Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Urus Surat Rekomendasi Berjualan Bensin Eceran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
  • print Cetak


Pengecer Harus Setor Rp200 Ribu ke Camat
MADINA-
Sejumlah pedagang bensin eceran di Kecamatan Natal dan Muara Batang Gadis, Kabupaten Madina, mengaku memberikan uang sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu kepada camat. Uang itu untuk biaya pengurusan surat rekomendasi atau keterangan usaha.
Hal ini disampaikan Irfan Nasution, kepada METRO, Rabu (10/8). Irfan merupakan pedagang eceran di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis. Ia dan pedagang bensin eceran lainnya harus memeroleh surat rekomendasi atau keterangan usaha dari Camat Natal dan Camat Muara Batang Gadis. Untuk itu, mereka diwajibkan membayar sejumlah uang, agar bisa menjual bensin eceran. “Itulah aturan yang disampaikan camat kepada kami untuk mengurus surat rekomendasi atau keterangan usaha agar kami bisa berjualan bensin,” ungkapnya.
Camat Natal Sarwedi yang dikonfirmasi METRO, membantah adanya pungutan atas surat rekomendasi keterangan usaha bagi pedagang eceran tersebut. Namun, diakuinya surat rekomendasi itu sesuai dengan peraturan Pertamina bagi para pedagang eceran yang mau menjual minyak untuk mengurus surat keterangan usaha dari Disperindag. “Itu memang sudah aturan Pertamina. Kami tidak minta harus bayar Rp200 ribu. Itu tak benar. Memang ada sebagian yang memberikan uang,” ujarnya.
Menurut Sarwedi, pembuatan surat rekomendasi itu telah dihentikan Senin (8/8). Hal itu mengingat munculnya sejumlah persoalan terutama para pedagang eceran yang diberikan rekomendasi menyalahgunakan izin usaha itu. “Kami mendapat laporan bahwa pedagang yang diberikan izin menyalahgunakan izin tersebut. Misalnya, menjual bensin jatahnya itu kepada pedagang lain dan dia minta kembali. Artinya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dan, yang saya keluarkan sekitar 30 izin usaha,” katanya.
Sementara itu, pengelola SPBU Natal, Ziko, mengaku izin surat usaha atau rekomendasi yang mereka terima dari pedagang eceran itu ada sekitar 300 lembar. “Kami telah menerima izin keterangan usaha dari pedagang eceran sebanyak sekitar 300 lembar yang diketahui Camat Natal dan Muara Batang Gadis,” ungkapnya.
Amatan METRO di SPBU Natal, Rabu (10/8) siang, antrean panjang terjadi mencapai ratusan meter dari lokasi pengisian. Menurut warga, antrean panjang ini terjadi setiap hari. “Ini terjadi setiap hari. Bila terlambat, pasti tidak kebagian. Terpaksa lah beli bensin dari pedagang eceran,” ungkap Rudi.(wan)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Pastikan Bandara Mandailing Natal Rampung Akhir Tahun 2023

    Wakil Bupati Pastikan Bandara Mandailing Natal Rampung Akhir Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Atika Azmi Utami Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) menyebutkan, bandara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang ini akan rampung pada ahir tahun 2023. Hal ini dikatakannya saat meninjau progres pembangunan bandara Bukit Malintang, Selasa (20/6/2023). “Saat ini progres pembangunannya sudah 34 persen, dan insyaallah ahir tahun ini selesai, dan untuk beroperasinya di […]

  • DPRD Dorong Penyelidikan Lahan PTPN IV

    DPRD Dorong Penyelidikan Lahan PTPN IV

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi II DPRD Madina mendesak dilakukan penyelidikan terhadap kerancuan luas lahan yang dimiliki PTPN IV di Kecamatan Batahan. Sebab, luas PTPN IV ini hanya 3.300 hektar hasil take over dari Hak Guna Usaha (HFGU) PT. Kretam Iramindo. Kini luas lahan PTPN berubah menjadi 17.000 hektar.  Ada pertambahan seluas 13.700 hektar, […]

  • Ramadan dan Covid-19: Meneguhkan Iman dan Imun

    Ramadan dan Covid-19: Meneguhkan Iman dan Imun

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag   “Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Dia dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka sekutukan.”(QS. Az-Zumar 39: Ayat 67). Ayat di atas menjadikan titik pangkal iman dan sikap […]

  • 6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

    6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), terror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis sudah berlangsung sejak tahun 2006. Hingga Maret 2013 jumlah manusia tewas dikalangan penduduk mencapai sekitar 5 orang. Dan bertambah satu orang lagi di Juni 2013. Pada tahun 2006 […]

  • Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta agar meninjau kembali atas izin IPK dan izin perinsip atas nama AN yang berlokasi di Kecamatan Ranto Baek. Karena ini, diduga penyebab terjadinya banjir bandang yang melanda 4 desa di kecamatan baru-baru ini. “Kita minta kepada Pj.Bupati Madina Aspan Sopian agar meninjau kembali izin IPK dan izin […]

  • Mengenal Partanian Organik di Jepang Metode Bangau Putih

    Mengenal Partanian Organik di Jepang Metode Bangau Putih

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bangau putih hilang dari langit Jepang sejak tahun 1970-an. Sekarang ratusan bangau berhasil kembali ke alam. Sangat jarang dimanapun di dunia ini spesies yang pernah hilang hidup harmonis dengan manusia di lingkungan manusia. Keajaiban ini terjadi karena melalui efford yang kuat dari mereka yang ingin hidup berdampingan dengan bangau lagi. Kota Toyooka sedang berusaha untuk […]

expand_less