Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Lobi dan Kerja Keras Untuk Lompatan Pembangunan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Sep 2018
  • print Cetak

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan grafis dukungan APBN untuk percepatan pembangunan Madina

Adventorial

Lobi dan Kerja Keras Bupati Madina

Untuk Lompatan Pembangunan Madina

 

Pembangunan Kabupaten Mandailing Natal itu harus dikebut. Bahkan perlu lompatan. Agar terget-target menuju kemajuan di sektor-sektor strategis dapat diraih.

Tetapi, semua itu membutuhkan kerja keras, kecerdasan, membutuhkan tim dari berbagai lini, berbagai kalangan, berbagai kekuatan.

Mengebut pembangunan tak bisa jika bergantung pada APBD, butuh dukungan penuh APBD Provisni dan APBN.

Oleh karena itu, lobi-lobi yang dilakukan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dalam beberapa tahun terakhir kepada para pihak di semua lini, berbagai kalangan, berbagai kekuatan harus dijempoli.

Lebih dari itu, lobi-lobi taklah semudah hanya bertemu saja, lalu sorongkan proposal. Tetapi lobi membutuhkan strategi, kecerdasan dan kelincahan.

Dalam satu tahun terkahir, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution telah meletakkan fondasi-fondasi pembanguan strategis sebagai upaya percepatan pembangunan daerah. Mulai dari sector kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Bupati Madina mengandalkan kekuatan kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat sehingga terlaksana pembangunan awal infrastruktur pola non APBD.

Dengan kekuatan ikatan kebersamaan itulah Bupati Madina memulai fondasi-fondasi itu sehingga persyaratan awal memulai pembangunan mendapat apresiasi dari tokoh perantau dan pemerintah pusat yang pada gilirannya membuka pintu bagi masuknya sokongan anggaran dari APBN.

Pola ini menjadikan usaha percepatan pembangunan itu tak melulu mengandalkan dana APBD, karena besaran pagu APBD sangat terbatas sehingga tidak banyak yang dapat diperbuat untuk membangun daerah.

Strategi yang dipakai Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution ini terlihat jauh berbeda dengan pola yang lazim dilakukan oleh Bupati/Walikota di daerah lain yang berkutat pada proposal konvensional pengajuan ke pemerintah pusat.

Pola mengawali pembangunan itu paling tidak tergambar dari beberapa titik infrastruktur :

  • Pembukaan dan pematangan lahan untuk pembangunan bandar udara di Bukit Malintang;
  • Pembukaan jalan lingkar Kotanopan dan jalan menuju lokasi kampus Politeknik di Tor Siojo;
  • Pembukaan dan pematangan lahan pertapakan Rumah Sakit Umum Madina di bukit Panatapan;
  • Pelebaran jalan raya Panyabungan-Gunung Baringin;
  • Pelebaran jalur Panyabungan-Aek Marian;
  • Pembangunan jembatan di atas sunagi Aek Mata Hutasiantar.
  • Pembukaan Tapian Sirisiri Syariah
  • Pembukaan Taman Raja Batu
  • Pembukaan Bukit Muhasabah

Kerja keras, lobi Bupati Madina serta kebersamaan antara pemerintah daerah dengan tokoh perantauan itu mulai terlihat hasilnya.

  • Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah di Bukit Panatapan, Panyabungan sudah mulai dikerjakan bersumber dana dari APBN TA 2018 sebesar Rp 312 Milyar.
  • Pembangunan Bandara Bukit Malintang sudah masuk dalam APBN TA 2019 sebesar Rp 1 Triliun menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor KP 1278 tahun 2018, 10 Agustus 2018 tentang penetapan lokasi bandara udara Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal
  • Jalan menuju Pelabuhan Palimbungan sebesar Rp 100 Milyar juga sudah masuk dalam APBN TA 2019 sebagai bagian dari percepatan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
  • Jalan menuju lokasi kampus politeknik di Tor Siojo sebesar Rp 45 Milyar juga sudah masuk dalam APBN TA 2019.
  • Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal sudah berhasil ditandai dengan peresmian STAIN Mandailing Natal oleh Menteri Agama Lukmanul Hakim awal April 2018 dan saat ini sudah masuk tahap penerimaan mahasiswa baru.
  • Pembangunan Pasar Maga saat ini sedang proses tender senilai 5,7 Milyar APBN TA 2018
  • Pembangunan Pasar Natal saat juga ini sedang proses tender senilai 5,7 Milyar APBN TA 2018

Selain itu, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution juga melakukan rangkaian kunjungan muhibah kepada etnis Mandailing di Malaysia melalui pendekatan Gordang Sambilan dan Tor-tor Mandailing dalam rangka meningkatkan hubungan Mandailing Natal dengan tokoh-tokoh berpengaruh keturunan Mandailing di Malaysia.

Hasilnya, pada 28 hingga 29 Agustus 2018, Dato’ Sahlan Ismail Nasution berkunjung ke tanah leluhurnya Mandailing Natal dan sudah meninjau kawasan dalam rencana menanamkan investasi pembukaan perkebunan kopi dan pabrik bubuk kopi di Madina.

Penguatan kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat ini bukan saja degan masyarakat yang tinggal di Mandailing Natal, tetapi juga dengan tokoh-tokoh nasional asal Madina, termasuk Todung Mulya Lubis (duta besar Indonesia di Norwegia), Darmin Nasution (Menteri Kordinator Perekonomian), Saud Usman, Anwar Nasution (mantan Ketua BPK RI) dan tokoh nasional asal Madina lainnya.

Berbagai pertemuan dalam merumuskan strategi pembangunan kampung halaman terus berlangsung antara Bupati Madina dengan para tokoh-tokoh nasional asal Madina itu berlanjut pada upaya lobi kepada pemerintah pusat dalam perjuangan percepatan pembangunan daerah.

Peliput : Tim
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hosni Mubarak MUNDUR, Militer Berkuasa!

    Hosni Mubarak MUNDUR, Militer Berkuasa!

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KAIRO – Setelah sekitar dua juta demonstran di Lapangan Tahrir mengancam akan menjatuhkan presiden secara paksa, Hosni Mubarak akhirnya memilih mundur sendiri. Menurut Wakil Presiden Mesir, Omar Suleiman, Presiden Hosni Mubarak sudah menyatakan mundur dan menyerahkan kekuasaannya kepada pihak militer. Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden Omar Sulaiman seperti dilansir TV Al Jazeera, Jumat (11/2/2011) […]

  • Menuju OSN Bandung, Darul Mursyid Fokus Latih Dua Siswanya

    Menuju OSN Bandung, Darul Mursyid Fokus Latih Dua Siswanya

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan terus memfokuskan latihan terhadap dua orang siswanya yang lolos ke tingkat nasional pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Bandung. Kepala Divisi Pendidikan Formal Darul Mursyid, Ahmad Suhaili Pulungan menjawab wartawan, Selasa (23/7/2013) […]

  • Pemda Bisa Ambil Alih Otorita Asahan

    Pemda Bisa Ambil Alih Otorita Asahan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) 100 persen menjadi milik pemerintah RI, maka Otorita Asahan ke depan sudah tidak punya peran lagi. Dulunya, Otorita Asahan dibentuk sebagai badan yang mewakili pemerintah RI dalam pengelolaan Inalum, sedangkan pihak Jepang membentuk Nippon Asahan Aluminium (NAA). Lantas mau diapakan Otorita Asahan ke depan? Apakah langsung dibubarkan? […]

  • 11 Nama Pelajar Darul Mursyid Latihan OSN

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Jumlah pelajar Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang mengikuti latihan OSN (Olimpiade Sains Nasional) sebanyak 11 pelajar. Rombongan pelatihan ini dibagi dalam dua kelompok dan lokasi berbeda. Sebagian mengikuti latihan di Medan, sebagian lainnya latihan di Bogor, Jawa Barat. Pelajar yang mengikuti latihan di Bogor meliputi, Imam Muchlizar siswa Darul […]

  • Minyak Tanah Langka di Panyabungan Timur

    Minyak Tanah Langka di Panyabungan Timur

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Masyarakat di Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini banyak yang terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk keperluan masak memasak akibat minyak tanah yang masih langka. Sementara, program konversi gas elpiji 3 kg di daerah ini belum berjalan. “Minyak tanah hingga kini masih langka di Panyabungan, warga pun kini banyak yang kembali menggunakan […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DITARIK DARI PEREDARAN TAHUN 1964 Disunting: Dame Ambarita Judul bukunya cukup panjang: Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao, Teror Agama Islam Mazhab Hambali Di Tanah Batak 1816-1833. Buku yang menghebohkan tahun 1964 ini sempat ditarik dari peredaran. Tentu saja, buku langka di pasaran, bahkan sempat dihargai Rp1,5 juta. Oleh penerbit berbeda, Juni 2007, buku yang mengungkap […]

expand_less