-jelas menyalahi, kalau mau dipindahkan, ada prosedurnya. […]

  • Ternyata Saipullah Penyangga Utama Yayasan Anak Yatim di Bandung

    Ternyata Saipullah Penyangga Utama Yayasan Anak Yatim di Bandung

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) menyantuni 49 anak yatim di Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sabtu (16/11/2024). Selain Saipullah dan Atika, penyantunan anak yatim itu juga dihadiri Ketua Yayasan Peduli Muslim Tapanuli-Bandung Raya, Ahmad Yunus Nasution. […]

  • Sebelum Diamankan, Petugas Dirkrimsus Poldasu Datangi Kantor Disdik Madina

    Sebelum Diamankan, Petugas Dirkrimsus Poldasu Datangi Kantor Disdik Madina

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Polda Sumatera Utara melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, Tipikor Dirkrimsus saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Dollar Afriyanto Siregar terkait kisruh pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) tahun 2023. ” Betul, Tipikor Ditreskrimsus sedang menyelidiki terkait […]

  • Messi terbaik saat ini

    Messi terbaik saat ini

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BELO HORIZONTE, (MO) – Gelandang Atletico Mineiro, Ronaldinho (32), menilai penyerang Barcelona, Lionel Messi, adalah pemain terbaik saat ini, tetapi hal itu mungkin akan berubah. “Messi selama tiga atau empat tahun terakhir adalah yang terbaik di dunia. Ia telah berada pada level konsistensi yang menurutku tak pernah terjadi sebelumnya,” ujar Ronaldinho. “Neymar masih muda dan […]

expand_less