Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Kepala Puskesmas Tabuyung Diangkat Jadi Pj Kepala Desa, Akreditasi Nasional Bisa Terancam?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Kepala Puskesmas diangkat menjadi pejabat kepala desa.

Ini terjadi di Desa Tabuyug, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina).

Pejabat kepala desa itu bernama dr Mahyuni. Dia dokter umum, juga kepala Puskesmas Tabuyung.

Padahal, puskesmas ini sedang dihadapkan pada konsentrasi persiapan mengejar akreditasi nasional.

Bisa jadi kelak rangkap jabatan sebagai kepala puskesmas dan pejabat kepala desa ini akan menggangu puskesmas untuk memperoleh akreditasi dari pemerintah.

Pun bisa jadi akan mengganggu upaya Pemkab Madina yang sedang berjuang keras meloloskan puskesmas-puskesmas di Madina terakreditasi.

Pengangkatan dr Mahyuni sebagai Pejabat Kepala Desa Tabuyung tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution tanggal 27 Juni 2022.

Camat Muara Batang Gadis, Hidayat yang hubungi Mandailing Online via WhatsAap, Kamis (14/7/2022) membenarkan pengangkatan dr Mahyuni menjadi pejabat kepala Desa Tabuyung.

Dikatakannya, surat pengajuan dari Badan Perwakilan Desa (BPD) Tabuyung hanya mengajukan satu nama untuk calon pejabat kepala desa, yaitu dr Mahyuni.

Lantas adakah rekomendasi dari Dinas Kesehatan Madina?

Kasubbag Kepegawaian Dinas Kesehatan Madina menjawab Mandailing Online via WhatsAap, Kamis (14/7/2022) menyatakan bahwa hingga kini tidak pernah muncul di meja kerjanya dokumen dari dr Mahyuni terkait permohonan rekomendasi untuk perolehan jabatan kepala desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr Syarifuddin di hari yang sama menjawab Mandailing Online via WhatsAap menyatakan bahwa Dinas Kesehatan sejauh ini tidak pernah menerbitkan rekomendasi bagi dr Mahyuni untuk jabatan kepala desa.

Tidak mungkin rekomendasi diberikan karena dr Mahyuni sangat dibutuhkan di sektor kesehatan.

Apalagi Puskesmas Tabuyung saat ini sedang dalam tahap persiapan mencapai akreditasi karena puskesmas itu turut menjadi target akreditasi nasional, dimana konsentrasi kepala puskesmas sangat dibutuhkan agar capaian terget akreditasi itu tidak melempem.

Dia menyatakan, bahwa sekretaris Dinas Kesehatan Madina pernah menyampaikan prihal permohonan dr Mahyuni, namun hingga kini hal itu tidak pernah tertindaklanjuti.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Gunungtua Jae Resmi Diberhentikan

    Kepala Desa Gunungtua Jae Resmi Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mardansyah Rangkuti resmi diberhentikan dari jabatan kepala desa Gunungtua Jae, Panyabungan. Pemberhentian Mardan itu sekaligus pengangkatan Ikhsan, S.Pd sebagai Pejabat Kepala Desa. Serah terima jabatan berlangsung di Kantor Camat Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Minggu (14/6/2020) disaksikan Camat Panyabungan, Idris Batubara serta Danramil 13, AK Harahap dan Kapolsek Panyabungan, Andi Gustawi Lubis. Pemberhentian […]

  • Atlit Madina Raih 9 Medali Kegiatan Pospedasu di Medan
    Tak Berkategori

    Atlit Madina Raih 9 Medali Kegiatan Pospedasu di Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Atlit Kabupaten Mandailing Natal, berhasil meraih 9 medali dengan rincian, 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu dalam acara Pekan Olah Raga dan Seni Daerah Sumatera Utara (Pospedasu) ke V antara Pondok Pesantren yang dilaksanakan di Medan mulai tanggal 26-28 April 2013. “Alhamdulillah Madina berhasil meraih 2 emas, 3 perak dan 4 […]

  • SMPN 7 Butuh Guru

    SMPN 7 Butuh Guru

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SMPN 7 Sipirok di Desa Pangaribuan, Kecamatan Sipirok, Tapsel membutuhkan tambahan guru. Pasalnya, sekolah yang baru menerima siswa baru pada Tahun Ajaran (TA) 2011/2012 hanye memiliki 3 guru, 1 tata usaha (TU). Parahnya lagi keberaan guru di SMPN 7 yang berada di pelosok Kecamatan Sipirok tersebut, dari 3 guru hanya 1 guru yang berstatus PNS […]

  • Lizzy Anjorin Bermimpi Menjadi Muslim

    Lizzy Anjorin Bermimpi Menjadi Muslim

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diva Nigeria Lizzy Anjorin memutuskan menjadi Muslim. Sejak kecil ia sudah kagum terhadap ajaran Islam, ia pun diam-diam mempelajarinya lantaran ayahnya seorang Kristen. “Di hati saya, hanya ada Islam. Ibuku seorang Muslim, saya selalu bermimpi, suatu hari akan memeluk Islam,” kata dia. “Hari itu telah datang, dan inilah saya, Alhamdulillah,” kata dia. Setelah menjadi Muslim, […]

  • Windows 8 Dicurigai Jadi Alat Mata-mata AS

    Windows 8 Dicurigai Jadi Alat Mata-mata AS

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Di zaman serba terhubung seperti sekarang ini, apapun layak dicurigai, termasuk sistem operasi komputer bikinan negara adidaya. Itulah sikap yang agaknya diambil pemerintah Jerman terhadap Windows 8. Lembaga Kantor Federal Informasi (BSI) negara ini mengingatkan pengguna agar berhati-hati dengan komputer berbasis Windows 8 karena rawan menjadi korban serangan cyber. Peringatan tersebut tertuang dalam bocoran dokumen […]

  • Dispensasi Nikah Marak, Solusi Praktiskah?

    Dispensasi Nikah Marak, Solusi Praktiskah?

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Kota Medan Miris, banyak sekali terjadi di berbagai daerah pengajuan dispensasi nikah usia dini, dan itu terjadi di berbagai provinsi di negeri ini. Beberapa waktu lalu digemparkan di Ponorogo dimana anak SMP dan SMA mengajukan dispensasi nikah ke KUA setempat dengan alasan mereka telah hamil sebelum menikah. Lantas muncul kembali […]

expand_less