Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Bupati Madina: Pramuka Harus Dimasyarakatkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


Bupati Mandailing Natal selaku Ketua Majelis Pembina Kwartir Cabang Mandailing Natal Ir Aspan Sofyan Batubara mengharapkan kepada Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal untuk memasyarakatkan Pramuka dan membhayangkarakan Pramuka.

Hal itu disampaikan Bupati Madina Ir. Aspan Sofyan Batubara MM selaku majelis Pembimbing cabang pada acara pelantikan Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjadi Kamabisaka, di lapangan Mapolres Mandailing Natal, Senin (13/12).

Dalam pelantikan Kamabisaka tersebut selanjutnya Kamabisaka melantik pengurus Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal yang ditandai dengan penyematan tanda Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal dengan ditandai penyematan tanda Saka Bhayangkara kepada perwakilan pengurus.

“Selaku Majelis Pembimbing Kwartir cabang Mandailing Natal mengharapkan agar setelah dibentuk dan dilantikanya Saka Bhayangkara ini agar dapat memasyarakatkan Pramuka juga membhayangkarakan Pramuka sesuai singkatan yang diberikan oleh Ketua Majelis Pembina Nasional Kakak Dr Susilo Bambang Yudhoyono,” harapnya.

Dimana Pramuka itu yang terdiri dari tujuh huruf namun memiliki arti yaitu P adalah Perkuat, R adalah Raih, A adalah Ajak, M adalah Mantapkan, U adalah Utamakan, K adalah Kokohkan dan A sebagai arti Amalkan.

“Dengan semangat Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal yang didasari dengan tetap jaya, ikhlas, Bakti Bina Bangsa, Berbudi bawa laksanakan sesuai motto Satyaku kudarmakan darmaku kubaktikan,” katanya.

Dalam sambutannya Kamabisaka Polres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan mengatakan gerakan pramuka adalah sebuah wadah pemberdayaan pemuda Indonesia dalam menjawab tantangan zaman yang dilandasi dengan trisatya dan Dasadarma.

“Keperamukaan adalah proses pendidikan diluar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar keperamukaan dan metode keperamukaan yang sasarannya untuk pembentukan watak, ahlak dan budi pekerti yang luhur,” katanya.

Kita tahu dan kita sadari, banyak tantangan yang dihadapi oleh Gerakan Pramuka, baik ia segi moril maupun materil. Tapi kita mesti ingat, tujuan dan sasaran kita adalah untuk memberikan informasi berupa tata cara yang sistematis dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita juga dituntut untuk berkarya dengan semangat kemandirian, kebersamaan, kepedulian, bertanggung jawab, berfikir kreatif, inovatif dan dapat dipercaya beraniu serta mampu menghadapi tugas-tugas dengan memiliki komitmen yang tinggi,” jelas Hirbak. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Misi Harun- Ichwan Untuk Pendidikan Keagamaan dan Formal Jika Terpilih Jadi Bupati Madina

    Ini Misi Harun- Ichwan Untuk Pendidikan Keagamaan dan Formal Jika Terpilih Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) : ada 15 poin penting yang akan dijadikan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution dalam Misi pemberdayaan sistem pendidikan dan kebudayaan khusus nya bidang keagamaan melalui pendidikan luar sekolah ( keluarga) sebagai pembentukan SDM yang berintegritas yang mampu […]

  • Efisiensi Belanja Nasional Berdampak pada Pembangunan Infrastruktur Madina

    Efisiensi Belanja Nasional Berdampak pada Pembangunan Infrastruktur Madina

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penghematan belanja secara nasional tahun 2025 berdampak terhadap pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madina kini kehilangan Rp70,1 miliar. Hampir 95 persen kegiatan fisik yang telah direncanakan pembangunannya, tertunda akibat efisiensi ini. Penghematan menyusul Instruksi Presiden (Inpres) Prabowo Subianto nomor 1 […]

  • Lakalantas, 208 orang tewas di Sumut

    Lakalantas, 208 orang tewas di Sumut

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di daerah Sumatera Utara meningkat. Dari data yang diperoleh di Direktorat Lalulintas Sumut pada bulan Januari sampai September 2013, sejumlah 208 orang meninggal dunia akibat laka lantas tersebut. “Untuk wilayah kerja Polda Sumut, kasus kecelakaan maupun korban meninggal, Medan yang tertinggi,” ujar Kasi Laka Subdit Bin […]

  • Harun Mustafa Jamu Nabil Nawawi Peraih Medali Emas di PON Aceh -Sumut XXI

    Harun Mustafa Jamu Nabil Nawawi Peraih Medali Emas di PON Aceh -Sumut XXI

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Calon Bupati Madina Harun Mustafa Nasution jamu  Nabil Nawawi peraih medali 2 emas 1 perak dan 1 perunggu  di PON Aceh-Sumut XXI. Nabil yang di undang ke kediaman Harun Mustafa di Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Sipolu Polu, Panyabungan itu didampingi kedua orang tua nya Ahmad Surya Mentaya dan Ida Suryani. […]

  • Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Pertiwi kembali berduka, SN (18) seorang adik kandung korban dengan terpaksa membunuh abang kandungnya sendiri AN (34). Pelaku menggunakan kayu yang diambil dari samping rumahnya lalu memukul abangnya di bagian kepala sebanyak 6 kali hingga tewas di tempat kejadian. SN adik kandung korban […]

  • Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur makin dikenal sebagai etnis yang beragama Islam, bukan lagi Batak Kristen seperti selama ini anggapan orang di sana. Perubahan imej ini merupakan dampak dari banyaknya etnis Mandailing di Balikpapan yang tampil sebagai ustad. “Banyak etnis Mandailing yang ustad, bahkan sebagian ada yang dipanggil kiyai […]

expand_less