Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pemuda Pancasila Kecam Pernyataan Evaline Sago

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
  • print Cetak

Sahriwan Nasution

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal, Sahriwan Nasution mengecam pernyataan anggota DPRD Madina, Evaline Sago.

“Kami semua di Madina ini bersaudara. Jangan ada yang coba memecah belah kami,” kata Sahriwan Nasution kepada Mandailing Online di Panyabungan, Sabtu (16/11/2019).

Sikap Ketua PP Madina ini merujuk pernyataan Eveline Sago di media Mitanews edisi 15 November 2019.

Mitanews dalam laporan itu menyebutkan, wawancara dengan Evaline itu dilakukan via telefon seluler terkait dugaan pembabatan hutan mangrove oleh PT.TBS di Pantai Barat Madina.

Media itu mengutip kalimat Evaline : “Shafron itu banyak ngawor, dan saya pastikan bulan desember ini Shafron akan selesai dan anda sebagai wartawan jangan cari masalah sama saya, anda mau mengancam-ancam saya ya”.

Kalimat ini, menurut Sahriwan tak pantas diucapkan anggota DPRD.

Artikel terkait: https://www.mandailingonline.com/ucapan-evaline-sago-bukan-ancaman/

Sahriwan menyatakan, Shafron yang merupakan tokoh Pantai Barat berhak memperjuangkan penyelamatan hutan mangrove di kawasan itu, sebab negara dan dunia internasional sangat melindungi keberadaan hutan mangrove.

Jurnalis juga menurutnya memiliki peran penting menyampaikan aspirasi warga Pantai Barat.

“Oleh sebab itu, kalimat Evelin menyangkut Shafron dan wartawan tak menggambarkan fungsi dan tanggungjawab seorang wakil rakyat di DPRD Madina,” ujar Sahriwan yang akrab dipanggil “Kocu” ini.

“Dari dulu kami di Madina ini penuh dengan ukuwah persaudaraan. Jangan memecah belah kami,” ujar Kocu.

“Dan di sini saya tegaskan, kalau pendatang ke Mandailing ini mustinya tahu apa itu Dalian Na Tolu, jangan asbun (asal bunyi), karena kami putra Madina sangat santun kepada tamu atau pendatang kalau dia sopan, kalau tidak, terus terang kami yang paling garang,” kata Sahariwan tegas.

Menurut Syariwan Nasution, dari pernyataan Evaline Sago sudah mulai menunjukkan sikap arogansi secara terang-terangan.

“Saya minta penegak hukum segera menindaklanjuti pernyataan Evaline yang di media itu. Saya duga pernyataan Evaline itu sudah termasuk pengancaman dan memecah belah masyarakat Madina ini, dan Safron itu adalah asli putra Madina. Karena siapapun yang merusak tanah Mandailing ini sudah seharusnya putra daerah bertindak atau melaporkannya, dan itu sah,” katanya.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Karet Membaik di Madina

    Harga Karet Membaik di Madina

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Harga karet dalam satu minggu terakhir beranjak naik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Di pasar karet Kotanopan, Sabtu (24/8) harga tertinggi mencapai Rp.11.000/ Kg. Di pasar Bukit Malintang, Minggu (25/8) mencapai Rp.8.000/ Kg. Sebelumnya atau selama bulan Ramadhan lalu harga karet masih bercokol di kisaran 5.000 hingga 7.000 rupiah per kilo […]

  • Fraksi Golkar Apresiasi Pengembangan Manfaat Taman Raja Batu

    Fraksi Golkar Apresiasi Pengembangan Manfaat Taman Raja Batu

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pameran Pembangunan di HUT Kabupaten Mandailling Natal bulan Maret nanti direncana berlokasi di Taman Raja Batu. Pilihan Taman Raja Batu ini sebagai lokasi Pameran Pembangunan memperoleh apresiasi dari Fraksi Partai Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina). Selain itu, sebagian kawasan Taman Raja Batu juga telah direncanakan sebagai lokasi kantor Dinas Sosial, kantor […]

  • Asompode Burincak Diincar Konsumen

    Asompode Burincak Diincar Konsumen

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masakan jenis asompode (asam pedas) sangat digemari konsumen di pasar pagi Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) terutama ikan sungai jenis Burincak. Boru Nasution, seorang pedagang gulai Kamis (16/10/2014) mengaku hampir tiap hari dagangannya selalu laris manis, bahkan ada juga yang memborong asompode miliknya untuk dijadikan oleh-oleh ke luar Madina. […]

  • PKS Raker Kemenangan Sukhairi-Atika

    PKS Raker Kemenangan Sukhairi-Atika

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD PKS Kabupaten Madina melakukan Rapat Kerja mengusun program aksi pemenangan pasangan Sukhairi-Atika. Sejumlah 11 program aksi dirancang dan disusun di Raker itu. Raker (Rapat Kerja) yang berlangsung di aula Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Sabtu (25/7/2020) dihadiri pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Madiba dan Dewan Pimpinan Kecamatan PKS se-Madina. Raker itu […]

  • HUT Korpri ke-39 Pemko Santuni Anak Yatim dan Gelar Pengobatan Gratis

    HUT Korpri ke-39 Pemko Santuni Anak Yatim dan Gelar Pengobatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-39, Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Psp), menggelar upacara di Stadion HM Nurdin, Senin (29/11). Lalu, dirangkai dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, penyerahan santunan kepada anak yatim yang orangtuanya terdaftar sebagai anggota Korpi Psp, memberikan bingkisan kepada 63 PNS golongan I yang berprestasi di bidangnya, dan […]

  • Organda Madina Rencanakan Kenaikan Ongkos Angkutan 30 %

    Organda Madina Rencanakan Kenaikan Ongkos Angkutan 30 %

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Organda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah merencanakan kenaikan ongkos angkutan antara 28 hingga 30 persen. Kebijakan tingkat kenaikan yang dirancang Organda (Organisasi Angkutan Daerah) Madina ini sesuai surat yang diterima dari Organda pusat yang memberi opsi kenaikan sebesar 30 persen, dengan catatan jika harga BBM sudah naik. “Rencana ongkos angkutan, baik […]

expand_less