Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Dahlan Hasan Bisa Jatuh di Tengah Jalan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
  • print Cetak
di atas bukit karikatur

di atas bukit karikatur

JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina melihat Dahlan Nasution, yang pada Kamis, 30 Juni 2016, dilantik menjadi Bupati Mandailing Natal hingga Tahun 2021 mendatang, bisa “jatuh di tengah jalan”. Suasana politik di Madina tidak kondusif dan bisa menjadi bom setiap saat untuk menggulingkan Kepala Daerah terpilih, kata Kholik Lubis, menyimpulkan hasil diskusi pengurus ARPM, Rabu, 29 Juni 2016.

Satu-satunya penyelamat Dahlan saat ini adalah tim grass root, yang masih terus menjalin konsolidasi karena mengharapkan realisasi janji dan iming-iming. “Tetapi begitu kekuasaan lebih banyak dipengaruhi oleh keluarga dan para kepala dinas, tim itu bisa meledak setiap saat,” kata Kholik Lubis.

Sebagian warga dan grassroot juga dapat berpihak kembali kepada Dahlan Nasution, jika Wakil Bupati H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan partai pengusungnya, PKB menampakkan keinginan lebih berkuasa. “Belum dilantik, hubungan antara Dahlan dan Sukhairi, tampaknya, tidak akrab banget,” kata Kholik Lubis.

Dari hasil survei acak Aliansi Rakyat Peduli Madina, warga Mandailing Natal akan responsif jika mosi ketidakpuasan terhadap kepala daerah berlangsung. Tidak saja karena partisipasi pilkada rendah (57 persen), namun dominan disebabkan oleh sistem, kebijakan, dan realisasi pembangunan, mereka nilai jalan di tempat.

Meski demikian, masyarakat tetap menjadi penonton dan Dahlan tetap akan menjadi bupati, jika Gerakan Menjatuhkan Kepala Daerah dimotori oleh para pesaing lama. Dahlan Nasution menjadi pemenang karena figur calon yang lain pada Pilkada 2015 tidak memenuhi persyaratan pemimpin bagi umumnya warga Mandailing Natal.

Dengan adanya perubahan karakter kepala daerah di banyak daerah di Indonesia, warga Mandailing Natal, termasuk para perantau, sedang memimpikan seorang bupati yang kreatif. Yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti “ma bia dongan di hitaan”, “aha do na masa”, “lek songoni dope langa?”, “Inda Dong na Maruba, Aras”.

Hasil Pilkada pada Tahun 2015 membuktikan, jika jumlah penduduk Mandailing Natal saat ini mencapai 350 ribu orang, yang memilih Pasangan H. Dahlan Hasan Nasution dan H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution hanya 29 persen, Pasangan Drs. M. Yusuf, M.Si dan Imron Lubis 14 persen, dan Pasangan Saparuddin Haji dan Miswaruddin Daulay, S.Pd 8 persen. “Hampir separo warga Mandailing Natal tidak berpartisipasi,” kata Kholik Lubis.

Angka-angka tersebut tidak akan berubah atau malah merosot lagi jika para petinggi di Mandailing Natal, termasuk anggota DPRD, tidak meluruskan niat dalam mengayomi masyarakat.

Selama ini, yang diperlihatkan oleh para pejabat dan wakil rakyat kepada warga Mandailing Natal adalah kesombongan atas kekuasaan. Setiap orang yang memiliki jabatan seperti identik dengan harus memiliki mobil mewah, mempunyai tanah di sana-sini, tidak lagi suka menoleh ke rakyat, bahkan kadang cenderung menganiaya atau menakut-nakuti rakyat .

“Seolah-olah uang yang mereka belanjakan itu mereka cari sendiri, bukan berasal dari uang rakyat,” kata Kholik Lubis.

Pandangan negatif atas kekuasaan Dahlan Nasution juga karena pembangunan berlangsung dengan monoton. Nyaris tidak ada perubahan yang mencolok di Siabu, Mandailing Godang, dan Mandailing Julu. Percepatan pembangunan, memang, dilakukan di Pantai Barat, tetapi sudah tidak memadai dengan percepatan ekonomi di sana.

Apalagi begitu terpilih, Dahlan Nasution menerapkan manajemen “roa-roa”. Mengganti survei perdesaan dengan aktivitas offroad. Membangun Tapian Siri-Siri dengan anggaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mengumbar Mega Proyek bandara, terminal, dan rumah sakit, yang hanya menghasilkan anggaran besar pada perencanaan. Menunda berbagai hal keputusan strategis yang menyangkut pertanahan karena, konon kabarnya, berteman lama dengan para pemiliknya. Membiarkan para kepala dinas melakukan tindak pidana korupsi.

Peta politik pun mulai berubah. Enam parpol pengusung tidak solid lagi. Belum dilantik, Dahlan sudah berseteru dengan Ketua PDI Perjuangan Madina. Partai Kebangkitan Bangsa, mungkin, menyesuaikan kepentingan dengan Wakil Bupati. Tetapi tidak bisa begitu saja dengan PAN, Nasdem, dan Gerindra.

Di luar partai pengusung, pesaing Dahlan pada Pilkada Tahun 2015, H. Imron Lubis, menjadi ketua DPC Partai Hanura Madina pada Sabtu, 25 Juni 2016. “Kalau bergabung dengan Golkar, PDI, PAN, PPP, dan PBB jumlah suaranya di DPRD mencapai 21 kursi,” kata Kholik Lubis.

Gugat menggugat di peradilan masih terus berlangsung. Pasangan Yusuf dan Imron masih keberatan atas berbagai hal. Kabarnya, persoalan anggaran dana Gerakan Penumbangan Hidayat Batubara juga jadi masalah dan telah masuk ranah hukum.

Sumber: Aliansi Rakyat Peduli Madina

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapkan Sniper untuk Amankan Mudik, Polisi Dilarang Cuti

    Siapkan Sniper untuk Amankan Mudik, Polisi Dilarang Cuti

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya, (MO)- Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2012, Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Hadiatmoko menegaskan personil kepolisian di wilayahnya diminta untuk tidak mengambil cuti. Larangan cuti kepada 13.982 anggota tersebut diambil guna memaksimalkan pengamanan serta kenyamanan perayaan Idul Fitri tahun ini, termasuk pengamanan arus mudik. “Nantinya, seluruh personel disiagakan di pos-pos pengamanan, objek vital dan […]

  • Warga Dilatih Ambil Contoh Uji Sisa Proses Tambang Martabe

    Warga Dilatih Ambil Contoh Uji Sisa Proses Tambang Martabe

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online)- Pertama kalinya di Indonesia, warga sekitar pertambangan diikutkan dalam pemantauan kualitas air sisa proses tambang. Hal ini dirasakan masyarakat Batangtoru dan Muara Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Sebanyak 17 perwakilan warga dilatih mengambil contoh uji sisa proses Tambang Emas Martabe, pada 8-10 Oktober di Medan. Ke-17 perwakilan masyarakat Batangtoru dan Muara Batangtoru […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Mandailing Natal ditahan di Guntur

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

      Jakarta, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara, di rumah tahanan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Guntur Kodam Jaya. “Tadi telah dilakukan upaya penahanan tersangka HIB terkait kasus dugaan penerimaan janji atau hadiah berkaitan dengan pengurusan proyek Bantuan Dana Bawaan (BDB) Mandailing Natal di Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 7)

    MARSIDAO-DAO (episode 7)

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Apea na tingon Mandailing pe inda sarupo dohot apea na tingon Siantar. Harana apea na tingon Mandailing antong apea seling do bahatan, ngada sadia bahat apea kulasi, pala na tingon Siantar apea kulasi bahatan. Hum deges do gota ni apea seling umpado gota ni kulasi, harana gota ni […]

  • Menantu Rahudman Dan Keponakan Sekda Tak Lulus CPNS

    Menantu Rahudman Dan Keponakan Sekda Tak Lulus CPNS

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Benarkah terjadi ‘permainan’ dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Medan? Benarkah pengumuman ‘ditukangi’ untuk meluluskan orang-orang tertentu? Tidak hanya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan Lahum Lubis, SH, MM yang bersikukuh kalau pengumuman dilakukan sesuai prosedur. Tapi, Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap, MM juga mengungkapkan, Pemko Medan saat mengumumkan kelulusan […]

  • Bupati Jenguk Penderita Tumor di Sipolupolu

    Bupati Jenguk Penderita Tumor di Sipolupolu

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution mengunjungi Suhibban (57 Tahun) penderita penyakit tumor di Lingkungan II, Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Rabu (23/11/2022). Penyakit yang terus menggerogoti tubuhnya mengakibatkan Suhibbah tidak dapat lagi beraktivitas untuk memenuhi kewajibannya sebagai tulang punggung keluarga. Semenjak 2 bulan belakangan, Suhibban hanya dapat […]

expand_less