Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Kemitraan Polda Sumut Dengan Masyarakat Dinilai Makin Berkurang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Direktur Eksekutif Institute of Security and Defense Studies (InsideS) M Fadhli Sudiro mengatakan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara mulai mengurangi kemitraannya dengan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban.

“Jelas tampak kepemimpinan baru di Polda Sumut kali ini tidak mencerminkan kemitraan antara polisi dan masyarakat,” katanya dalam siaran pers yang diterima di Medan, Senin, 30 Mei 2011.

InsideS adalah lembaga studi pertahanan dan keamanan yang sering menelaah berbagai kebijakan pemerintah, khususnya instansi penegak hukum.

Menurut Fadhli, kinerja kepolisian hanya akan berhasil jika mampu bermitra guna mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Sayangnya, katanya, di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru (Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro), institusi penegak hukum itu terkesan mengabaikan pentingnya kemitraan tersebut.

Kemitraan yang dijalin Polda Sumut masih bersifat elit dan eksklusif karena hanya antarlembaga pemerintahan semata.

“Belum kepada komunitas masyarakat seperti LSM, ormas, dan media,” katanya.

Bahkan dalam penilaian InsideS, penampilan dan kinerja Polda Sumut belakangan ini mulai berubah menjadi institusi yang menonjolkan karakter militer.

Perubahan mendasar itu, kata Fadhli, dapat dilihat dari tampilan gerbang masuk Polda Sumut yang mendeskripsikan sebagai lembaga yang angker serta tidak mencerminkan polisi yang sipil dan pelayan masyarakat.

Kesan militerisme itu juga dapat dilihat dari kebiasaan menghidupkan sirine kendaraan yang bersifat seremonial yang “menyibukkan” masyarakat.

InsideS juga menilai, program reformasi Polri di lingkungan Polda Sumut juga dikhawatirkan terhambat karena program kemitraan yang telah dijalin para Kapolda sebelumnya tidak dilanjutkan.

Bahkan, kata dia, Polda Sumut juga dinilai belum mampu memberikan rasa aman, termasuk terhadap anggota masyarakat yang mengalami penganiayaan.

Ia mencontohkan kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap PNS Pemprov Sumut Masfar Sikumbang yang masalahnya diduga berkaitan dengan kepentingan salah seorang pejabat pemerintahan.

“Perlindungan dan hak atas rasa aman dari ancaman dan tekanan belum menjadi prioritas Polda Sumut,” katanya.

InsideS mengharapkan Polda Sumut dapat mencermati semua hal itu karena berkaitan dengan implementasi Rencana Jangka Menengah Polri 2011-2015, yakni membangun kemitraan kepada seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mewujudkan citra kepolisian yang profesional, akuntabel dan reformis.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PG dirikan posko banjir Ranto Baek

    PG dirikan posko banjir Ranto Baek

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Jajaran DPD Partai Golkar (PG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) prihatin terhadap banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Ranto Baek. Menurut data akhir bencana, dan laporan tertulis Camat Kamal Khan, kejadian itu mengakibatkan 34 rumah penduduk hanyut, 47 rusak berat, 47 unit rusak ringan, dua jembatan gantung dan empat mesjid rusak ringan. “Atas […]

  • Atika Sebut Penyebab Langkanya Gas 3kg Karena Sering Libur Nasional

    Atika Sebut Penyebab Langkanya Gas 3kg Karena Sering Libur Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Salah satu pemicu langkahnya gas 3kg atau gas melon di tingkat pengecer akibat seringnya hari libur nasional sehingga berimbas pada jadwal distribusi dari Pertamina ke agen hingga pangkalan. Pasokan gas LPG 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan sejak hari raya Idul Fitri 1445 lalu. Gas LPG langka di tingkat pengecer. Imbasnya Harga […]

  • Atika: Terimakasih Kepada Semua Pihak Tangani Dampak Bencana

    Atika: Terimakasih Kepada Semua Pihak Tangani Dampak Bencana

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ​PANTAI BARAT (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan tergerak hatinya menyelamatkan warga di kawasan Pantai Barat Madina selama bencana alam melanda. ​”Terima kasih untuk semua jajaran yang sudah bekerja keras mengevakuasi warga, memastikan kebutuhan mereka tetap aman,” ujar Atika, Kamis (11/12/ […]

  • Tiap malam geng motor harus diberantas

    Tiap malam geng motor harus diberantas

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Maraknya aksi geng motor atau geng kereta yang belakangan ini meresahkan masyarakat harus segera diantisipasi dan disikapi secara kolektif. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Medan telah bersikap melakukan kebijakan bersama untuk mengatasi geng kereta. Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan penekanan terhadap peran guru di sekolah, untuk mengawasi berkembangnya kelompok-kelompok tersebut. “Setiap […]

  • Pemkab Madina Akui M3 Ambil Kayu

    Pemkab Madina Akui M3 Ambil Kayu

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mandailing Natal, Drs. Mara Ondak Harahap mengakui PT. Madina Madani Mining (M3) melakukan pemanfaatan kayu sebanyak 46,5000 meter kubik untuk bangunan barak karyawan sebanyak yang terdiri dari 15 unit barak karyawan. PT. Madina Madani Mining adalah perusahaan yang berinvestasi di sektor pertambangan emas di Madina pada […]

  • Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Presiden Joko Widodo melarang ekspor bahan baku minyak goreng/ crude palm oil (CPO) dan minyak goreng dalam rapat bersama menterinya. Larangan yang mulai berlaku pada Kamis (28/4/2022) itu dimaksudkan supaya harga minyak goreng di dalam negeri murah dan pasokan kembali melimpah. “Dalam rapat saya putuskan melarang ekspor bahan baku minyak goreng […]

expand_less