Selasa, 14 Apr 2026
light_mode

Ilegal, Polisi Harus Tutup Tong Pengolahan Limbah Tambang Emas

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

Tong Raksasa pengolahan pasiran emas dengan menggunakan bahan kimia berbahaya bebas beroperasi ( ist )

MADINA-Mandailing Online: Ternyata tak satupun keluar izin operasional tong raksasa pengolah batuan mengandung emas yang beroperasi di daerah Mandailing Natal ( Madina ). Tercatat salah satu tong raksasa yang menggunakan bahan kimia berbahaya itu adalah milik ND yang beralamat di desa panyabungan jae, kecamatan panyabungan.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPSTP ) mengaku pengusaha tudak pernah mengajukan izin.

” sejauh ini tidak ada ditangani kantor pengajuan izin usaha operasional tong tersebut,” jelas Ahmad Faisal Lubis selaku Kadis.

Sejumlah petani di sekitar aktifitas ilegal itu merasa keberatan karena limbah dari pengoperasian tong pemisah batuan yang sudah menjadi pasiran dengan emas itu dibuang sembarangan.

Menanggapi hal itu, pengamat lingkungan Muhammad Nuh pada Mandailing Online Rabu 23/9/2025 mengatakan pemerintah khususnya APH ( aparat penegak hukum ) agar melakukan Peninjauan dan menghentikan semua kegiatan Tambang. Ada izin dengan tidak ada izin sama-sama merusak lingkungan.

“Kegiatan itu jelas menggunakan bahan baham kimia dan logam berat dan pasti mengancam kehidupan di sekitar nya,” kata Nuh yang akrab dipanggil.

Ia menduga bahwa seluruh aliran sungai dikawasan beroperasinya tong sudah tercemar dan tinggal menunggu dampak dari bahan bahan kimia tersebut ke warga.

” saat sekarang memang belum terlalu keliatan sampaknya, namun yang jelas ini akan berdampak panjang baik bagi kesehatan masyarakat sekitar maupun tumbuhan yang ada,” jelas Nuh yang juga sebagai pengacara itu.

Ia berharap tindakan tegas harus dilakukan, meski dengan alasan tempat cari makan banyak warga, namun itu hanya sebagian kecil yang menikmatinya.

Diketahui aktifitas pengolahan emas lewat tong dengan bahan kimia berat ini sudah berlangsung lama. Meski praktek ini ilegal, tak pernah tersentuh hukum.

Penjualan bahan kimia sebagai kebutuhan pendukung operasional tong juga tidak pernah tersentuh aparat penegak hukum. Padahal jelas penjualan bahan kimia berbahaya seperti asam sulfat, asam nirat, sianida itu harus melalui prosedur dan aturan yang berlaku.(*)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kol Edy Tri Waluyo Danrindam I/BB

    Kol Edy Tri Waluyo Danrindam I/BB

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pematang Siantar, Rindam I/Bukit Barisan memiliki peranan dan tugas menentukan dalam membentuk watak dan kepribadian prajurit TNI-AD, yang memiliki profesionalisme tinggi berbasis pada jatidiri sebagai tentara rakyat,tentara pejuang,tentara nasional dan tentara profesional, yang memiliki keunggulan moral dan moril pantang menyerah senantiasa bersatu dengan rakyat. Untuk itu kepada Danrindam I/BB yang baru, tetap bekerja keras dalam […]

  • Bupati Madina: KMP dan MBG Berpeluang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

    Bupati Madina: KMP dan MBG Berpeluang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Koperasi Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka peluang pertumbuhan ekonomi. Itu dikatakan Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Lopo Aek Sontang Banjar Malayu, Batang Natal, Selasa (29/7)2025). Untuk MBG saja, menurut bupati, akan mendongkrak permintaan produk pertanian dan peternakan. Dan itu peluang […]

  • Rekam kilas balik : POTENSI dan PROSPEK Propinsi Sumatera Tenggara

    Rekam kilas balik : POTENSI dan PROSPEK Propinsi Sumatera Tenggara

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    1. Pengantar Mendung tetap bergayut di angkasa Jakarta sembari masih menggerimiskan hujan secara tersendat-sendat, seolah-oleh belum puas menumpahkan segala resah langit tadi malam. Suasana hari Minggu seperti ini biasanya dan wajar untuk mengikat diri dalam suasana liburan yang damai di rumah saja. Sementara, suasana di Kafe Galeri Taman Ismail Marzuki selalu saja mendung laksana nuansa […]

  • Sorikmas Mining Harus Patuhi Keputusan Muspida Madina
    Tak Berkategori

    Sorikmas Mining Harus Patuhi Keputusan Muspida Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak PT. Sorikmas Mining (SM) harus mematuhi keputusan muspida plus Madina tentang penghentian sementara kegiatan perusahaan itu di areal kontrak karya. Demikian dikatakan Ketua PERADI Tabagsel, Ridwan Rangkuti SH.MH, Selasa (30/4/2013) terkait keluarnya rekomendasi muspida plus Madina ke pemerintah pusat untuk renegosiasi kontrak karya PT. SM. “Perusahaan harus menghormati keputusan muspida, […]

  • Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

    Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Madina Cup I tahun 2023 yang diadakan di Lapangan Kompi Senapan B Mangga Dua dinilai penuh kontroversi. Pasalnya salah satu Tim peserta mengaku dirugikan. Hal tersebut diungkapkan Official Tim dan Manager Danger Fc Samsul Bahri kepada media saat melakukan konfrensi Pers di Markas Danger Fc di […]

  • Penebangan Hutan Diduga Penyebab Banjir Aek Rantopuran.

    Penebangan Hutan Diduga Penyebab Banjir Aek Rantopuran.

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, (Mandailingonline) – Pembukaan lahan perkebunan baru di hulu sungai Rantopuran diduga merupakan penyebab banjir bandang di Kecamatan Panyabungan. Banjir bandang yang melanda 6 desa ini selain selain menghanyutkan perumahan penduduk juga merusak sawah yang siap panen. Pemerintah Kabupaten mandailing Natal diminta tegas melakukan upaya upaya penghentian aksi penebangan hutan di hulu Aek Ranto puran. […]

expand_less