Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Jalan Sunyi Para Pahlawan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
  • print Cetak

Para pejuang dari bumi Gordang Sambilan

Oleh : Roy Adam Lubis
Editor / tinggal di Panyabungan

Manusia itu unik. Tak mengherankan kalau kemudian kajian terkait karakteristik dan tingkah laku manusia begitu banyak. Mulai dari psikologi, sosiologi sampai zodiak. Semua berkutat pada persoalan tingkah laku dan kebiasaan manusia.

Selain itu adanya kemampuan berpikir dan perasaan (hati) membuat manusia sering berkeinginan sesuatu, tapi melakukan hal yang lain. Kontradiksi antara perasaan dan pikiran itu pula yang terjadi menyikapi kepahlawanan. Dalam banyak konteks dan keadaan, manusia butuh pahlawan. Namun, tidak banyak yang memilih jadi pahlawan.

Itu bisa dimaklumi, sebab menempuh jalan kepahlawanan adalah melewati kesunyian. Para pahlawan memang demikian: hidup penuh pengorbanan dan mati dalam keterasingan berteman sunyi. Pahlawan itu sebuah anomali. Dipuja, tapi dilupakan. Kenangan terhadap mereka hanya sebatas konten dalam momen.

November, bulannya para pahlawan: Hari Pahlawan dan Hari Guru. Pada kenyataannya hanya sebatas seremonial semata tanpa keberlanjutan tindakan dan program yang menguatkan karakter kepahlawanan mereka. Setidaknya demikian di Mandailing Natal.

Sebut saja nama-nama mereka yang tertulis di Tugu Perintis di Kotanopan. Siapa yang kenal dengan perjuangan dan kisah mereka? Barangkali hanya keluarganya saja. Itu pun mereka yang terasing dari sapa dan keramahan pemerintah. Keabadian kepahlawanan mereka hanya sebatas tugu itu dan diziarahi pada malam kemerdekaan. Tanpa sekalipun melakukan kajian perjalanan kehidupan mereka sebagai satu catatan sejarah untuk jadi pijakan bagi generasi yang datang di belakang.

Bahkan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution tak mendapat penghormatan dan penghargaan sebagaimana jenderal besar lainnya, Soedirman. Patungnya berdiri megah di Ibu Kota Negara. Tentunya saja Pak Nas tidak harus dibuatkan patung, tapi setidaknya satu monumen bisa mewakili keberadaannya. Rumahnya yang tertinggal barangkali bisa dijadikan museum sebagaimana yang diterima Tan Malak atau Hatta di Sumatera Barat.

Roy Adam Lubis

Ah, namun demikianlah mereka para pahlawan: dilupakan dalam kesunyian. Tak heran jika tak banyak yang mau jadi pahlawan. Siapa yang sudi hidup penuh pengorbanan, tapi mati dalam keterasingan. Sunyi. Barangkali itu pula kenapa banyak yang tidak bersedia menjadi ‘guru’ meski ia mengajar di sekolah.

Hormatku untuk kalian para pahlawan: yang namanya tertulis di Tugu Perintis sana atau yang tak sempat tercatat sejarah. Tabik.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesta Seks, Warga Giring Kontraktor dan 2 Wanita

    Pesta Seks, Warga Giring Kontraktor dan 2 Wanita

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUKPAKAM-Warga Dusun II, Gang Sempurna, Desa Sekip, Lubukpakam, Selasa (1/2) sekira pukul 02.00 WIB mendadak heboh. Pasalnya, sebuah rumah kontrakan milik Said Siregar yang dihuni janda beranak satu Tina boru Hutabarat (24) digerebek puluhan warga bersama kepala dusun, Suliman. Warga menangkap basah Tina bersama temannya Mariana serta seorang pria bernama Erwin asyik bergumul ria di […]

  • Catatan 26 Tahun Madina: Pendekatan Sejarah, Soiologi, Antropologi, dan Kultural

    Catatan 26 Tahun Madina: Pendekatan Sejarah, Soiologi, Antropologi, dan Kultural

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Budayawan Mandailing Askolani Nasution menyampaikan catatan ringkas di Focus Grup Discussion yang diselenggarakan KNPI Mandaiiling Natal di D’San Hotel, Panyabungan, Jum’at (14/3/2025). Askolani melihat peluang pembangunan Mandailing Natal berdasar potensi kultural dan alamnya, namun pemerintah justru mengabaikannya. Padahal, menurut Askolani, sejarah Mandailing Natal (Madina) adalah sejarah gemilang pada masa lalu. Belasan kerajaan besar menancapkan pengaruhnya […]

  • PPKM Terlambat, Negara Kian Darurat

    PPKM Terlambat, Negara Kian Darurat

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah, S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam di Medan Sudah terlambat. Begitulah kiranya pernyataan yang tepat dinyatakan saat ini. Hanya nama yang berubah. Namun hasilnya tetap sama. Mulai dari PSBB, PPKM terbatas, hingga PPKM Darurat. Semata-mata hanya pergantian nama. Negara tetap dalam keadaan gawat. Belum nampak gambaran penurunan kasus Covid-19 beberapa bulan ke […]

  • Penembak Misterius Beraksi di Papua, 1 Tewas

    Penembak Misterius Beraksi di Papua, 1 Tewas

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gerombolan itu menghadang orang di jalan ramai. Satu tewas dan beberapa orang luka tembak. Ditembak dari jarak 10 meter. Gimana tak mati. Peluru itu merobek dada Riswandy Junus. Lelaki itu tewas seketika. Dian, istri Riswandy yang membonceng di belakang, terluka tangan kanannya. Helm yang dipakai berlubang. Aksi brutal para penembak itu terjadi di Kampung Nafri, […]

  • BK Imbau Angota DPRD Madina Taati Kode Etik

    BK Imbau Angota DPRD Madina Taati Kode Etik

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Badan kehormatan DPRD Mandailing Natal (Madina) mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan pada setiap fraksi agar dapat memperingati anggotanya supaya bekerja sesuai dengan aturan dan kode etik. Surat tersebut bernomor 170/018/BKD/2010 dan diteken Ketua BK H Sariful Lubis. Dalam surat itu diutarakan bahwa untuk mewujudkan DPRD sebagai lembaga yang bermartabat, maka para anggotanya harus menjungjung […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi II) Hari : Rabu, Pukul : 10.15 s/d 12.45 wib Tanggal : 10 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000041 DEDI MISWAR 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

expand_less