Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

UN 11 provinsi ditunda, memprihatinkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Apr 2013
  • print Cetak

 

JAKARTA, (MO)  – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Djamal Azis mengungkapkan keprihatinannya atas ditundanya pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di 11 provinsi.

“Kami menyatakan keprihatinan atas hal ini. Penundaan UN dengan alasan teknis dari pihak percetakan menandakan ketidaksiapan pihak pelaksana dalam menjalankan tugas yang dibebankan kepadanya,” kata anggota DPR Fraksi Partai Hanura tersebut di Jakarta, tadi malam.

Dia mengimbau pihak terkait untuk segera menyelesaikan masalah ini. Sementara itu untuk daerah yang tetap melaksanakan ujian nasional sesuai jadwal, dia mengatakan beberapa anggota DPR akan memantau secara langsung jalannya ujian nasional.

Sebelumnya dalam konferensi pers, Minggu (14/4) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyatakan bahwa pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 untuk tingkat SLTA di 11 provinsi ditunda akibat soal ujian untuk daerah-daerah tersebut belum siap.

“Kami dari Kemendikbud mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala persoalan teknis yang membuat pelaksanaan Ujian Nasional di 11 provinsi diundur dari Senin (15/4) menjadi Kamis (18/4),” katanya.

Kesebelas provinsi yang mengalami penundaan pelaksanaan UN itu, adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Gorontalo.

Khusus untuk 11 provinsi tersebut, Ujian Nasional yang menurut jadwal akan diselenggarakan tanggal 15 April 2013 digeser menjadi 18 April dengan jadwal mata pelajaran yang diujikan sama seperti jadwal awal.

Pada kesempatan itu, Mendikbud juga menekankan bahwa keterlambatan itu murni disebabkan oleh persoalan teknis di percetakan yang bertugas memproduksi soal-soal untuk wilayah Indonesia tengah.

“Jadi, melalui mekanisme tender terbuka, ditetapkan enam percetakan yang berhak mencetak soal-soal UN. Lima percetakan dapat menyelesaikan tugas dengan baik, namun satu percetakan, yakni Ghalia Printing Indonesia belum bisa menyelesaikan karena masalah teknis,” kata Nuh.

Penundaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Lanjutan Atas (SLTA) di 11 provinsi terjadi  karena masalah teknis pencetakan soal merupakan bukti kurangnya pengawasan pemerintah terhadap persiapan pelaksanaan UN, kata anggota Komisi X DPR Raihan Iskandar.

“Seharusnya pemerintah sudah jauh hari memastikan kesiapan pencetakan soal ujian dan distribusinya. Dengan adanya penundaan ini maka ongkos yang dikeluarkan pemerintah untuk membiayai pelaksanaan UN di 11 daerah itu akan bertmbah,” kata Raihan Iskandar di Jakarta, tadi malam.

Anggota DPR Fraksi Partai keadilan Sejahtera (PKS) itu menyatakan penundaan pelaksanaan UN dikhawatirkan akan menimbulkan biaya tambahan.

“Sejumlah guru pengawas yang sudah berada di lokasi ujian terpaksa harus menunggu lebih lama karena ujian nasional ditunda. Siapa yang menanggung biaya hidup mereka selama di lokasi? Tentunya bagi sebagian guru pengawas yang berada di lokasi sulit, tidak mungkin untuk pulang ke daerah masing-masing kemudian kembali lagi ke lokasi ujian,” katanya.

Terkait penundaan UN ini, Raihan mengatakan Komisi X akan segara memanggil perwakilan pemerintah untuk menjelaskan masalah tersebut.

Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh dalam konferensi pers pada Minggu (14/4) mengatakan Ujian Nasional tingkat SLTA di 11 provinsi ditunda akibat persoalan teknis  di percetakan yang bertugas memproduksi soal-soal untuk wilayah Indonesia tengah.

Kesebelas provinsi yang mengalami penundaan pelaksanaan UN itu, adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Gorontalo.

Khusus untuk 11 provinsi tersebut, Ujian Nasional yang menurut jadwal akan diselenggarakan tanggal 15 April 2013 digeser menjadi 18 April 2013 dengan jadwal mata pelajaran yang diujikan sama seperti jadwal awal.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjala di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Menjala di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Harga Cabai Terjun Bebas

    Harga Cabai Terjun Bebas

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Petani cabai merah di Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tampaknya harus bersabar. Perkiraan bahwa harga cabai merah akan meroket menjelang bulan puasa, ternyata meleset. Harga cabai merah saat ini hanya Rp8.000 sampai Rp10.000 per kilogramnya. “Demi mengejar untung, kita sudah menanam cabai merah di atas lahan 1 ha […]

  • Gubsu dan 10 Bupati-Walikota Segera Bersikap Soal Inalum

    Gubsu dan 10 Bupati-Walikota Segera Bersikap Soal Inalum

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Negosiasi pengambilalihan PT Inalum antara pemerintah pusat melalui tim negosiasi dengan pihak Jepang, akan berakhir 31 Oktober 2013. Namun sejauh ini, Provinsi Sumut bersama 10 kabupaten/kota yang ikut dalam keanggotaan tim, tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan oleh pemerintah pusat. Merasa tidak adil dengan perlakuan tersebut, Gubernur Sumut dan 10 bupati/walikota sekawasan […]

  • Bupati Madina Diminta Tertibkan Kendaraan Dinas

    Bupati Madina Diminta Tertibkan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Penjabat (Pj) Bupati Mandailing Natal (Madina) Ir Aspan Sofyan diminta menertibkan penggunaan kendaraan dinas. Pasalnya, kendaraan dinas itu,baik roda dua maupun roda empat beroperasi di luar jam kantor, bahkan dipakai bukan orang yang berhak menggunakannya. Demikian dikatakan Wakil Ketua DPC PKB Madina Abdul Waris Ray kepada MedanBisnis, Senin (25/10), di Panyabungan. “Kita berharap agar […]

  • Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

    Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Tokoh masyarakat Kecamatan Panyabungan Barat, Salamuddin mendesak Pemkab Madina, Kamis (30/8) untuk lebih memperhatikan kesinambungan objek wisata Sampuraga yang terletak di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat. Kondisi fisik objek wisata Sampuraga sudah bertahun-tahun memprihatinkan akibat kurang penanganan menyebabkan banyak pengunjung kecewa dan tak mau kembali mengunjunginya. “Lokasinya bersemak, becek, tempat untuk duduk-duduk […]

  • Ada Jaksa Masuk Sekolah di Madina

    Ada Jaksa Masuk Sekolah di Madina

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) Jaksa Masuk Sekolah menjadi salah satu program Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ). SMK Negeri 1 Panyabungan menjadi lokasi pertama pelaksanaan agenda tersebut. Kegiatan Penyuluhan Hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah itu berlangsung Kamis 13/2/2024. Jupri Wandry Banjarnahor, S.H., M.H., selalu Kepala Seksi Intelijen Kejari Madina bersama Yamofuzo Telaumbanua, […]

expand_less